Negara Lakukan Terorisme kepada Rakyat Soal BBM
Oleh Imanuel Nicolas Manafe | TRIBUNnews.com 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi menegaskan 
bahwa pemerintah melakukan kegiatan terorisme dengan berbagai kebijakan yang 
menyangkut Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Ini adalah terorisme yang dilakukan oleh negara, yaitu pemerintah dan DPR," 
tegas Tulus dalam dialog Polemik bertajuk 'BBM Bikin Galau' yang digelar di 
Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (21/4/2012).

Menurut Tulus, kebijakan pemerintah mengenai kenaikan harga BBM merupakan 
tindakan terorisme ekonomi, sebab, wacana kenaikan harga BBM yang tak jelas ini 
membuat harga Sembako, biaya material bangunan, bahkan biaya angkutan umum juga 
akan dinaikan.

"Psikologi masyarakat konsumen itu dikoyak-koyak oleh isu kenaikan BBM," kata 
Tulus.

Lebih lanjut, Tulus mengatakan, wacana pengendalian BBM bersubsidi yang muncul 
saat ini pun banyak kekurangan dalam pelaksanaannya sehingga akan menimbulkan 
banyak penyelewengan yang akan terjadi.

"Ada dua kelemahan, yaitu pengawasan dan mahalnya biaya pengawasan yang 
kabarnya sampai Rp. 400 miliar," jelas Tulus.

Kirim email ke