Ref: Hanya lagu dangdut atau phone sex, malah  diberitakan bahwa di luar 
angkasa pun Armstong waktu menuju ke bulan bisa mendengar suara azan

http://www.cenderawasihpos.com/index.php?mib=berita.detail&id=5578

Senin, 14 Mei 2012 , 17:55:00


Jeffrey Adrian, Pilot Senior Garuda, tentang Kerawanan Penerbangan di Indonesia

Frekuensi Sering Terganggu Lagu Dangdut atau Phone Sex



 Banyak pilot, terutama pilot asing, yang menganggap wilayah udara Indonesia 
bak neraka. Frekuensi sering terganggu, bahkan tak jarang blind spot. 

PARA pilot yang melintas kawasan udara Indonesia kerap mendapat sajian musik 
tak "terduga." Tiba-tiba saja ada musik dangdut, jazz, atau jenis musik lain 
nyelonong masuk ke frekuensi penerbangan. Sumbernya, frekuensi radio penyiaran. 
"Kejadian seperti itu sering banget," kata pilot senior Garuda Indonesia 
Jeffery Adrian di Jakarta kemarin (12/5). 

Pria yang kini menempuh pelatihan menjadi pilot Red Bull Air Race di Boston itu 
mengaku, saat masih aktif menjadi pilot komersial Garuda Indonesia, sudah akrab 
dengan gangguan seperti itu. "Bagaimana nggak kaget, sedang konsentrasi 
tiba-tiba dengar dangdutan," imbuhnya lantas ngakak. 

Menurut dia, musik tersebut berasal dari frekuensi radio penyiaran umum yang 
sangat kuat sehingga merembes ke frekuensi penerbangan yang seharusnya aman 
dari segala gangguan. Dia menduga, saat ini banyak sekali perusahaan radio yang 
bersaing dengan menguatkan frekuensi penyiaran. "Seharusnya mereka (perusahaan 
radio) memperbanyak pemancar, jangan menguatkan sinyal," imbuhnya. 
Tentu saja itu sangat mengganggu konsentrasi pilot. Apalagi, jika pilot sedang 
berkomunikasi dengan petugas air tower centre (ATC). "Jadi, kami harus lebih 
berkonsentrasi," imbuh pria yang meraih predikat pilot dari South Wind Flight 
Academy di Houston, Amerika Serikat (AS), dua tahun sebelum bekerja di Garuda 
Indonesia itu. 

Bukan hanya radio penyiaran yang kerap nyelonong. Percakapan-percakapan telepon 
seluler pun masih sering bocor. Bahkan, dia pernah mendengarkan pembicaraan 
phone sex saat mengendalikan pesawat. 
Yang lebih mengerikan, Jeffery mengaku beberapa kali kehilangan sinyal sama 
sekali alias blind spot. "Inilah yang membuat wilayah penerbangan kita dijuluki 
wilayah neraka. Kalau sudah masuk ke wilayah Indonesia, pilot asing mengatakan, 
"kita masuk ke wilayah neraka"," imbuhnya. 

Karena itu, sangat penting bagi penumpang agar mematuhi peraturan untuk 
mematikan alat-alat elektronik selama terbang. Terutama pada saat pesawat 
hendak lepas landas dan mendarat. Sebab, itu adalah waktu krusial untuk sang 
pilot. 

Meski begitu, kata dia, semua pilot sudah dibekali persiapan menerbangkan 
pesawat dalam kondisi sesulit apa pun. Jadi, meski mengalami kendala sulit, 
pilot harus bisa mengendalikan dan menerbangkan pesawat dengan selamat. Kata 
dia, pilot tidak mungkin pasrah dengan apa yang dialami. 

Jeffrey pun berharap peristiwa kecelakaan Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, 
Jawa Barat, bisa dijadikan pelajaran bagi semua pihak untuk membenahi dunia 
penerbangan tanah air. 
Bukan hanya pemerintah dan maskapai penerbangan yang harus membenahi diri. 
Kesadaran masyarakat untuk membuat transportasi udara aman juga mesti 
ditingkatkan

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke