http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/05/24/ArticleHtmls/Rusia-Janjikan-Asuransi-Korban-Sukhoi-Sesuai-Aturan-RI-24052012005012.shtml?Mode=0#


      Rusia Janjikan Asuransi Korban Sukhoi Sesuai Aturan RI  
     
      JAKARTA 



     

                       


                  Keluarga korban tragedi Sukhoi dijanjikan menerima besaran 
asuransi sesuai dengan peraturan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 
Berdasarkan peraturan ini, nilai asuransi Rp 1,250 miliar untuk satu penumpang 
meninggal, bukan Rp 464 juta seperti yang diumumkan sebelumnya. 
                  “Sukhoi akan membayar asuransi sesuai dengan peraturan 
Kementerian Perhubungan,” kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Alexander A. 
Ivanov, di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, kemarin. “Seluruh 
korban, baik warga Indonesia maupun warga asing yang menjadi korban, 
keluarganya menerima asuransi dengan nilai maksimum.” Peraturan yang 
dimaksudkan Ivanov adalah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 
tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara. Dalam salah satu pasalnya 
disebutkan, ahli waris penumpang pesawat yang meninggal dunia mendapat ganti 
rugi Rp 1,250 miliar. 

                  Menurut Ivanov, asuransi tersebut belum bisa segera diterima 
mengingat banyaknya dokumen yang dibutuhkan untuk pencairannya. Sukhoi, dia 
melanjutkan, akan mengirim pengacara untuk mengurus asuransi bagi 45 korban 
pesawat jenis Superjet 100 itu.“Soal waktu, saya belum bisa memastikan 
kapan,”kata Ivanov. 

                  Selain dari Sukhoi, keluarga korban dijanjikan menerima 
asuransi dari Jasa Raharja. Menurut Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat 
Agung Laksono, santunan itu secepatnya diserahkan begitu seluruh berkas dokumen 
korban selesai.“Santunan itu nilainya Rp 50 juta,”ujarnya. 

                  Pesawat buatan Rusia tersebut menabrak tebing Gunung Salak, 
Jawa Barat, saat melakukan penerbangan demo pada Rabu, 9 Mei lalu. Seluruh 
penumpang, 45 orang, termasuk kru pesawat, meninggal. Kemarin prosesi 
serah-terima jenazah kepada keluarga korban berlangsung di Bandar Udara Halim, 
dipimpin Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan. 
                  Polisi menyiapkan patroli mobil dan sepeda motor untuk 
mengawal iring-iringan jenazah menuju rumah duka dan tempat pemakaman.
                  Alamat rumah sebagian berada di luar Jakarta, seperti 
Sukabumi, Bogor, Karawang, dan Bandung. Adapun korban kru Sukhoi sebanyak 
delapan orang juga langsung diterbangkan ke negara asal mereka, yaitu Rusia, 
dengan pesawat khusus. 

                  ANGGA SUKMA WIJAYA 
                 
           
     


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke