http://www.pikiran-rakyat.com/node/190949

Gajah Sumatra Sangat Terancam Perburuan Gading
  a.. b.. 
Sabtu, 02/06/2012 - 21:14 
 
BBC/"PRLM"
GAJAH Sumatra yang ditemukan mati di perkebunan kelapa sawit di kawasan Aceh 
Timur.*

ACEH TIMUR, (PRLM).- Setelah kematian empat gajah Sumatra di lokasi terpisah 
Riau dan Aceh Timur dalam satu pekan ini. Organisasi pemerhati lingkungan World 
Wildlife Fund (WWF) menyatakan habitat gajah Sumatra hilang sampai 70 persen 
dalam satu generasi.

“Pemerintah kurang memberikan perlindungan terhadap habitat gajah yang sebagian 
besar berada di luar wilayah konservasi,” kata Ahli konservasi Harimau dan 
Gajah WWF Sunarto yang dilansir BBC.

Sunarto mengungkapkan selain karena peralihan fungsi lahan, jumlah gajah 
Sumatra berkurang akibat perburuan untuk diambil gadingnya.

Awal Mei lalu, satu gajah ditemukan mati di Taman Nasional Tesso Nilo dan tiga 
lainnya di satu perkebunan kelapa sawit di kawasan Aceh Timur.

“Saya sudah minta agar pemilik perkebunan itu diperiksa karena melanggar 
peraturan UU Nomor 5 tahun 1990, tentang konservasi sumber daya alam,” kata 
Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Darori.
Kementerian Kehutanan mengatakan gajah Sumatra itu diduga mati karena diracun.
WWF mengubah status gajah Sumatera dari "terancam" menjadi "sangat terancam" 
Januari lalu, menyusul semakin banyaknya habitat gajah yang hilang karena 
digunakan untuk perkebunan kelapa sawit.

Menurut catatan Lembaga Swadaya Masyarkata (LSM) International Union for 
Conservation of Nature, Saat ini hanya kurang dari 3.000 ekor gajah yang 
tersisa di alam liar. (CA-06/A-88)***


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke