http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/12/06/04/m53197-mui-dan-pks-harap-warga-lampung-salat-gerhana-bulan

MUI dan PKS Harap Warga Lampung Salat Gerhana Bulan
Senin, 04 Juni 2012, 14:39 WIB
 
Gerhana Bulan
Berita Terkait
MUI akan Gelar Sidang Ijtima di Tasikmalaya 
PKS: Jogya Butuh BLU Pengelola Dana Bergulir UMKM 
PKS: RUU Pemda untuk Memberikan Kewenangan Pusat ke Daerah 
PPP Apresiasi Pembatalan Konser Lady Gaga 
MUI Menyambut Baik Pembatalan Lady Gaga 
REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung 
mengharapkan warga di daerahnya agar menunaikan ibadah sunah salat Khusuf 
(gerhana bulan). 

"Tidak ada imbauan dari MUI pusat mengenai hal itu, tetapi secara otomatis saya 
mengimbau agar masyarakat menunaikan ibadah tersebut bada salat Magrib karena 
gerhana bulan terjadi sekitar pukul 16.59 WIB dan berakhir pukul 19.07 WIB," 
kata Ketua MUI Lampung Mawardi di Bandarlampung, Senin (4/6).

Imbauannya itu, kata dia, telah disampaikan kepada warga, khususnya di 
Bandarlampung, melalui masjid dan musala sekitar permukiman penduduk. Hal sama 
pun disampaikan Dewan Syariah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Wilayah Lampung. 
Pihaknya juga mengimbauan masyarakat dan kadernya untuk salat Khusuf, baik 
secara mandiri maupun berjemaah di masjid-masjid terdekat yang menggelar salat 
tersebut.

"Gerhana bulan sebagian (GBS) akan terjadi hari ini mulai pukul 16.59 WIB. GBS 
maksimum terjadi pada 18.00 WIB dan berakhir pukul 19.07 WIB," kata Ketua DSW 
PKS Lampung Mufti Salim.

Gerhana selanjutnya diikuti GB Penumbra yang berakhir pada pukul 20.20 WIB. 
"Kami mengimbau warga salat Khusuf setelah salat Maghrib sampai salat Isya, 
pada saat berlangsungnya fenomena alam tersebut," ujarnya.

Sementara dalam situs Astronomi Indonesia disampaikan bahwa hari ini merupakan 
gerhana bulan pertama pada 2012. Pada waktu gerhana matahari, 20 Mei 2012, 
posisi Bulan tepat berada di antara Matahari dan Bumi. Dan, pada gerhana Bulan 
nanti, posisi Bumi berada di tengah antara Matahari dan Bulan serta di 
permukaan Bulan akan terlihat bayangan Bumi yang akan menutupi sedikit demi 
sedikit bagian Bulan.

Bagi warga yang ingin menyaksikan peristiwa alam tersebut, tidak perlu 
menggunakan pelindung mata jika ingin menyaksikan gerhana bulan sebab tidak 
berbahaya seperti saat gerhana matahari. "Jika kita menggunakan teleskop untuk 
melihat gerhana, akan menjadi lebih menarik," ujarnya.

Gerhana bulan kali ini dapat dilihat oleh mereka yang berada di sekitar Pasifik 
serta utara dan selatan Amerika. Begitu pula, masyarakat di Indonesia bisa 
melihatnya. Gerhana bulan akan berlangsung lebih lama dari gerhana matahari.

Dalam sebuah hadis disampaikan gerhana matahari (kusuf) dan bulan (khusuf) 
termasuk dari tanda-tanda kekuasaan Tuhan yang dengannya Dia mempertakuti para 
hamba-Nya. Karenanya rasul telah mensyariatkan untuk mengerjakan salat ketika 
salah satu dari kedua tanda ini terjadi.

Hadis-hadis yang datang dalam masalah ini menerangkan pelaksanaan salat gerhana 
disunnahkan untuk dikerjakan secara berjemaah. Waktu pelaksanaannya sejak 
mulainya gerhana dan akhirnya hingga Matahari/Bulan itu tampak kembali secara 
sempurna. 

Karenanya salat yang dikerjakan di antara kedua waktu ini sudah dinamakan 
sebagai salat gerhana walaupun selesainya tidak bertepatan dengan selesainya 
gerhana.

Redaktur: Djibril Muhammad

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke