Ref: Apakah korupsi akan berkurang dengan cepat, jikalau para koruptor diikat 
menjadi tontonan umum seperti sang pencuri pada gambar?

http://www.equator-news.com/patroli/20120502/maling-bertato-diikat-mahasiswa

Rabu, 2 Mei 2012 
Maling Bertato Diikat Mahasiswa 

Syamsul Arifin 
Mulyady diikat mahasiswa di tiang listrik halaman UKM Untan setelah kepergok 
mencuri 
Pontianak 
– 
Tertangkap basah mencuri di kompleks Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas 
Tanjungpura (Untan) Pontianak, Mulyady, 37, ditangkap mahasiswa dan diikat di 
tiang listrik, Selasa (1/5).

Mulyady mengaku warga Pontianak Timur. Mahasiswa kesal dengan pelaku yang 
dicurigai telah sering beraksi di UKM. Karena di sana sudah banyak kehilangan 
laptop, telepon genggam, maupun barang berharga lainnya pada pagi hari.

Pria bertato itu hanya bisa pasrah saat diikat para mahasiswa. Bahkan menjadi 
bulan-bulanan mahasiswa yang marah. Apalagi dirinya dianggap sudah sering 
beraksi mencuri barang berharga di sekretariat UKM dan sering lolos dari 
sergapan.

“Baru satu kali ini saya mencuri di kompleks UKM Untan. Sebelumnya tidak 
pernah,” kilah Mulyady.

Mulyady mencuri tabung gas elpiji 3 kilogram, mesin air, dan seng. Dia 
ditangkap ketika sedang menguasai barang bukti. Keseluruhan barang itu sudah 
dikumpulkannya dan siap dilarikan. Namun gagal membawa kabur menggunakan sepeda 
motor miliknya KB 9417 SC yang diparkir di halaman UKM karena keburu ditangkap.

Aksi Mulyady diketahui penghuni UKM Mapala. Para penghuni UKM curiga dengan 
suara berisik. Kemudian diintai, terlihat orang tak dikenal telah mengambil 
barang berharga. Secara perlahan pelaku mencoba masuk ke dalam sekretariat, 
setelah berhasil mencuri tabung gas, seng, dan mesin air, pelaku langsung 
disergap. Pelaku tidak berkutik, apalagi mau melarikan diri, karena posisinya 
sudah terkepung.

Para mahasiswa langsung menggelandang Mulyady ke tengah lapangan UKM. Kemudian 
silih berganti menginterogasi. Ingin mengonfrontasi tentang banyaknya barang 
hilang di UKM ketika pagi hari. “Di sini sudah sering kehilangan,” kata Yulius, 
salah seorang mahasiswa.

Nasib beruntung bagi pelaku karena polisi datang ke lokasi. Polisi meminta para 
mahasiswa menahan diri dan tidak bertindak main hakim sendiri. Mulyadi 
terhindar dari sasaran aksi anarkis mahasiswa dan dibawa ke kantor polisi. (sul)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke