http://www.mediaindonesia.com/read/2012/06/07/324638/292/7/Fenomena-Gerhana-Venus-Terbagi-Empat-Tahap

Fenomena Gerhana Venus Terbagi Empat Tahap 
Kamis, 07 Juni 2012 07:05 WIB      
Planet Venus (titik hitam) -- AP/Hussein Malla/wt
TERKAIT

  a.. Fenomena Gerhana Venus Terbagi Empat Tahap
  b.. Ribuan Warga Atambua Saksikan Transit Venus
  c.. Kondisi Perairan Normal Saat Gerhana Bulan Malam Ini 
SLEMAN--MICOM: Fenomena gerhana planet venus yang terjadi pada Rabu (6/6) siang 
terbagi dalam empat proses tahapan. 

"Proses transit venus pada Rabu siang itu terdiri atas empat tahap, mulai dari 
venus menyentuh tepi luar piringan matahari, venus ada di dalam matahari, venus 
menyentuh tepi dalam sisi piringan matahari, dan hingga venus meninggalkan 
matahari," kata Ketua Jogja Astro Club Muthoha Arkanuddin di Yogyakarta, Rabu. 

Menurut dia, selain untuk pengamatan, fenomena transit venus ke matahari juga 
untuk mengukur perkiraan jarak ruang angkasa, mulai dari bumi ke matahari, 
jarak venus ke matahari, serta jarak bumi ke planet venus. 

"Fenomena transit planet venus melintas di depan permukaan matahari berbentuk 
titik hitam, dan dalam seratus tahun fenomena ini hanya terjadi dua kali, yakni 
pada 8 Juni 2004, dan hari ini atau 6 Juni 2012," katanya. 

Ia mengatakan fenomena serupa akan terjadi seratus lima tahun yang akan datang, 
atau pada 2117. 

"Untuk menyaksikan secara langsung fenomena transitnya venus ke matahari, 
selain menggunakan teleskop, juga dapat dilihat menggunakan kacamata gerhana. 
Dengan dua alat itu, warga dapat melihat secara langsung transitnya venus ke 
permukaan matahari," katanya. 

Muthoha mengatakan pada Rabu siang sejumlah warga berkesempatan melihat secara 
langsung fenomena langka yang juga disebut gerhana venus, yang dapat dilihat 
dengan menggunakan teropong teleskop maupun kacamata gerhana, di Sekretariat 
Jogja Astro Club. 

"Selain para peneliti, sejumlah warga dan kalangan mahasiswa juga antusias 
melihat fenomena itu. Fenomena ini juga tergolong langka, karena hanya mungkin 
terjadi sekali dalam seumur hidup," katanya. (Ant/wt/X-12) 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke