http://www.analisadaily.com/news/read/2012/06/09/55466/presiden_sby_harapkan_maluku_jadi_provinsi_maju/#.T9QagMV_TLc
Hari ini Pkl. 08:41 WIB

Presiden SBY harapkan Maluku jadi provinsi maju

Ambon (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan Provinsi 
Maluku dapat tumbuh menjadi salah satu provinsi yang maju melalui peningkatan 
kesejahteraan masyarakat dan berkembangnya kerukunan antar umat beragama.
"Dari laporan yang saya terima, pertumbuhan ekonomi pada 2011 mencapai 7,8 
persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang mencapai 6,5 persen. Itu 
dapat lebih meningkatkan kesejahteraan rakyat di negeri ini," kata Presiden 
saat meresmikan Monumen Pahlawan Nasional dr.J Leimena dan sejumlah proyek 
pembangunan infrastruktur di Ambon, Sabtu pagi.
Kepala Negara mengatakan dalam upaya pemerintah mendukung peningkatan 
kesejahteraan masyarakat Ambon, maka pemerintah memutuskan sejumlah hal untuk 
mendorong peningkatan sektor ekonomi dan juga kehidupan masyarakat di Provinsi 
Maluku.

"Ada yang disebut dengan SAL, Sisa Anggaran Lebih, setelah digunakan 2011 ada 
sisanya, sekitar Rp26 triliun. Menurut UU 20 persen harus digunakan untuk 
pendidikan dan saya tetapkan untuk lima provinsi yaitu Papua, Papua Barat, 
Maluku, Maluku Utara dan NTT," kata Presiden.
Presiden Yudhoyono mengatakan untuk sektor pekerjaan umum saja Provinsi Maluku 
mendapat setidaknya Rp800 miliar.
Selain itu, untuk proyek pembangunan eksplorasi gas di Masela yang akan 
beroperasi pada 2017, Provinsi Maluku akan mendapatkan 10 persen anggaran dari 
Rp400 triliun hasil ekplorasi gas per tahunnya.

Jurusan Kedokteran 
Menanggapi permintaan Gubernur Maluku Karel Albert�Ralahalu untuk meningkatkan 
status Jurusan Kedokteran pada Universitas Pattimura menjadi fakultas, Kepala 
Negara meminta agar Mendikbud Mohammad Nuh memproses hal tersebut.

Dengan sejumlah kebijakan tersebut, Presiden mengharapkan agar Provinsi Maluku 
dapat berkembang menjadi salah satu provinsi yang maju di tanah air. 
Selain meresmikan patung pahlawan nasional, Presiden juga meresmikan sejumlah 
proyek beberapa kementerian yang dibangun di Provinsi Maluku.
Sejumlah proyek itu antara lain proyek infrastruktur subbidang sumber daya air 
kementerian Pekerjaan Umum senilai Rp257,717 miliar, proyek infrastruktur sub 
bidang Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum senilai Rp15,613 miliar, proyek 
infrastruktur sub bidang Bina Marga senilai Rp236,491 miliar, proyek 
infrastruktur subbidang Perhubungan Darat senilai Rp215,814 miliar dan proyek 
infrastruktur subbidang Perhubungan Laut senilai Rp116,466 miliar.

Selain itu juga proyek infrastruktur pendidikan Kementerian Pendidikan dan 
Kebudayaan senilai Rp46,114 miliar, proyek infrastruktur bidang Kementerian 
Agama senilai Rp100,727 miliar, pembangunan monumen J Leimena dan penataan 
serta revitalisasi kawasan sekitar monumen Rp3,406 miliar.
Juga diresmikan pembangunan Islamic Centre dan PSD RTH Islamic Centre Ambon 
Rp22,871 miliar, renovasi masjid al fatah senilai Rp17,500 miliar.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke