http://www.suarapembaruan.com/politikdanhukum/hasil-investigasi-pesawat-fokker-27-tidak-dipublikasi/21604

Hasil Investigasi Pesawat Fokker-27 Tidak Dipublikasi
Jumat, 22 Juni 2012 | 18:28

 Pesawat Fokker 27 yang jatuh [google] JAKARTA] Mabes TNI Angkatan Udara (AU) 
tidak akan mempublikasikan hasil investigasi jatuhnya pesawat Fokker-27 di 
pemukiman Komplek Rajawali, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada 
Kamis (21/6) lalu, yang menewaskan tujuh orang kru pesawat dan empat orang 
warga sipil. 

"Hasil investigasi yang dilakukan oleh Dinas Keselamatan Terbang dan Kerja TNI 
AU bukan konsumsi umum. Tetapi, konsumsi untuk intern TNI AU guna melakukan 
evaluasi-evaluasi perbaikan terhadap semua operasi pesawat kita," kata Azman 
kepada wartawan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (22/6). 

Menurut dia, pascakecelakaan itu lima unit pesawat Fokker yang masih dimiliki 
oleh TNI AU tidak akan digunakan sementara selama proses investigasi yang 
dilakukan oleh Dinas Keselamatan Terbang dan Kerja TNI AU telah selesai. 

"Kita lihat hasil investigasinya nanti. Apakah pesawat Fokker yang dimiliki TNI 
AU masih layak terbang atau tidak. Kita serahkan kepada tim investigasi," 
ujarnya. 

Azman mengatakan, pesawat Fokker buatan Belanda itu masih layak untuk terbang 
karena setiap penerbangan yang dilakukan oleh TNI AU harus ada perilisan atau 
ada orang yang bertanggung jawab apakah pesawat itu layak terbang atau tidak.  
"Bahkan, setiap hari kru yang akan terbang diperiksa kesehatannya. Setiap 
skadron ada dokternya," ujar Kadispenau. 

Seperti diberitakan, pesawat jenis Fokker 27 milik TNI Angkatan Udara jatuh di 
daerah perumahan Komplek Rajawali, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Kamis 
(21/6) sekitar pukul 14.44 WIB. Akibat peristiwa ini, 11 orang tewas.   

Jumlah itu terdiri dari 7 anggota Skadron 2 Landasan Udara Halim Perdana Kusuma 
TNI Angkatan Udara, yakni Mayor pnb Heri Setiawan (instruktur), Lettu pnb 
Paulus Adi, Letda pnb Syahroni, Kapt teknik Agus, Serma Simulato, Serka Wahyudi 
dan Sertu Purwo.   

Serta menewaskan empat orang warga sipil yang tertimpa badan pesawat Fokker 27 
yang merupakan keluarga Mayor (Adm) Johanes Tandi Sosan adalah Ny Onchi (29) 
yang merupakan adik kandung Johanes, Martina (62) yang merupakan ibu kandung 
Johanes, anaknya bernama Brian (6), dan Navlin (2) anak dari Ny Onchi. [Ant/L-8]


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke