Ref:  Pembangunan apa pun harus ramah lingkungan,  sebab kalau tidak ramah  
maka yang disebut pembangunan akan merusak lingkungan. Lambat atau cepat ongkos 
kerusakan lingkungan yang sangat mahal harus dibayar oleh masyarakat. Apakah di 
NKRI tdidak terjadi kerusakan lingkungan akibat yang disebut pembangunan??

http://www.suarapembaruan.com/home/presiden-ajak-dunia-patahkan-mitos-pembangunan-merusak-lingkungan/21622

Presiden Ajak Dunia Patahkan Mitos Pembangunan Merusak Lingkungan
Sabtu, 23 Juni 2012 | 13:54

 Presiden SBY memberi sambutan [Foto: Rumah Tangga Kepresidenan] [RIO DE 
JANEIRO] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak dunia internasional 
untuk mematahkan mitos bahwa pembangunan akan selalu merusak lingkungan. 

Ajakan itu disampaikan Presiden dalam pidatonya di KTT PBB untuk Pembangunan 
Berkelanjutan atau KTT Rio+20, Rio de Janeiro, Brazil, Jumat (22/6). 

"Sekarang waktunya kita mematahkan mitos yang mempertentangkan antara 
pembangunan dan lingkungan. Kita dapat mematahkan mitos bahwa pembangunan pasti 
akan mengarah pada deforestasi, ...meningkatkan emisi, ...menyebabkan 
kesenjangan, ...dan mitos bahwa kita hanya bisa memilih antara pembangunan dan 
demokrasi," katanya.   

Presiden adalah kepala negara/pemerintahan ke-13 dari 33 kepala 
negara/pemerintahan yang menyampaikan pandangannya dalam konferensi itu.   

Pada kesempatan itu, Presiden mengakui bahwa salah satu tantangan besar 
sekarang ini adalah memberantas kemiskinan dan kebijaksanaan konvensional 
menyebutkan bahwa untuk mengatasi kemiskinan maka diperlukan pertumbuhan 
ekonomi dan perluasan kue ekonomi.   

Namun, tambah dia, pertumbuhan saja tidak cukup mengingat dalam beberapa hal 
pertumbuhan dapat meminggirkan dan menindas kelompok tertentu.   "Itulah 
sebabnya kita perlu 'growth with equity'," katanya.   

Menurut Presiden, Indonesia telah menerapkan kebijakan pertumbuhan ekonomi yang 
berkeadilan demi kesejahteraan rakyat.  

Namun, lanjut dia, ternyata pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan saja tidak 
cukup karena yang dituntut oleh dunia yang terus berubah kali ini adalah 
pertumbuhan ekonomi berkelanjutan yang adil.   

"Ini adalah jenis pertumbuhan ekonomi yang akan memberikan manfaat 
kesejahteraan bagi seluruh rakyat, dan dengan cara yang berwawasan lingkungan," 
katanya.   

Pada kesempatan itu Kepala Negara kemudian menjelaskan kebijakan pemerintahnya 
yang "pro-job, pro-poor dan pro-growth serta pro-environment".   "Kami sekarang 
menempatkan isu lingkungan sebagai jantung dari semua rencana pembangunan 
kami," katanya.   

Presiden Yudhoyono melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Rio de Janeiro 
guna menghadiri KTT Rio+20.   

Setelah menyelesaikan kunjungan kerjanya di Brazil, Presiden melanjutkan 
perjalanannya ke Ekuador untuk melakukan kunjungan kenegaraan. [Ant/L-8]


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke