Kantor pemerintahan sediakan ruang menyusui 
Senin, 11 Juni 2012 15:49 WIB | 1101 Views

 
Ibu menyusui anaknya - ilustrasi (ANTARANews/Ist)

Sungai Raya, Kalbar (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan 
Barat, membuat ruangan khusus untuk bayi dan ibu menyusui di setiap kantor 
pemerintahan.

"Sesuai dengan rencana Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, setiap dinas nantinya 
harus memiliki ruangan khusus untuk bayi dan ibu menyusui. Untuk itu, kita akan 
mencoba menyosialisasikan hal ini kepada setiap dinas agar bisa menyediakan 
ruangan khusus tersebut," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kubu 
Raya, Titus Nursiwan di Sungai Raya, Senin.

Menurutnya, sebagai tahap awal, pihaknya akan membuat ruangan tersebut di 
setiap puskesmas dan puskesmas pembantu yang ada di Kubu Raya.

"Kita menyadari, untuk membuat ruang tersebut tentu diperlukan sosialisasi yang 
baik dan tidak bisa dilakukan sekaligus, namun bertahap. Untuk itu kita akan 
mulai dari puskesmas dan puskesmas pembantu terlebih dahulu," tuturnya.

Titus menjelaskan, proses pemberian ASI mempunyai dampak yang positif baik bagi 
ibu maupun bayinya. Manfaat memberikan ASI bagi ibu tidak hanya menjalin kasih 
sayang, tetapi dapat mengurangi perdarahan setelah melahirkan, mempercepat 
pemulihan kesehatan ibu, menunda kehamilan, mengurangi risiko terkena kanker 
payudara, dan merupakan kebahagiaan tersendiri bagi ibu.

Menurutnya, rendahnya pemberian ASI merupakan ancaman bagi tumbuh kembang anak 
yang akan berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan kualitas SDM secara 
umum. 

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan, bagi ibu menyusui yang sedang 
bepergian seringkali harus menyusui langsung anaknya. Berdasarkan hal tersebut, 
sebagai ibu yang akan menyusui anaknya, dibutuhkan privasi saat menyusui. 

"Tentu akan sangat baik jika setiap kantor pemerintahan dan tempat umum ada 
ruang khusus menyusui. Tapi selama ini susahnya bukan main untuk menemukan 
ruang khusus menyusui, lebih mudah menemukan ruang khusus untuk perokok," 
katanya.

Padahal, lanjut Muda, ruangan itu tidak perlu mewah bahkan bisa digabung dengan 
ruang ganti untuk bayi. 

"Makanya, ke depan kita akan memberikan ruangan khusus bagi pegawai yang baru 
melahirkan agar bisa tetap memberikan ASI eksklusif kepada anak. Hal ini kita 
lakukan untuk menciptakan generasi penerus yang sehat dan cerdas," Muda.
(ANT/171/N005) 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke