Ref: Begitu seriusnya maka dalam 60 tahun NTT menjadi salah wilayah termiskin. Kalau memang serius, maka paling tidak pada tahun-tahun pertama permulaan masa jabatan sudah diindentifikasikan persoalannya, bukan pada masa menjelang akhir jabatan baru ngomong, itu artinya menipu rakyat!
http://www.suarapembaruan.com/nasional/sby-minta-pengusaha-serius-garap-peternakan-sapi-di-sumba/21915 SBY Minta Pengusaha Serius Garap Peternakan Sapi di Sumba Senin, 2 Juli 2012 | 10:31 Presiden SBY [google] [JAKARTA] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan bahwa pemerintah serius untuk menggarap potensi bisnis peternakan sapi di kawasan timur Indonesia. Untuk itu, dalam kunjungannya kali ini dalam rangka The 2nd Indonesia-Australia Annual Leaders Meeting yang berlangsung di Darwin, Australia, pemerintah menyatakan akan menjalin kerjasama yang lebih intensif lagi dalam pengembangan bisnis peternakan sapi diantara kedua negara tersebut. Pertemuan Leaders kali ini juga akan mengevaluasi tindak lanjut dari kesepakatan pertemuan sebelumnya di Bali pada 20 November 2011. Demikian dikatakan Presiden SBY dalam keterangan pers sesaat sebelum bertolak ke Darwin, Australia di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (2/7) pagi. Menurutnya, kerjasama dengan Australia dalam bidang peternakan sapi amat penting mengingat tingkat kebutuhan dan permintaan akan daging sapi dan sapi di Indonesia terus meningkat. Kendati demikian, kerangka kerjasama dalam bidang peternakan sapi dikatakan Presiden SBY tidak dalam jangka panjang, sebab Indonesia memiliki strategi untuk membangun kemandirian pangannya. SBY pun mengajak Perdana Menteri Australia Julia Gillard untuk berinvestasi dalam pengembangan industri ternak Indonesia antara kedua negara dengan menekankan pada tekad kebijakan pemerintah pusat dan daerah. "Dengan ini provinsi Papua Barat punya potensi. Kita bisa mengembangkan lebih banyak sapi sehingga tidak semuanya kita harus impor, tapi bisa menghasilkan juga," ujarnya yang menambahkan bahwa kerjasama Australia dan Timur Indonesia tak hanya bergerak pada bidang minyak dan gas. Ditambahkan Presiden SBY, dalam pertemuan bilateral yang akan berlangsung esok hari, Indonesia akan mengedepankan pengembangan ekonomi di kawasan Indonesia bagian timur. "Besok siang dan sore ada pertemuan dengan para pelaku bisnis Australia yang disponsori Indonesia-Australia Bussiness Council yang dihadiri pengusaha dan gubernur NTT (Nusa Tenggara Timur) yang diharapkan bisa menghasilkan rencana pasti pengembangan ekonomi kawasan timur," jelasnya. Sementara, pada lusa paginya, SBY beserta rombongan akan kembali ke Indonesia dan berkunjung ke Sumba, sebuah pulau di Provinsi NTT. Hal ini sebagai tindak lanjut untuk mengembangkan peternakan sapi di NTT. Apalagi, banyak potensi di kawasan timur Indonesia, namun sayangnya makin kian menyusut. Untuk itu, dia meminta komitmen investasi dari dunia usaha untuk serius dalam mengembangkan peternakan sapi, utamanya di Sumba Timur. "Karena ini kunjungan pertama, maka kita lihat dulu apa yang bisa dibantu pemerintah dalam bidang peternakan sapi," imbuhnya. [O-2] [Non-text portions of this message have been removed]
