Rabu, 04 Juli 2012 | 07:29 WIB
KPK Bidik Mobil Mewah Anas
TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memeriksa Ketua Umum 
Partai Demokrat Anas Urbaningrum hari ini. Juru bicara KPK, Johan Budi 
Prasetyo, mengatakan pemeriksaan itu terkait dengan keterangan sejumlah pihak, 
seperti M. Nazaruddin dan Ignatius Mulyono, anggota Komisi II DPR dari Fraksi 
Demokrat, dalam soal pengadaan proyek Hambalang. "Dia diperiksa sebagai Anas 
(pribadi)," ujar Johan Selasa, 3 Juni 2012.

Sumber Tempo di KPK menyatakan, Anas akan dicecar soal kepemilikan Toyota 
Harrier. Menurut Nazaruddin, bekas Bendahara Umum Demokrat dan narapidana kasus 
Wisma Atlet, Anas menerima Toyota Harrier dari PT Adhi Karya. Mobil itu, kata 
Nazar, sebagai pengikat atau tanda jadi agar PT Adhi dimenangkan dalam tender 
proyek pusat olahraga Hambalang yang bernilai Rp 2,5 triliun tersebut.

Johan menolak menanggapi informasi tersebut. "Belum ada informasi tentang itu, 
apalagi kami tidak di-feeding soal materi kasus," katanya kemarin. Menurut dia, 
pemanggilan Anas merupakan kelanjutan pemeriksaan pada Rabu, 27 Juni lalu.

Pengacara Anas, Firman Wijaya, mengatakan kliennya bakal memenuhi panggilan 
KPK. Anas akan menyampaikan bantahan soal tudingan bahwa dirinya menerima 
Toyota Harrier dari Adhi Karya. “Tuduhan itu harus ada bukti, dan jangan asumsi 
saja,” kata Firman Selasa malam, 3 Juni 2012.

TRI SUHARMAN | FEBRIANA FIRDAUS | ISMA SAVITIRI | BOBBY CHANDRA


Rabu, 04 Juli 2012 | 07:59 WIB
Mobil Anas Sudah Berpindah Tangan

TEMPO.CO, Jakarta - Rumah Arifiyani Cahyani kosong melompong. Bangunan 
berlantai dua ini berlokasi di perkampungan padat, persis di Jalan Cempaka Baru 
VII Nomor 3, Jakarta Pusat. Di pekarangannya, berserakan sampah dan dedaunan 
kering. Cat putih yang membalut rumah sudah memudar menjadi krem.

"Tadi pagi saya masih melihat mereka keluar, kok," kata Erna, warga yang juga 
anak kepala rukun tetangga setempat. Ia melihat dua wanita keluar dari rumah 
menggunakan mobil mungil. Ketika keluar, selalu ada seorang pria uzur yang 
membantu menutup pagar.

Nama Arifiyani disebut-sebut sebagai pemilik baru Toyota Harrier 2.4 yang 
sebelumnya kepunyaan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Penelusuran 
Tempo menemukan, mobil itu berpindah nama dari Anas ke Arifiyani pada 2 
Desember 2011. Pelat nomor pun berubah dari sebelumnya B-15-AUD menjadi 
B-350-KTY.

Kepemilikan Harrier oleh Anas diungkap oleh Muhammad Nazaruddin, bekas 
Bendahara Umum Demokrat yang kini terpidana kasus suap Wisma Atlet. Dia mengaku 
membelikan mobil itu untuk Anas sekitar pekan ketiga September 2009. Saat itu 
Anas masih anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2009-2014. Kemudian Anas 
mundur pada 23 Juli 2010 karena terpilih sebagai ketua umum partai.

Menurut Nazaruddin, mobil mewah itu pemberian PT Adhi Karya, sebagai pengikat 
untuk memenangkan tender proyek pusat olahraga Hambalang, Bogor, Jawa Barat. 
Mobil dibeli setelah Anas diduga menerima Rp 750 juta dari Adhi Karya. "Duit 
secara tunai diserahkan pada 2009 oleh orang Adhi Karya kepada Anas, yang 
disaksikan oleh saya di Pacific Place (mal mewah di Jakarta Selatan)," kata 
Nazaruddin di Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis, 28 Juni 2012. Mobil itu 
berpelat nomor polisi B-15-AUD. "STNK dan BPKB-nya atas nama Anas Urbaningrum," 
katanya.

Namun sumber Tempo mengatakan, Nazaruddin membeli Toyota Harrier dari PT Duta 
Motor di kawasan Pecenongan, Jakarta Pusat, pada November 2009. Mobil itu 
dibeli Nazaruddin seharga Rp 670 juta, yang ditebus memakai cek dari Bank 
Mandiri senilai Rp 520 juta dan uang tunai Rp 150 juta.

Cek itu rupanya bukan dari kantong Nazaruddin sendiri. Ia membebankan 
pembayarannya kepada PT Pacific Putra Metropolitan, anak usaha PT Permai di 
Jalan Teluk Semangka C4/7, Duren Sawit, Jakarta Timur. Saat pembelian, 
Nazaruddin memakai alamat PT Anugrah Nusantara di gedung AN Group.

Duta Motor membantah adanya penjualan Toyota Harrier 2.4 pada November 2009. 
"Tidak pernah ada penjualan Toyota Harrier saat itu," kata Manajer Duta Motor, 
Jimmy H. Wijaya, di kantornya.

Dayat, sopir Nazaruddin, mengaku pernah mengantar Toyota Harrier B-15-AUD buat 
Anas. Ia juga mengaku sering mengantar mobil untuk Anas, seperti Toyota Camry 
dan Alphard. Semua berpelat nomor 15--yang menurut dia tanggal lahir Anas, 15 
Juli 1969. Anas berulang kali membantah soal ini. Dia mengatakan ucapan 
Nazaruddin hanyalah karangan belaka.

INDRA WIJAYA | FRANSISCO ROSARIANS | MITRA TARIGAN | FEBRIANA FIRDAUS | BOBBY C



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke