Tank Leopard Dipastikan Beli dari Jerman
Penulis : Kiki Budi Hartawan | Kamis, 5 Juli 2012 | 02:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia memastikan untuk membeli 100 unit 
tank tempur utama Leopard dari Jerman, seperti disampaikan Wakil Menteri 
Pertahanan (Wamenhan) Sjafrie Sjamsoeddin.

Sjafrie mengatakan alasan memilih Leopard dari Jerman dan bukan dari Belanda 
adalah Pemerintah Belanda tidak bisa memberikan kepastian yang sesuai dengan 
waktu yang ditetapkan dan quota yang diminta oleh Indonesia.

"Kita ingin rencana strategis kita tepat waktu dan tepat jumlah. Hal itu 
ternyata bisa dipenuhi oleh Jerman," ungkap Sjarief di Gedung DPR RI, Rabu 
(4/67/2012).

Rencananya Indonesia menargetkan 15 unit tank Leopard di 2012 ini. Dan sampai 
jumlah maksimum yang diminta 100 unit tank Leopard pada 2014. "Kita perlukan 15 
unit sudah berada di Indonesia pada Oktober 2012," papar Sjafrie.

Sjafrie memaparkan, alokasi anggaran yang semula 220 juta dollar AS untuk 
belanja dari Belanda direposisi ke Jerman menjadi 280 juta dollar AS. "Memang 
lebih mahal di Jerman karena dia produsen, dan itu sudah termasuk transfer 
teknologi. Sedangkan Belanda lebih murah karena kementerian pertahanannya yang 
akan jual dan itu tidak termasuk ToT," ungkapnya. 

Editor :
Kistyarini

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke