http://www.tempo.co/read/news/2012/07/16/090417245/Sampai-Mei-2012-PT-Pelni-Merugi-Rp-2-Miliar

Senin, 16 Juli 2012 | 11:36 WIB
Sampai Mei 2012, PT Pelni Merugi Rp 2 Miliar
Besar Kecil Normal 

TEMPO.CO, Jakarta -  PT Pelni (Persero) menderita kerugian Rp 2 miliar sampai 
Mei 2012. "Kami rugi Rp 2 miliar karena low season," ujar Direktur Keuangan 
Pelni, Wibisono, di Kapal Motor Dobonsolo yang bersandar di Terminal Dua 
Pelabuhan Tanjung Priok, Senin, 16 Juli 2012. 

Wibisono juga mengeluhkan soal tarif ekonomi dari pemerintah yang berlaku hanya 
50 persen dari biaya pokok. Wibisono mengungkapkan, biaya pokok operasional KM 
Dobonsolo masih di atas tarif pemerintah. 

Selisih tarif dan biaya pokok, kata dia, seharusnya ditutupi oleh public 
service obligation (PSO). PSO yang dianggarkan tahun ini mencapai Rp 890 
miliar. Namun, sampai sekarang PSO tersebut belum cair. Karena itu, Pelni masih 
melakukan bridging untuk menutup selisih tersebut. Dia berharap dengan lonjakan 
penumpang pada peak season menjelang Lebaran, kerugian dapat ditutup. 

Direktur Operasional PT Pelni, Daniel E. Bangonan, menambahkan KM Dobonsolo 
sendiri mampu mengangkut tak hanya penumpang, tetapi juga kendaraan bermotor 
dan kontainer. Kapal tersebut mampu mengangkut 43 unit kontainer berukuran 20 
kaki, 75 mobil, serta 1.000 penumpang.

Saat ini kapal-kapal yang dimiliki Pelni rata-rata berusia 10 tahun. Kapal yang 
tertua berusia 27 tahun, sedangkan yang terbaru berusia tiga tahun. Ia 
mengatakan, pembelian kapal untuk Pelni tidak rutin dilaksanakan tiap tahun. 
Pembelian tersebut, menurut Wibisono, disesuaikan dengan kemampuan negara 
karena pembelian tersebut dibiayai anggaran negara. 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke