Tiga WNI Jadi Korban Tembakan "Joker" di AS
Tiga WNI tersebut satu keluarga. Mereka menjadi korban luka tembak.
Sabtu, 21 Juli 2012, 10:50 Denny Armandhanu
Warga Colorado berduka pasca penembakan yang menewaskan 12 orang dan melukai 59
orang
Warga Colorado berduka pasca penembakan yang menewaskan 12 orang dan melukai 59
orang (REUTERS/Shannon Stapleton)
BERITA TERKAIT
Bendera Setengah Tiang di Gedung Putih
Penembak di Premier Batman Mengaku "Joker"
Penembakan di Premier Batman Bukan Terorisme
Pelaku Penembakan AS Pakai Rompi Anti Peluru
Penembakan di Bioskop AS, 14 Tewas
Class-it
VIVAnews - Tiga orang warga negara Indonesia dilaporkan menjadi korban
penembakan yang dilakukan seseorang yang mengaku "Joker" di Colorado, Amerika
Serikat. Ketiganya mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Hal ini disampaikan oleh Pejabat Penerangan Sosial dan Budaya Konsulat Jenderal
RI di Los Angeles, Amerika Serikat, Fiki Oktanio, kepada VIVAnews, Minggu 21
Juli 2012. Dia mengatakan bahwa para korban adalah satu keluarga: bapak, ibu
dan anak.
"Bapaknya bernama Anggiat Mora Situmeang, ibunya bernama Rita Paulina Situmeang
dan anaknya bernama Prodeo et Patria Situmeang," kata Oktanio.
Menindaklanjuti laporan jatuhnya korban WNI, KJRI akan mengirimkan dua orang
stafnya ke Colorado. Salah satu yang staf yang dikirim, Febry Elsafrino,
mengatakan bahwa tugas mereka adalah memastikan bahwa para korban mendapatkan
perawatan yang layak di rumah sakit.
"Kami akan melihat bantuan apa saja yang diperlukan dari kami, intinya adalah
perlindungan WNI," kata lelaki yang akrab disapa Rino ini.
Dia mengatakan, Anggiat Mora Situmeang yang berusia 45 tahun sudah keluar dari
rumah sakit karena hanya mengalami luka memar di mata sebelah kiri. Anaknya
Prodeo, 15, mengalami luka tembak di punggung bawah kiri, situasi sudah stabil.
"Sedangkan ibunya, Rita, 45, terkena tembakan di lengan kiri dan kaki kiri,
besok akan dioperasi. Tapi overall situasinya stabil," kata Rino.
Penembakan di Colorado terjadi di sebuah bioskop Jumat malam pada premier film
Batman terbaru "The Dark Knight Rises." Sebanyak 12 orang tewas dan 59 lainnya
terluka.
Pelaku yang bernama James E. Holmes mengaku sebagai "Joker" saat ditangkap
polisi tanpa perlawanan. (sj)