Temuan Tim Khusus Kejagung Terkait Kasus Korupsi Jamwas Marwan Effendioleh 
TrioMacan2000



Eng ing eng... saya akan kultwitkan bocoran info (blm terverifikasi) 
Terkait Korupsi BRI/Marwan Effendy. Sumber2 di jaringan Intelejen Sipil 
sebutkan bahwa Tim Khusus yg dibentuk Jaksa Agung untuk Investigasi 
dugaan korupsi ME sudah dpt bukti2 awal. Bukti2 awal korupsi tsb antara 
lain :
        * Temuan ke 1 : Tim sudah menemukan penyimpangan2 dlm 
penanganan penyidikan korupsi pembobolan BRI pada 2003/04. Penyimpangan2 dan 
korupsi itu diduga kuat dilakukan oleh Aspidsus Kajati DKI saat itu ME, para 
bawahannya dan Oknum Direksi BRI.
        * Temuan ke 2 : 
penyitaan2 uang ratusan milyar ternyata TIDAK disertai dgn Berita Acara 
Penyitaan, bahkan dlm berkas penyidikan juga tdk ada.
        * Temuan ke 3 : Tim Khusus juga menemukan fakta bahwa penyitaan uang 
ratusan milyar 
itu juga TIDAK masuk dalam berkas penuntutan JPU.
        * Temuan ke 4 : 
Oknum ME (skrg Jamwas Kejagung RI) beserta anak buahnya : Tatang 
Sutarna, Nova Saragih (Skrg Kajari Tanjung Pandan), Jaksa Dessy (skrg 
Kasie Pidsus Kajari Jakpus), diduga terlibat aktif dalam "penggelapan, 
pembobolan dan korupsi" ratusan milyar itu.
Disamping 
temuan2 Tim Khusus Kejagung itu, juga ditemukan fakta bahwa 4 mobil 
mewah yg disita ME cs digelapkan oleh mereka semua. Bahkan Salah satu 
mobil sitaan (yg tak dimasukan dlm BAP) Toyota Wish warna silver 
diketahui dipakai oleh Jaksa Tatang Sutarna.
 
Perampokan 
oleh oknum2 jaksa ini ditemukan fakta oleh Tim Khusus, bahwa perampokan 
ini terjadi pada saat PENYIDIKAN. Saat awal ada 170,5 M. Ketika uang 
170.5 M itu sudah berhasil diselamatkan, tapi tiba2 ME cs merobah fakta 
penyidikan dgn katakan bahwa uang sudah dihabiskan tersangka. Tim Khusus 
temukan bahwa ME cs tidak ada menjelaskan sama sekali kemana uang 
ratusan M itu dilarikan TSK atau bagaimana cara menghabiskannya.
 
Ketidakjelasan mengenai kemana uang ratusan M itu raib juga ditemukan berkas 
perkara, 
baik dipenyidikan maupun di penuntutan. Tim khusus juga menemukan bahwa 
terdapat itikad jahat dari ME cs dgn membuka rekening penampungan atas 
nama dirinya/jabatannya sendiri.
 
Diluar uang 170,5 M dan 4 mobil mewah itu, Tim juga menemukan ME cs telah 
merampas 60 M uang 
Hartono dlm bentuk deposito dan 130 M. Uang yg 130 M milik Hartono itu 
"disedot" ME cs dari Rekening Hartono di Bank BRI Cabang Bogor sejumlah 
92.7 M, dan 37 M dari BCA dan BII.
 
Pejabat2 BRI 
diduga keras ikut terlibat dan bekerjasama dgn ME cs karena sengaja 
menutup2i dan melindungi korupsi yg luar biasa ini. ME selalu 
menyebutkan di media2 bhw dia sudah tdk menjabat lagi pada 2004. Padahal sampai 
april 2004 ME masih jabat Aspidsus Kajati DKI jakarta. Bahkan 
setelah berkas penuntutan lengkap pun, ME msh jabat sebagai Aspidsus 
Kejati DKI & masih sempat perintahkan Kajari Jakpus Salman Maryadi 
untuk menyita lagi 38 Milyar uang Hartono meski belum ada putusan 
pengadilan. Perintah itu diduga disampaikan ME karna dia mau mutasi.
 
Dalam laporan Kajari Jakpus ke ME, disebutkan bahwa uang 38 M seolah2 disita 
dari BRI. Padahal uang itu disedot dari BCA dan BII. Rekayasa itu juga 
dimaksudkan agar nantinya Hakim putuskan bahwa uang sitaan itu 
dikembalikan ke BRI, padahal jelas uang itu bukan uang BRI. Akibatnya 
BRI sekarang kebingungan karena menerima uang titipan pengembalian 38 M ( 
berikut bunganya) sesuai putusan pengadilan.
 
Direksi BRI 
yg dulu rencananya akan diperiksa dan direksi BRI yg sekarang juga akan 
diperiksa utk mengetahui sejauh mana keterlibatannya. Yang pasti, ME cs 
dan direksi BRI itu tidak bisa lepas dari jeratan hukum karena sudah 
mencuri uang/harta orang lain pada 2003/2004 yl.
 
Tim 
Khusus Kejaksaan Agung sudah berjanji akan mengusut kasus yang sangat 
memalukan dan mencoreng kehormatan Korps Kejaksaan ini. Presiden SBY 
sendiri sudah memastikan bahwa pihaknya memantau proses investigasi Tim 
Khusus ini utk mencegah intervensi dari pihak2 tertentu. Publik dan 
media massa juga sebaiknya mencermati proses invenstigasi ini karena ini dapat 
jadi titik awal kebangkitan kinerja Kejagung.
 
Cukup sekian dulu info terbaru yg saya peroleh terkait kasus korupsi ME cs. 
Semoga bermanfaat. Mari Perangi Koruptor ! merdekaaa !!

berita terkait : 
http://jaringanantikorupsi.blogspot.com/2012/07/medianusantara-kejaksaan-bentuk-tim.html

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke