TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga Kelurahan Utan Kayu Utara mengeluhkan ceramah 
seorang ustad di 
Masjid Nurul Amal sebelum Salat Witir, Sabtu (21/7/2012) lalu.
Warga mempermasalahkan isi ceramah ustad yang berbau SARA, dan menyudutkan 
pasangan Jokowi-Ahok.
Menurut Sekretaris Lembaga Musyawarah Kelurahan Utan Kayu Utara (LMK 
UKU) Chairul Ichsan, ustad bernama Effendi di akhir ceramahnya mengajak 
Umat Muslim memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI yang 
seiman.
"Saya pikir stop sampai di situ, enggak tahunya ada lanjutannya. Dia 
bilang, sejelek-jeleknya pasangan nomor satu (Foke-Nara), masih 
disenangi ulama dan Umat Muslim. Kalau pasangan nomor tiga itu Kristen, 
antek Yahudi, apalagi Ahok. Kalau pilih calon jangan yang Cina," ungkap 
Chairul kepada Tribun, Minggu (22/7/2012) malam.
Chairul menambahkan, ia cukup terkejut mendengar pernyataan sang 
ustad. Ia juga menyesal tidak membawa ponsel untuk merekam ceramah 
berbau SARA.
"Tapi, setelah itu pengurus RW memanggil ustad, ditegur. Dia ngomong 
begitu enggak di sini saja, di wilayah lain juga sama. Hari ini saya 
dengar di Rawamangun ada selebarannya," tutur Chairul.
Pernyataan Ustad Effendi, lanjutnya, justru membuat warga Kelurahan Utan Kayu 
Utara makin tidak simpatik kepada Foke-Nara."Kemarin di Kelurahan Utan Kayu 
memang menang pasangan Jokowi-Ahok," cetusnya. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke