PERKEMBANGAN TERBARU KASUS KORUPSI JAMWAS ME 

BY TrioMacan2000

Sebentar lagi saya akan kultwitkan perkembangan terbaru kasus korupsi Oknum 
Jamwas ME yg sedang diusut Tim Khusus Kejagung RI
  
Eng ing eeng..saya kultwitkan perkembangan terbaru kasus korupsi uang BRI 478 M 
yg diduga libatkan Jaksa Agung Muda Pengawasan ME. Dalam temuannya, disebutkan 
Tim Khusus Kejaksaan Agung sdh banyak dapatkan bukti2 kuat yg akan menyeret ME 
ke penjara. 

Selain ME, direksi BRI, khususnya Dirut BRI Sofyan Basir diduga ikut terlibat 
kasus korupsi yg rugikan negara 1 triliun (trmsuk bunga). Sofyan Basir yg 
sebelumnya adlh Dirut Bukopin diindikasikan turut melindungi/kerjasama dgn 
Jamwas ME menutup2i kasus korupsi raksasa itu. Motif Sofyan Basir (SB) 
bekerjasama menutupi korupsi ME dlm korupsi BRI itu adalah utk melindungi kasus 
korupsi2 SB di Bank Bukopin
  
Bank Bukopin diduga kuat punya banyak kasus korupsi (simak kultwit2 sy 
terdahulu ttg korupsi2 Bukopin) terutama kasus Drying Center. Pd kasus korupsi 
drying center di Bukopin ini ada kerugian negara 67 M yg kasusnya diusut ME 
sewaktu ME jbat Jampidsus. Sofyan tersandera. Bahkan Kejagung sdh tetapkan 11 
pejabat bukopin jadi tersangka korupsi itu, namun entah kenapa, tiba2 kasus itu 
"mandek bin macet". Nah, kasus korupsi di Bukopin yg seharusnya sdh seret 
Sofyan Basir ke penjara ini tapi dijadikan ME sbg sandera agar sofyan B diam. 
Sofyan Basir yg jadi dirut BRI selain diduga menutup2i kasus "perampokan uang 
BRI" itu, jg mungkin ikut nikmati bagi2 hasil korupsi ME
    
Jagung Basri Arief yg sdh tahu permainan kotor ME di kasus Bukopin, sdh pecat 
tim penyidik Bukopin yg lama dan ganti dgn penyidik2 baru. Minggu depan akan 
ada penangkapan/penahanan 3 tersangka dari 11 tersangka yg sdh lama ditetapkan 
Kejagung dlm kasus korupsi Bukopin itu
  
Kembali ke korupsi ME di BRI, Dalam LHP BPK thn 2004, 2005 sampai 2011 kemaren, 
msh ada catatan kerugian negara 1.7 triliun di BRI. Sebagian dari 1.7 triliun 
itu adalah kerugian 478 M akibat korupsi Jamwas ME. Itu belum termasuk kerugian 
bunga selama 9 thn !!. Direksi BRI lainnya jg diduga terlibat dlm korupsi 
gila2an ini. Krna sngt tidak mungkin kasus korupsi ME ini hny ditutup2i SB 
sendiri. Sedangkan pejabat BRI yg sdh dihukum akibat kasus korupsi ini : Ir. 
deden sdh "meninggal" dipenjara. 1 pejabat lagi sdh keluar & "gila"
   
Kasus korupsi ME di BRI yg melibatkan direksi2 dan pejabat2 tinggi BRI ini 
ternyata bergulir/meluas kemana2. Tim Khusus temui kasus lain. Tim Khusus 
disebut2 menemukan juga kasus korupsi ME di Bank BRI kantor cabang Bogor yg 
selama ini lolos dari pemeriksaan audit BPK
   
Temuan baru : kerugian negara 90 M di BRI cabang Bogor yg jg dibobol jamwas ME 
dgn modus yg sama dgn kasus Hartono. Tim Khusus Kaget !!. 

Disamping kasus korupsi/pembobolan bank BRI cab Bogor yg baru ditemukan itu, 
Tim Khusus jg temukan korupsi ME di Bank Mandiri. Gilaak !!
  
Tim Khusus Kejagung temukan kasus kredit Fiktif 600 M di Bank Mandiri yg 
ditangani oleh ME cs dan....uangnya di rekening jg disikat ME !
   
Modus Operandi korupsi /pembobolan jamwas ME ini : menyita uang nasabah dan 
bank yg terkait kasus pidana tnp dicatat di BAP. Euanaak. Uang nasabah / Bank 
tsb dialihkan ke rek khusus yg ditunjuk ME cs. Setelah uang itu masuk ke rek 
khusus milik ME, lalu kemudian raib. Ketika kasus pidananya sdh dinyatakan 
lengkap (P21) oleh penyidik ( anak2 buah ME), kemudian kasus itu dilimpahkan ke 
pengadilan. Pelimpahan kasus ke pengadilan tsb juga tdk menyertakan BAP 
penyitaan uang bank/nasabah dlm tuntutan JPU. Uang 600 M, disikat ME cs
   
Khusus penyedotan uang nasabah/bank mandiri oleh ME ini bahkan lebih hebat dprd 
kasus BRI : berkas perkaranya pun LENYAP !!! Edan !!
    
Kasus penggelapan puluhan hektar tanah oleh ME cs senilai 500 milyar itu 
modusnya sama : TIDAK MASUK BAP PENYITAAN !! Kok bisa yaaa??
   
Sudahkah ME puas? Puasss? Puaaaaasss? No way ! ME juga sikat puluhan Hektar 
tanah di jalan S Parman persis di depan Kejari Jakbar !. Kasus penggelapan 
puluhan hektar tanah oleh ME cs senilai 500 milyar itu modusnya sama : TIDAK 
MASUK BAP PENYITAAN !! Kok bisa yaaa??. Tanah negara yg luas itu skrg sdh jadi 
Mal, Apartemen dan Podomoro City. Belum lagi kasus korupsi PT. Asabri di 
investasi Plaza Mutiara. Dirdik Suwandi yg anak buah ME (saat itu ME Jampidsus) 
kini telah meninggal. KPK berkelit ga mau usut ME. KPK takut atau kena suap??

Kasus korupsi Asabri itu tersangkanya Hendri Leo yg kasusnya sdh incraht tapi 
eksekusi uang sejumlah 400 M raib entah kemana..ampuuuun. Utk kasus penggelapan 
tanah tadi, Lee Darmawan (TSK) sdh pernah melaporkan Jampidus ME & Dirdik 
Suwandi ke KPK tp hasiknya : NOL !. Dirdik Suwandi yg anak buah ME (saat itu ME 
Jampidsus) kini telah meninggal. KPK berkelit ga mau usut ME. KPK takut atau 
kena suap??
   
 Mau tahu lagi kasus korupsi dan perbuatan bejat jamwas ME? Dia terkenal sbg 
mafia dan God Father pelindung kasus2 korupsi besar
    
Di Lampung dan di Jawa Timur, kejahatan ME dlm memeras dan jadikan bupati2 / 
pejabat2 daerah sbg ATM berjalan. Mau aman? Wani piroo??. Di daerah2 lain juga 
terkenal reputasi ME memeras dan menerima suap dari pejabat2 tinggi yg punya 
kasus korupsi. Termasuk jg di Jakarta. Kasus korupsi sandiuno di Pertamina US$ 
99 juta juga dipetieskan ME. Bahkan keputusan MA dan perintah eksekusi jaksa 
agungpun dilawan ME. ME menghalangi eksekusi putusan MA dan surat perintah 
Jaksa Agung pada kasus PT. Satui Bara Tama. ME telp Kajati & suruh tolak 
eksekusi. Hanya dengan sekali angkat telpon, ME mampu kalahkan amar putusan MA 
dan perintah Jaksa Agung. Heubaat nian nih ME ! Siapa bekingnya?
  
Info dari senior2 saya di dunia intelejen, ME dibeking 3 menteri senior 
termasuk istana. Juga oleh seorang gub di jawa timur yg dekat SBY. Lalu, 
kemaren SBY rapat koordinasi terbatas di Kejaksaan Agung. Apa maksudnya? Apakah 
utk lindungi ME krn SBY jg telah terima suap ME?. Atau kedatangan SBY ke 
Kejagung utk kasih sinyal agar ME sgra dipecat dan diseret ke penjara? Tp kok 
lelet banget prosesnya? Aya naon?

Temuan Tim Khusus Kejagung Terkait Kasus Korupsi Jamwas Marwan Effendi 

oleh @TrioMacan2000

Eng ing eng... saya akan kultwitkan bocoran info (blm terverifikasi) 
Terkait Korupsi BRI/Marwan Effendy. Sumber2 di jaringan Intelejen Sipil 
sebutkan bahwa Tim Khusus yg dibentuk Jaksa Agung untuk Investigasi 
dugaan korupsi ME sudah dpt bukti2 awal. Bukti2 awal korupsi tsb antara 
lain :

Temuan ke 1 : Tim sudah menemukan penyimpangan2 dlm 
penanganan penyidikan korupsi pembobolan BRI pada 2003/04. Penyimpangan2
 dan korupsi itu diduga kuat dilakukan oleh Aspidsus Kajati DKI saat itu
 ME, para bawahannya dan Oknum Direksi BRI.

Temuan ke 2 : 
penyitaan2 uang ratusan milyar ternyata TIDAK disertai dgn Berita Acara 
Penyitaan, bahkan dlm berkas penyidikan juga tdk ada.

Temuan ke
 3 : Tim Khusus juga menemukan fakta bahwa penyitaan uang ratusan milyar
 itu juga TIDAK masuk dalam berkas penuntutan JPU.

Temuan ke 4 :
 Oknum ME (skrg Jamwas Kejagung RI) beserta anak buahnya : Tatang 
Sutarna, Nova Saragih (Skrg Kajari Tanjung Pandan), Jaksa Dessy (skrg 
Kasie Pidsus Kajari Jakpus), diduga terlibat aktif dalam "penggelapan, 
pembobolan dan korupsi" ratusan milyar itu.

Disamping temuan2 
Tim Khusus Kejagung itu, juga ditemukan fakta bahwa 4 mobil mewah yg 
disita ME cs digelapkan oleh mereka semua. Bahkan Salah satu mobil 
sitaan (yg tak dimasukan dlm BAP) Toyota Wish warna silver diketahui 
dipakai oleh Jaksa Tatang Sutarna.

Perampokan oleh oknum2 jaksa
 ini ditemukan fakta oleh Tim Khusus, bahwa perampokan ini terjadi pada 
saat PENYIDIKAN. Saat awal ada 170,5 M. Ketika uang 170.5 M itu sudah 
berhasil diselamatkan, tapi tiba2 ME cs merobah fakta penyidikan dgn 
katakan bahwa uang sudah dihabiskan tersangka. Tim Khusus temukan bahwa 
ME cs tidak ada menjelaskan sama sekali kemana uang ratusan M itu 
dilarikan TSK atau bagaimana cara menghabiskannya.

Ketidakjelasan mengenai kemana uang ratusan M itu raib juga ditemukan 
berkas perkara, baik dipenyidikan maupun di penuntutan. Tim khusus juga 
menemukan bahwa terdapat itikad jahat dari ME cs dgn membuka rekening 
penampungan atas nama dirinya/jabatannya sendiri.

Diluar uang 
170,5 M dan 4 mobil mewah itu, Tim juga menemukan ME cs telah merampas 
60 M uang Hartono dlm bentuk deposito dan 130 M. Uang yg 130 M milik 
Hartono itu "disedot" ME cs dari Rekening Hartono di Bank BRI Cabang 
Bogor sejumlah 92.7 M, dan 37 M dari BCA dan BII.

Pejabat2 BRI 
diduga keras ikut terlibat dan bekerjasama dgn ME cs karena sengaja 
menutup2i dan melindungi korupsi yg luar biasa ini. ME selalu 
menyebutkan di media2 bhw dia sudah tdk menjabat lagi pada 2004. Padahal
 sampai april 2004 ME masih jabat Aspidsus Kajati DKI jakarta. Bahkan 
setelah berkas penuntutan lengkap pun, ME msh jabat sebagai Aspidsus 
Kejati DKI & masih sempat perintahkan Kajari Jakpus Salman Maryadi 
untuk menyita lagi 38 Milyar uang Hartono meski belum ada putusan 
pengadilan. Perintah itu diduga disampaikan ME karna dia mau mutasi.

Dalam laporan Kajari Jakpus ke ME, disebutkan bahwa uang 38 M seolah2 
disita dari BRI. Padahal uang itu disedot dari BCA dan BII. Rekayasa itu
 juga dimaksudkan agar nantinya Hakim putuskan bahwa uang sitaan itu 
dikembalikan ke BRI, padahal jelas uang itu bukan uang BRI. Akibatnya 
BRI sekarang kebingungan karena menerima uang titipan pengembalian 38 M (
 berikut bunganya) sesuai putusan pengadilan.

Direksi BRI yg 
dulu rencananya akan diperiksa dan direksi BRI yg sekarang juga akan 
diperiksa utk mengetahui sejauh mana keterlibatannya. Yang pasti, ME cs 
dan direksi BRI itu tidak bisa lepas dari jeratan hukum karena sudah 
mencuri uang/harta orang lain pada 2003/2004 yl.

Tim Khusus 
Kejaksaan Agung sudah berjanji akan mengusut kasus yang sangat memalukan
 dan mencoreng kehormatan Korps Kejaksaan ini. Presiden SBY sendiri 
sudah memastikan bahwa pihaknya memantau proses investigasi Tim Khusus 
ini utk mencegah intervensi dari pihak2 tertentu. Publik dan media massa
 juga sebaiknya mencermati proses invenstigasi ini karena ini dapat jadi
 titik awal kebangkitan kinerja Kejagung.

Cukup sekian dulu 
info terbaru yg saya peroleh terkait kasus korupsi ME cs. Semoga 
bermanfaat. Mari Perangi Koruptor ! merdekaaa !!

berita terkait : 
http://jaringanantikorupsi.blogspot.com/2012/07/medianusantara-kejaksaan-bentuk-tim.html



    
Cukup sekian deh. Sdh mau jumatan..kita sambung lagi nanti yaaa...terima 
kasiiih...MERDEKAAA !!!

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke