PILKADA DKI 2012
Foke Emosional, PKB Lontarkan Kritik 
Penulis : Kontributor Surabaya, Achmad Faizal | Minggu, 5 Agustus 2012 
SURABAYA, KOMPAS.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melontarkan kritik atas 
penampilan Fauzi Bowo saat berkampanye dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 
DKI Jakarta berkampanye. Caranya menjawab sapaan warga serta cara dia menjawab 
pertanyaan warga juga tak luput dari kritik.

Karakter keras dan emosional dari petahana yang biasa disapa Foke di depan 
publik tersebut, dikhawatirkan bakal mengurangi simpati masyarakat. 

Kritik tersebut, menurut Sekjen PKB Imam Nahrowi, sudah disampaikan PKB selaku 
salah satu partai pengusung Foke-Nahrowi Ramli kepada tim sukses sebagai salah 
satu poin evaluasi menjelang Pilkada DKI Jakarta putaran II nanti. 

''Pak Foke cenderung emosional di hadapan publik dalam menyikapi kritik, ini 
tidak baik dalam hal pencitraan,'' katanya, Minggu (5/8/2012) di Surabaya. 

PKB menegaskan, akan tetap berkomitmen mendukung pasangan Foke-Nara dalam 
putaran kedua mendatang dengan berbagai alasan politik, diantaranya kesamaan 
visi dan misi dalam membangun Jakarta, dan PKB juga memiliki basis kultur yang 
hampir sama dengan yang dimiliki Foke. 

Sementara itu, menyikapi isu yang menyebut bahwa Foke gagal memecahkan 
permasalahan macet di Jakarta, menurut Imam, pekerjaan itu juga tidak bisa 
dijamin oleh calon lain. ''Saya tidak menjamin calon lain yang menang juga 
dapat menangani macet di Jakarta,'' terangnya. 

Dalam putaran pertama, pasangan Foke-Nara berhasil menduduki posisi kedua 
perolehan suara terbanyak dengan mengumpulkan 1.476.648 suara. Di posisi 
pertama dengan perolehan suara mencapai 1.847.157 diraih oleh pasangan Joko 
Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaya Purnama (Ahok). Keduanya berhak maju dalam 
putaran II Pilkada DKI Jakarta pada September mendatang. 

Editor :
Glori K. Wadrianto

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke