http://www.manadonews.com/berita/lifestyle/ini-syaratnya-agar-wanita-dapat-orgasme-tanpa-harus-foreplay-.html


Ini Syaratnya Agar Wanita Dapat Orgasme Tanpa Harus Foreplay 
Lifestyle | Jumat, 31 Agustus 2012 | 22:31  101 kali  0 
Oleh : Sonny Undap, manadonews.com
Orgasme pada wanita masih misteri bagi ilmuwan. Ada banyak faktor yang 
mempengaruhi agar wanita dapat mencapai orgasme. Penelitian menemukan bahwa 
foreplay tidak terlalu diperlukan asal beberapa hal telah dipenuhi ketika 
bercinta.
Sebuah penelitian yang dilakukan Stuart Brody dari Universitas West of Scotland 
menemukan bahwa wanita lebih suka pasangannya memiliki penis yang besar 
dibanding melakukan foreplay yang dahsyat. Penelitian ini difokuskan pada 
sejumlah faktor yang dapat memicu orgasme pada wanita.
Para peneliti menjelaskan bahwa orgasme dihasilkan dari gerakan penis di vagina 
tanpa adanya stimulasi tambahan. Faktor-faktor seperti panjang penis, durasi 
hubungan seksual dan kemampuan untuk berfokus pada sensasi vagina sudah cukup 
meningkatkan kemungkinan orgasme tanpa harus disertai foreplay yang lama.
"Mengingat bahwa vagina memiliki jumlah kepadatan saraf yang tinggi, maka 
rangsangan yang lebih banyak dan menyeluruh pada bagian tersebut lebih mungkin 
menghasilkan pengalaman yang memuaskan," kata Brody seperti dilansir ABC News, 
Jumat (31/8/2012).
Dalam penelitian ini, sebanyak 1.000 orang wanita ditanya tentang pengalaman 
orgasme serta pendidikan seksualnya. Sepertiga dari wanita dalam penelitian 
mengaku akan lebih dapat mengalami orgasme dengan pasangan apabila panjang 
penis pasangannya minimal 14,5 cm. Tapi dua pertiga sisanya mengaku tidak 
terlalu mementingkan ciri khusus.
Profesor Brody juga menemukan bahwa lama foreplay tidak terlalu mempengaruhi 
orgasme wanita. Namun wanita yang diajari bahwa vagina penting untuk mencapai 
orgasme lebih besar kemungkinannya mencapai orgasme. Peneliti menegaskan bahwa 
yang paling penting adalah kemampuan untuk berfokus pada sensasi vagina.
Dalam laporan yang dimuat Journal of Sexual Medicine, para peneliti 
menyimpulkan bahwa kemampuan untuk orgasme sedikit banyak dipengaruhi oleh 
pendidikan seksual. Oleh karena itu, pendidikan seks yang lebih luas bagi 
pasangan menikah juga tetap diperlukan agar wanita lebih mudah mencapai orgasme.
"Temuan ini dapat diterapkan untuk membantu wanita yang kesulitan orgasme. 
Pentingnya fokus terhadap rangsangan vagina menunjukkan bahwa otak adalah organ 
seks yang paling penting. Jika wanita dapat dilatih untuk berfokus pada sensasi 
tersebut, maka kemungkinan orgasme juga lebih besar," kata Brody.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke