http://www.mediaindonesia.com/read/2012/09/01/344811/89/14/1.500-Orang-Utan-Tewas-Tiap-Tahun

1.500 Orang Utan Tewas Tiap Tahun 
Penulis : Maggie Nuansa Mahardika
Sabtu, 01 September 2012 03:01 WIB      
MI/Syahrul Karim/zn

JAKARTA--MICOM: Meski berstatus sebagai satwa yang dilindungi, sekitar 1.500 
orang utan ditemukan tewas setiap tahun. 

“Akar permasalahannya adalah habitat mereka rusak,” ujar pendiri Center of 
Orangutan Protection (COP) Hardi Baktiantoro di Jakarta, Jumat (31/8). 

Lebih parah lagi, dari setiap ekor orang utan yang berhasil diselamatkan 
diperkirakan mewakili 10 rekannya yang mati akibat rusaknya habitat. 

Seperti kejadian di Kalimantan Barat, akibat habitat rusak, seekor orang utan 
sampai memasuki permukiman warga. Karena khawatir orang utan itu merusak kebun, 
warga pun berusaha mengusir orang utan, termasuk dengan membakar pohon yang 
dipanjat orang utan itu. 

Alih-alih pergi, orang utan itu turut terbakar dan terjatuh dari pohon. Upaya 
perawatan selama beberapa hari gagal, dan orang utan tewas. 

"Hampir 100% orangutan yang kami coba selamatkan menderita luka parah di tangan 
karena diikat dan retak bagian kepalanya akibat dipukul. Sebagian ada yang mati 
saat evakuasi sekalipun tim penyelamat sudah berpengalaman,” jelasnya. 

Warga sekitar, kata Hardi, bukannya tidak tahu kalau orang utan harus 
dilindungi. Hanya saja, lanjut dia, warga yang menjadi pekerja perkebunan 
merasa harus melindungi tanaman dari ulah orang utan. “Kalau ada tanaman yang 
rusak, majikan mereka mengancam harus diganti. Akhirnya warga tidak peduli pada 
orang utan meskipun kami sudah menyosialisasikan larangan membunuh 
orangutan,”katanya, 

Ketidakpedulian itu, menurut Hardi, diperparah dengan ketiadaan penegakan hukum 
bagi pembunuh orang utan. "Tidak adanya hukuman yang tegas pada pembunuh orang 
utan membuat masyarakat tenang-tenang saja dengan apa yang mereka lakukan. Saya 
setuju kalau dibilang sekolah terbaik itu ya penjara,” tegasnya. 

Ia mencontohkan warga Kalimantan Timur yang sudah takut untuk membunuh orang 
utan karena beberapa pelaku akhirnya dibui. (*/OL-04) 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke