Studi: Warga AS Membuang Setengah Makanannya
Kamis, 23 Agustus 2012 | 09:38 WIB

1
Reuters/Tim Shaffer
Buah yang sudah kadaluarsa dari supermarket di Pusat Daur Ulang Organik 
Wilmington, Delaware, AS. 
Warga Amerika membuang hampir setengah makanannya setiap tahun, memboroskan 
sekitar 165 miliar dollar AS per tahun, menurut sebuah penelitian yang hasilnya 
diumumkan Selasa (21/8/2012).

“Sebagai negara, kita ini pada dasarnya membuang semua potongan makanan yang 
ditemui. Itu artinya membuang uang dan sumber daya berharga ke tempat sampah,” 
ujar Dana Gunders, ilmuwan dari program makanan dan pertanian di Dewan 
Ketahanan Sumber Daya Alam (NRDC).

Laporan lembaga tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Amerika membuang 40 
persen dari persediaan makanannya setiap tahun, dan rata-rata keluarga 
beranggotakan empat orang membuang makanan senilai 2.275 dollar per tahun.

Pengurangan hanya sebesar 15 persen dari hilangnya persediaan makanan di AS 
akan cukup memberi makan 25 juta orang Amerika setiap tahun. Hal ini juga akan 
meringankan beban tempat pembuangan sampah, dimana sampah makanan merupakan 
komponen sampah padat terbesar, ujar NRDC yang merupakan organisasi lingkungan 
nirlaba.

Yang mengkhawatirkan, menurut lembaga tersebut, terutama adalah bukti adanya 
kenaikan 50 persen dari sampah makanan di AS sejak 1970an. Buah-buahan dan 
sayuran yang tidak terjual di toko-toko kelontong merupakan bagian terbesar 
dari sampah makanan.

Namun konsumen dan restoran juga patut dipersalahkan, karena menyiapkan makanan 
porsi besar yang menyebabkan banyak makanan tersisa.

NRDC mengatakan lembaga tersebut telah meminta pemerintah AS untuk mempelajari 
kehilangan-kehilangan dalam sistem makanan dan menetapkan tujuan-tujuan untuk 
pengurangan sampah.

“Jika semua makanan dihasilkan dari pertanian yang berkesinambungan sekalipun, 
jika tidak dimakan, maka hal tersebut bukan merupakan pemanfaatan sumber daya 
yang baik,” ujar Gunders. 

Sumber :
VOAINDONESIA

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke