http://www.antaranews.com/berita/331450/petugas-gagalkan-penyelundupan-shabu-di-tempat-bedak-bayi

Petugas gagalkan penyelundupan shabu di tempat bedak bayi 
Kamis, 6 September 2012 15:18 WIB | 894 Views

 
Petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta, Banten, menggagalkan pengiriman paket 
narkotika jenis shabu atau metamphetamine sebanyak 532 gram dengan nilai 
sekitar Rp718 juta. (ANTARA/M Agung Rajasa)

  Bila barang ini berhasil lolos, maka harga jual bedak bayi ini akan sangat 
mahal karena isinya shabu. 
Berita Terkait
  a.. WNA bawa shabu 6 kg ditangkap
  b.. Shabu Rp1,6 miliar disita di Soetta
  c.. Kepala BC Soekarno-Hatta siap diperiksa soal suap warga AS
  d.. Dua WNI selundupkan shabu di dalam setrika 
  e.. Polda Metro usut oknum BC terkait penyelundupan shabu
Galeri Terkait 

Penyelundupan Narkotika 

Shabu asal Malaysia 
Tangerang (ANTARA News) - Petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai 
Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, berhasil menggagalkan 
upaya penyelundupan narkotika jenis shabu atau metamphetamine sebanyak 532 gram 
yang disembunyikan dalam botol bedak bayi.

"Bila barang ini berhasil lolos, maka harga jual bedak bayi ini akan sangat 
mahal karena isinya shabu," kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan 
Cukai Tipe Madya Pabean Soekarno Hatta, Tangerang, Oza Olavia di Tangerang, 
Kamis.

Oza mengatakan, pelaku penyelundupan shabu yang diperkirakan senilai 
Rp718.200.000 itu adalah seorang perempuan warga negara Indonesia berumur 32 
tahun dengan inisial YK. 

Dia menjelaskan pula bahwa pengungkapan penyelundupan tersebut berawal dari 
kecurigaan petugas terhadap paket perlengkapan bayi berupa bedak, sabun dan 
baby oil milik pelaku.

Setelah melakukan penyelidikan, kata dia, petugas menemukan empat buah paket 
berisi kristal bening yang diduga shabu di dalam empat buah botol bedak bayi.

Selanjutnya petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) dan tim Bea Cukai melakukan 
pengembangan dengan mendatangi alamat YK yang tertera di paket kiriman dan 
menangkap pelaku. 

Petugas juga menangkap tiga orang lain berinisial TH dan MK serta OM yang 
berstatus narapidana. "Semuanya diduga anggota sindikat narkotika," katanya.

(ANT)

Editor: Maryati


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke