http://www.suarapembaruan.com/home/bikin-film-menghina-nabi-muhammad-konsulat-as-didemo/24544
Staf Konsulat AS Tewas Bikin Film Menghina Nabi Muhammad, Konsulat AS Didemo Rabu, 12 September 2012 | 15:10 Bendera AS diturunkan demonstran di Kedubes AS di Kairo, Mesir [google] Berita Terkait a.. Yang Suka Menghina Agama di Twitter Akan Ditangkap [BENGHAZI] Kantor Konsulat dan Kedutaan Amerika Serikat (AS) di Libia dan Mesir, Selasa (11/9), diserbu ribuan massa yang berunjuk rasa memprotes film amatir yang dianggap menghina Nabi Muhammad SAW. Satu staf konsulat AS di Benghazi, Libia, dilaporkan tewas dalam serangan yang dilakukan pengunjuk rasa bersenjata yang diduga dari Ansar al-Sharia, kelompok milisi dan Islam radikal. Sementara di Kairo, Mesir, massa menurunkan bendera AS yang dipasang setengah tiang untuk memperingati tragedi “11 September” lalu merobek dan membakarnya. Mereka kemudian mengibarkan bendera berwarna hitam yang bertuliskan kalimat syahadat. Pejabat keamanan di Libia menyatakan sekitar 2.000 massa dari kelompok milisi dan Islam garis keras telah menyerbu Konsulat AS di Benghazi dan membakar bangunan. Serangan yang dilakukan kelompok milisi memicu bentrokan dengan aparat keamanan yang berupaya melindungi areal diplomat AS itu. “Salah satu staf konsulat AS telah tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam bentrokan, kata juru bicara Komite Keamanan Tinggi Libia, Abdel Al-Hurr, seperti dikutip BBC, Selasa. Sampai saat ini, identitas staf konsulat AS yang tewas belum diketahui. Namun Departemen Luar Negeri AS mengutuk serangan itu dan menyatakan bekerja sama dengan aparat keamanan Libia untuk mengamankan kompleks konsulat. “Kami dapat mengkonfirmasi bahwa kantor konsulat di Benghazi, Libia, telah diserang oleh sekelompok militan. Kami mengutuk serangan yang dilakukan di wilayah diplomat AS," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Victoria Nuland. Di Mesir, polisi anti huru-hara tak dapat menghalangi ribuan massa yang memaksa masuk dengan memanjat tembok bangunan diplomat AS. Meski tak terjadi bentrokan, namun pejabat Kedubes AS di Kairo mengeluarkan peringatan kepada warga AS di Mesir untuk menghindari tempat konsentrasi massa pengunjuk rasa dan menyatakan tidak melayani pengajuan visa, pada hari itu. Kementerian Luar Negeri Mesir berjanji akan melindungi Kedutaan AS dan membubarkan massa pengunjuk rasa. Film Amatir Aksi unjuk rasa yang dilakukan massa Muslim di kedutaan AS di Libia dan Mesir, merupakan protes terkait film amatir di internet yang dianggap menghina Nabi Muhammad SAW. Film yang memicu kemarahan umat Muslim di Libia dan Mesir itu, dikabarkan telah diproduksi beberapa ekspatriat koptik Mesir yang menetap di AS. Film trailer itu telah muncul di Youtube dalam Bahasa Arab. Beberapa demonstran rasa yang diwawancara media menyatakan bahwa mereka marah dan melakukan aksi unjuk rasa setelah mendengar kabar akan ada film Amerika yang menghina Nabi Muhammad. Di Mesir, sekitar 3.000 demonstran yang berunjuk rasa di Kantor Kedubes, adalah umat Islam dari gerakan Salafi dan penggemar sepak bola. Mereka menuntut film yang diproduksi di AS itu ditarik dari peredaran. Sam Bacile, warga As yang mengaku membantu proses produksi film itu, menyampaikan maaf kepada kedutaan dan menyatakan tidak pernah membayangkan reaksi umat Muslim akan semarah itu. Bacile mengungkapkan, film itu belum sepenuhnya rampung dan dia menolak telah mendistribusikannya secara online. Film itu, juga diproduksi dalam Bahasa Inggris dan Bacile tidak tahu siapa yang merilisnya dalam bahasa Arab. Pengunjuk rasa di Mesir menunjuk situs AS termasuk YouTube yang telah menyebarkan petikan adegan dalam film tersebut. Beberapa kelompok anti-Muslim juga memiliki blog yang menayangkan adegan film itu. Dalam serangkaian adegan terputus-putus, pembuat film menggambarkan Nabi Muhammad sebagai seorang anak penganiaya dan pembunuh kejam. Hal inilah yang memicu kemarahan umat Muslim di Mesir dan Libia karena menganggap film tersebut sebagai penghujatan terhadap agama Islam. [CNN/BBC/Reuters/J-9] [Non-text portions of this message have been removed]
