Ref: Apakah sudah tidak berlaku  Fatwa MUI  tentang Ajinomoto yang dikeluarkan 
beberapa tahun lalu?

http://www.investor.co.id/home/ajinomoto-bangun-pabrik-kedua-rp-3823-miliar/45128

Ajinomoto Bangun Pabrik Kedua Rp 382,3 Miliar
Selasa, 18 September 2012 | 19:55

 Peresmian Pabrik Ajinomoto: PT Ajinomoto Indonesia anak perusahaan Ajinomoto 
Jepang di Indonesia, Selasa (18/9/2012) meresmikan pabrik ke 2 di Karawang Jawa 
Barat. Peresmian pengoperasian ditandai dengan penandatanganan parasasti oleh 
Presiden Director PT Ajinomoto Indonesia Yoshimasa Yoshimiya bersama Keiichi 
Yokoyama Member of the board and Corporation Senior Vuce Presdent Ajinomoto 
Corporation Jepang (kanan) Foto: TRIBUNNEWS.COM/ BUDI PRASETYO 


Berita Terkait

  a.. Ajinomoto Targetkan Penjualan Tumbuh 10% pada 2011 
JAKARTA - PT Ajinomoto Indonesia membangun pabrik bumbu penyedap masakan kedua 
di Kawasan Industri Karawang, Jawa Barat dengan investasi Rp 382,3 miliar untuk 
memperkuat basis produksi di wilayah Indonesia bagian barat.

Direktur Utama PT Ajinomoto Indonesia, Yoshimasa Yoshimiya kepada pers di 
Jakarta, Selasa, mengatakan pabrik tersebut siap beroperasi September 2012 dan 
diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bumbu penyedap masakan Masako di pasar 
domestik.

"Pabrik tersebut akan dapat mendukung penjualan bumbu masak sebesar 50 persen 
yang sebelumnya diproduksi oleh pabrik di Mojokerto, Jawa Timur," katanya.

Dengan beroperasinya kedua pabrik tersebut, menurut Yoshimasa, perusahaan akan 
memiliki sistem produksi yang mampu menyediakan produk secara efisien dan 
stabil. PT Ajinomoto Indonesia merupakan anak perusahaan Ajinomoto Co Inc 
Jepang. "Bagi Ajinomoto Group, operasi kedua pabrik berperan penting, apalagi 
pertumbuhan usaha ini didukung oleh ekonomi Indonesia yang makin stabil," 
katanya.

Ia mengatakan Ajinomoto Indonesia telah menjalankan usaha tersebut lebih dari 
40 tahun dengan memproduksi dan menjual bumbu masak dan produk-produk lainnya. 
"Jadi berdirinya pabrik ini merupakan langkah strategis dalam pengembangan 
usaha di Indonesia yang terwujud berkat dukungan masyarakat dan pemerintah 
Indonesia dan ini merupakan bukti keseriusan perusahaan dalam meningkatkan 
pelayanan kepada konsumen Indonesia," katanya.

Ia menjelaskan pertumbuhan pasar bumbu penyedap masakan Masako di Indonesia 
didukung oleh standar hidup masyarakat menyusul pertumbuhan ekonomi yang 
berkelanjutan.

Produksi bumbu masak Masako mencapai 71.000 ton pada 2011 atau naik 12 persen 
dibanding tahun sebelumnya. Bumbu masak tersebut diluncurkan pada 1989. 
Pertumbuhan produksi tiap tahun mencapai sekitar 15 persen dan saat ini 
menguasai sekitar 60 persen pangsa pasar bumbu penyedap masakan di Indonesia.

Mengenai bahan baku, Yoshimasa mengatakan kalau bumbu masak Ajinomoto dengan 
rasa daging ayam, maka 100 persen dari lokal, tapi rasa daging sapi 50 persen 
sapi lokal dan 50 persennya impor. "Kami akan berusaha meningkatkan bahan baku 
lokal daging sapi di masa yang akan datang," ucapnya.

Sementara itu, Member of the Board & Corporate Senior Vice President Ajinomoto 
Co, Inc Japan, Keiici Yokoyama mengatakan pertumbuhan pasar Masako di Indonesia 
sejalan dengan tujuan jangka menengah Ajinomoto menjadi perusahaan global 
sejati.

"Karena itu pabrik di Karawang akan mendukung pertumbuhan bisnis Ajinomoto di 
Indonesia, dan juga sebagai pusat penyediaan bagi negara-negara di Timur Tengah 
dan Afrika," katanya. (tk/ant)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke