Ref: Pekerja hanya terdapat di Jakarta dan sekitarnya, jadi pantas dibikin RS untuk mereka.
http://www.antaranews.com/berita/334883/dahlan-senang-pembangunan-rs-pekerja-segera-terwujud Dahlan senang RS untuk pekerja segera terwujud Senin, 24 September 2012 12:37 WIB | 1015 Views Menteri BUMN Dahlan Iskan (ANTARA) Jakarta (ANTARA News) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku senang karena pembangunan Rumah Sakit Pekerja segera terwujud pada akhir tahun 2013. "Saya tidak menyangka empat BUMN yaitu PT Jamsostek, PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), PT Askes, dan PT Pelni langsung menindaklanjuti arahan saya untuk mendirikan rumah sakit untuk para buruh di Cakung, Jakarta Utara," kata Dahlan, Senin. Dahlan mengatakan hal itu usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pembangunan RS Pekerja, di Kantor Kementerian BUMN. Menurut Dahlan, ide pembangunan RS Pekerja sesungguhnya datang dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menginginkan adanya rumah sakit khusus bagi para buruh terutama di suatu kawasan industri. Dahlan menuturkan, saat ini masa persiapan pembangungan sudah dilakukan dengan terlebih dahulu menyelesaikan studi kelayakan. "Investasi diperkirakan mencapai Rp200 miliar, yang akan dipenuhi tiga pihak yaitu Jamsostek, Askes dan KBN. Sedangkan Pelni akan menjadi pengelola rumah sakitnya," kata Dahlan. Direncanakan RS Pekerja tersebut akan dibangun enam lantai di lahan seluas 2,1 ha milik KBN. Saat ini diketahui terdapat sebanyak 80.000 buruh yang bekerja di KBN. Menurut Dahlan, pembangunan Rumah Sakit Pekerja tersebut akan menjadi contoh bagi daerah lainnya untuk menyediakan fasilitas kesehatan bagi para buruh. Pada kesempatan itu mantan Direktur Utama PLN ini juga menuturkan, sambil menunggu pembangunan RS Pekerja di kawasan lainnya, Jamsostek dengan kemampuan pendanaannya juga akan membangun poliklinik plus di sekitar 200 titik yang merupakan konsentrasi para buruh. "Untuk tahap awal 200 titik poliklinik plus tersebut dapat mengakomodasi kebutuhan kesehatan para buruh tidak saja di KBN, tetapi di sentra-sentra industri lainnya," ujarnya. (R017/M019) [Non-text portions of this message have been removed]
