Dahlan Iskan dirawat di Singapura
Selasa, 11 September 2012 05:29 WIB | 2793 Views


Menteri Badan Usaha Milik Negara (BMUN) Dahlan Iskan (kanan) (FOTO 
ANTARA/Rahmad)

Jakarta (ANTARA News) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku menyesal tidak 
menghiraukan kesehatannya, sehingga ia terpaksa harus menginap di Rumah Sakit 
Umum Singapura, Minggu (9/9). 

"Saya dianggap sembrono membiarkan flu lebih dari 10 hari tidak minum obat flu. 
Sekarang dipaksa istirahat tiga hari sampai besok atau lusa," kata Dahlan 
kepada ANTARA di Jakarta, Senin malam (10/9).

Padahal, pada 6 Agustus 2007, ia melakukan transplantasi hati, sehingga 
penyakit sekecil apa pun bisa sewaktu-waktu menurunkan staminanya.

Dahlan yang mengurusi 141 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menjelaskan bahwa 
setelah didiagnosis dokter, virus flu tidak atau belum merambat ke organ tubuh 
lainnya. 

Namun, tenggorokannya pun terkena infeksi sehingga menyebabkan batuk dan demam.

Kondisi ini bermula ketika mantan Direktur Utama PT PLN Persero itu melakukan 
wisata rohani ke Mekkah awal Agustus lalu. 

Sebelum berangkat ke Mekkah, Jerussalem, dan Baghdad, ia seharusnya disuntik 
anti meningitis seperti jemaah lainnya.

"Namun, saya tidak melakukannya. Begitu kena flu, seharusnya saya minum obat 
dan istirahat tiga hari," katanya. 

Dahlan menyadari tindakannya salah. Namun, dalam kondisi tubuh yang belum 
maksimal itu, ia memaksakan diri berkunjung ke Aceh, Pekalongan, Yogyakarta, 
hingga puncak Gunung Halimun. 

"Sekarang saya dipaksa istirahat tiga hari sampai besok atau lusa," katanya.

Ia juga menuturkan masih akan menyempatkan diri untuk membesuk Deputi Menteri 
BUMN Bidang Logistik dan Manufaktur, Sumaryanto, yang masih dirawat di salah 
satu rumah sakit di Singapura. 

"Sekalian besok (11/9) mau menjenguk Pak Sumaryanto, deputi menteri BUMN yang 
lagi dirawat di Singapura," katanya.
(KR-SSB)
Editor: Ella Syafputri


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke