2.300 Pasien di Tokyo Diperiksa Dokter Palsu
Penulis : Ervan Hardoko | Senin, 10 September 2012 | 14:19 WIB
Shutterstock Ilustrasi 

TOKYO, KOMPAS.com — Rumah Sakit Takashimadaira Chuo, Tokyo, Jepang, terpaksa 
memeriksa ulang kualifikasi para dokternya, setelah seorang dokter palsu 
beroperasi di rumah sakit itu.

Celakanya, dokter palsu itu sempat memeriksa pasien, dan jumlahnya tak 
tanggung-tanggung, 2.300 orang.

Dokter palsu itu memberikan pemeriksaan medis, melakukan tes elektrokardiogram, 
dan menjelaskan hasil cek medis kepada para pasien antara 2010-2011 lalu, 
harian Yomiuri Shimbun melaporkan.

Laki-laki itu bisa bekerja di rumah sakit umum itu setelah direkomendasikan 
sebuah agen pencari kerja dan diduga terlibat dalam proses pengobatan 2.362 
orang. 

Sementara itu, stasiun televisi TBS melaporkan, laki-laki itu diketahui tak 
memiliki kualifikasi kedokteran setelah sekolah medis tempatnya mengajar 
menelepon ke rumah sakit.

Pihak rumah sakit harus meminta maaf atas insiden itu dan meminta semua pasien 
yang pernah ditangani sang dokter palsu untuk kembali ke rumah sakit dan 
menjalani pemeriksaan ulang.

"Kami akan melakukan pemeriksaan menyeluruh semua lisensi dokter, termasuk 
dokter yang bekerja paruh waktu," demikian pernyataan resmi Rumah Sakit 
Takashimadaira Chuo melalui situs resminya.

Sejauh ini belum diketahui nasib sang dokter palsu itu. 

Sumber :
AFP

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke