Jendral Polisi Yang Kalap By @arifz_tempo


Polisi serbu KPK pekan lalu. Apa yg sbnrnya mrk takutkan? Mengapa polisi 
#kalap: investigasi Tempo terbaru 

Di luar soal simulator SIM, polisi sebetulnya menyimpan coreng yg lain: korupsi 
pengadaan plat nomor kendaraan bmotor. Nilainya gila2an, hampir Rp 1 triliun. 
Modusnya klasik: tender abal2, suap sebagai pelicin. Crita ini berawal pd Jan 
2011, ketika Polri membuka tender pengadaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor & 
Tanda Coba Kendaraan Bermotor. Polisi siapkan PT Citra Mandiri Metalindo Abadi 
sebagai pemain pemilik perusahaan ini a/ budi santoso, tersangka kasus 
simulator. Agar terlihat fair, 4 perusahaan pendamping disiapkan untuk 
dikalahkan dlm proses tender. PT Citra pun snbrnya pemain belakang layar.yg 
maju tnder dan menang a/ Primkoppol. Citra dijadikan boneka 

Bau busuk meruap: Ketua panitia pengadaan proyek adalah ketua primkoppol 
sendiri. Juga markup harga. harga material plat yang semula Rp 5.000 disulap 
menjadi Rp 30.000. Lalu, apa peran Irjen DS dalam patgulipat ini? Dia lah sang 
pengatur skenario 

Setahun sblm Budi dapat proyek ia bangun pabrik peleburan alumunium di krawang. 
Sbgn saham perusahaan dmiliki Brigjen US, besan DS . untuk biayai proyek, Budi 
pinjam uang ke Bank BNI. Aneh bin ajaib: DS mendampingi Budi ketika presentasi 
ke manajemen BNI. Kehadiran DS diperlukan karena sebelumnya PT Citra selalu 
gagal mendapatkan kredit. Tidak hanya mendampingi presentasi, DS juga aktif 
bertelp dgn seorang pejabat BNI. Memo call komunikasi itu telah disita KPK. 
Ketika duit BNI cair, fulus mengalir: 15M ke Primkoppol, 2M diantar ke DS mll 
staf. Juga dipakai u pelicin mmulus preaudit proyek. 

Kongkalikong ini tengah ditelisik KPK, DS cemas. Pelbagai cara dilakukan untuk 
cegah. Dianataranya kriminalisasi penyidik. Sebelumnya dengan terror. Rumah 
penyidik disantroni. Gembok pagar dirusak. Ada intel yang menerobos rumah 
penyidik KPK, diteriaki pembantu, kabur ketakutan. penyidik novel baswedan 
sedang bangun rumah. Intel didatangi toko material tanya apa bahan bangunan 
rumah novel dibelikan “cukong”. mrk kecele, tak seperti para jendral korup, 
Novel membangun rumah dengan keringatnya sendiri 

Demikianlah tweeps, sekadar info hasil penelusuran kawan2 di Tempo. Semoga 
bermanfaat. Tabik 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke