Ref: Bukankah Kementrian Agama (Kemenag) atau Departemen Agama (Depag) terkenal 
sebagai sarang penyamun, jadi tentu saja yang bekerja pada instani harus 
mempunyai insani penyamun, maka oleh karena itu  tidak mengherankan selalu ada 
penipun terhadap calon haji.

http://www.suarapembaruan.com/home/pbnu-penipuan-calon-haji-libatkan-pegawai-kemenag/26152

PBNU: Penipuan Calon Haji Libatkan Pegawai Kemenag
Rabu, 24 Oktober 2012 | 14:21

 Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siroj [antara] [JAKARTA] Pengurus Besar Nahdlatul 
Ulama (PBNU) menduga ada keterlibatan pegawai Kementerian Agama (Kemenag) dalam 
kasus penipuan terhadap calon jamaah haji (CJH) yang belakangan banyak 
terungkap.

"Yang terlibat pegawai bawahan, bukan yang di atas, yang kongkalikong dengan 
penyelenggara ibadah haji," kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Jakarta, 
Rabu.

Menurut dia, keterlibatan pegawai Kemenag terjadi melalui modus konspirasi 
busuk dengan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang tidak terdaftar.

"Diiming-imingi, seolah-olah ada kuota tambahan, meski sebenarnya sudah tidak 
ada," kata Said Aqil.

Dikatakannya, harus ada pemberian sanksi tegas terhadap PIHK tak terdaftar yang 
terlibat konspirasi busuk tersebut.

"Kemenag tahu mana penyelenggara yang nakal. Coret dari daftar, jika perlu 
laporkan ke polisi untuk diproses secara hukum," kata Said Aqil.

Lebih lanjut Said Aqil mengatakan, kasus penipuan terhadap CJH juga ditengarai 
melibatkan staf Kedutaan Arab Saudi. Modus yang digunakan adalah janji 
pengurusan visa haji, meski kuota yang tersedia sudah habis.

"Yang terlibat orang Indonesia yang memang ngepos di sana, bukan orang Arab di 
Kedutaan. Itu juga harus ditindak. Jangan diberi angin sedikitpun, jangan 
dimaafkan. Saya minta Dubes Arab membuang orang-orang seperti itu," katanya.

Sejumlah kasus penipuan CJH terungkap di sejumlah daerah di Indonesia, salah 
satunya di Medan, Sumatera Utara. Sebanyak 76 orang yang mendaftar melalui 
Azizi Tour & Travel, batal diberangkatkan meski telah membayar Rp70 juta hingga 
Rp80 juta.

Data di Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, jumlah korban penipuan di 
seluruh Indonesia saat ini sudah lebih dari 2500 orang.
[Ant/L-9]


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke