http://www.antaranews.com/berita/341109/presiden-sby-akan-peroleh-penghargaan-dari-ratu-inggris
Presiden SBY akan peroleh penghargaan dari Ratu Inggris
Selasa, 30 Oktober 2012 00:20 WIB | 

 
Susilo Bambang Yudhoyono (FOTO ANTARA/HO-Rumgapres-Abror)

Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan memperoleh gelar 
penghargaan dari Ratu Inggris Elizabeth II yang akan diberikan dalam kunjungan 
kenegaraannya nanti.

"Nama penghargaannya `Knight Grand Cross in the Order of Bath`. Ada tiga kelas 
dari order Bath dan Bapak Presiden yang tertinggi," kata Staf Khusus Presiden 
Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah, melalui pesan singkat kepada 
ANTARA, Senin.

Menurut Faizasyah, penghargaan ini juga pernah diberikan kepada pemimpin asing 
di antaranya Presiden Amerika Serikat Ronald Reagen, Presiden Prancis Jaques 
Chirac dan Presiden Turki Abdullah Gul.

Knight Grand Cross in the Order of Bath merupakan kelas tertinggi dari Orde of 
The Bath. Penghargaan ini pertama kali diberikan oleh Raja George I pada 1725. 
Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang memiliki prestasi menonjol baik 
dari kalangan militer ataupun masyarakat sipil.

Sementara itu, kunjungan kenegaraan Presiden Yudhoyono ke kerajaan Inggris kali 
ini untuk memenuhi undangan Ratu Elizabeth II, dan merupakan yang pertama 
setelah era Presiden Soeharto pada 1979. 

Menurut Faizasyah, dalam kunjungannya ke Inggris nanti, selain bertemu dengan 
Ratu Elizabeth II, Presiden juga dijadwalkan akan bertemu dengan Pangeran 
Charles, Ketua Partai Liberal Demokrat Nick Clegg dan Pimpinan Oposisi Ed 
Miliband.

Presiden Yudhoyono juga akan menyampaikan pidato di beberapa forum, termasuk di 
antaranya di hadapan All-Party Parliamentary Group on Indonesia, Royal College 
for Defence Studies dan Wilton Park.

Presiden berangkat ke Inggris pada 30 Oktober dan akan mengakhiri kunjungan 
pada 3 November 2012. Dari Inggris Presiden langsung bertolak menuju Vientiane, 
Laos untuk melakukan kunjungan kenegaraan selama tiga hari. Kunjungan 
kenegaraan di Laos akan dirangkaikan dengan KTT ASEM ke-9 yang digelar di 
Vientiane.

Presiden direncanakan akan kembali ke Tanah Air pada 6 November 2012. 
(M041/Z002) 
Editor: B Kunto Wibisono


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke