. Di Maluku utara ada tambang emas, nickel, mika, hasil lautan, kalau kedudukan penting dipegang koruptor berarti hasil pemekaran daerah berjalan lancar.
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/10/30/359320/290/101/Sejumlah-Koruptor-Duduki-Jabatan-Penting-di-Maluku-Utara- Sejumlah Koruptor Duduki Jabatan Penting di Maluku Utara Penulis : Burhanudin Arsyad Selasa, 30 Oktober 2012 17:51 WIB Ilustrasi -- MI/Tiyok/wt a.. TERNATE--MICOM: Sejumlah mantan narapidana (napi) kasus korupsi saat ini menduduki jabatan penting di Pemerintahan Provinsi Maluku Utara. Mereka antara lain Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Imran Chalil, 48, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Maliku utara Arief Armaiyn, 50. Imran sebelumnya adalah staf di Biro Umum dan Perlengkapan. Ia tersangkut kasus korupsi dana darurat sipil 2002 yang merugikan negara sekitar Rp1 miliar dan dihukum dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Ternate. Setelah bebas ia diangkat oleh gubernur menjadi Kepala Biro Umum dan Perlengkapan hingga saat ini. Sedangkan Arief yang menjadi napi kasus suap pembangunan Keraton Kesultanan Jailolo pada 2009 dihukum satu tahun penjara. Setelah bebas Arief yang juga keponakan Gubernur Maluku Utara itu diangkat menjadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Provinsi. "Sungguh tidak patut dan tidak etis mantan narapidana kasus korupsi kemudian menduduki jabatan penting. Mereka itu adalah orang-orang yang cacat hukum, mengapa masih di pakai lagi?" kata Ketua Jaringan Muda Anti Korupsi Maluku Utara Alan Ruslan kepada mediaindonesia.com. (BR/OL-01) [Non-text portions of this message have been removed]
