http://www.mediaindonesia.com/read/2012/11/19/364017/284/1/Ratusan-Perempuan-Indonesia-Jadi-Kurir-Kokain-di-Peru


Ratusan Perempuan Indonesia Jadi Kurir Kokain di Peru 
Penulis : Maggie Nuansa Mahardika
Senin, 19 November 2012 22:53 WIB     
JAKARTA--MICOM: Paduan kesulitan ekonomi dan rayuan teman atau saudara dekat 
yang terlibat sindikat internasional, ratusan perempuan Indonesia rela menjadi 
kurir narkotika di Peru. 

Dari pantauan Badan Narkotika Nasional (BNN), kurir-kurir perempuan tersebut 
banyak direkrut dari desa-desa maupun di tempat bekerja mereka di luar negeri. 

Demikian disampaikan Deputi Pemberantasan BNN Irjen Benny Mamoto di kantor BNN, 
Senin (19/11). "Jumlahnya sangat banyak, ratusan bahkan mendekati ribuan kurir 
wanita WNI yang tertangkap di sana (Peru)," ujarnya. 

Kasus terbaru, seorang kurir narkotika bernama Wulandari tertangkap petugas di 
Manila, Filipina, saat membawa koper berisi kokain yang dibawanya dari Peru. 

Penyelundupan kokain tersebut seperti yang sudah-sudah melibatkan warga negara 
Nigeria. 

"Wulandari pergi ke Peru membawa koper. Sesampainya di sana, koper tersebut 
ditukar seorang Niger dengan koper berisi kokain yang disimpan di dinding. 
Koper tertutup dan kaki koper," jelas Benny. 

Ditanya lebih lanjut mengenai kasus tersebut, pihaknya akan berangkat ke Manila 
untuk menginterogasi kurir itu di sana. 

Informasi sementara menyebutkan, Wulandari adalah eks tenaga kerja Indonesia 
yang kini menganggur. Dia diberi upah US$550 setiap kali transit di suatu 
negara. (*/OL-5) 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke