http://www.analisadaily.com/news/read/2012/11/20/88632/buruh_minta_umk_kota_medan_rp28_juta/#.UKtl44aaHBo
Buruh Minta UMK Kota Medan Rp2,8 Juta
(Analisa/khairil umri) Sejumlah masa aksi buruh yang tergabung dalam
Forum Lintas Buruh (FLB) melakukan demo di Kantor Walikota Medan, Senin
(19/11). Ratusan buruh kembali melakukan aksi demo menuntut agar pemerintah
segera menaikkan Upah Minimun Provinsi (UMP) yang layak bagi buruh.
Medan, (Analisa). Ribuan buruh yang tergabung dalam Forum Lintas Buruh
(FLB) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Walikota Medan, Jalan Kapten Maulana
Lubis Medan, Senin (19/11). Dalam pernyataan sikapnya, mereka minta agar Upah
Minimum Kota (UMK) Kota Medan diubah dari Rp1,46 juta menjadi Rp2,8 juta.
Pantauan Analisa, massa FLB sebelum berdemo di kantor Walikota Medan
mengawali dengan long march dari Lapangan Merdeka Medan. Mereka membawa poster,
spanduk dan bendera serta sound system menggunakan tiga mobil pick up.
Selanjutnya, ribuan massa bergerak berjalan kaki melalui Jalan Balaikota
Medan, dan menuju kantor Walikota Medan dengan melawan arah di Jalan Raden
Saleh.
Massa terlihat marah saat sampai di depan kantor walikota Medan, sebab
aksi mereka yang dilakukan dengan damai dihadang kawat duri milik Polri. Usai
berorasi hampir 30 menit tidak ada satu pun pihak dari Pemko Medan yang menemui
mereka. Akibatnya, mereka berjanji dalam tempo satu bulan untuk turun dengan
massa yang lebih besar.
"Ingat kalian ya? Jika tuntutan kami tidak kalian penuhi, dalam tempo
satu bulan ke depan kami akan turun dengan massa yang lebih besar," ucap salah
seorang orator.
Sebelum meninggalkan kantor walikota Medan, Parulian Sinaga SH membaca
pernyataan sikap yang isinya agar Walikota Medan mencabut dan meninjau ulang
pengajuan UMK Medan tahun 2013 Rp1,46 juta dengan pengajuan perubahan UMK
menjadi Rp2,8 juta.
Mencopot Kadissosnaker Kota Medan, Armansyah SH bila terbukti diduga
melakukan pembiaran kepada staf Disosnaker Kota Medan yang menelantarkan
pengaduan buruh.
"Copot Robert Tambunan dari berbagai rangkap jabatan penting karena
diduga sebagai Kabid PHI cenderung kurang mengawasi penyelesaian pengaduan
buruh sehingga bertentangan dengan Pasal 10 UU No. 02 tahun 2000 tentang
Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.
Selain itu diduga turut menghalang-halangi pembentukan Serikat
Buruh/Serikat Pekerja dengan tidak mengeluarkan dan atau memperlambat surat
pencatatan SB/SP yang dimohonkan PK FKUI SBSI Medan dan BPN SBPI.
Kinerjanya juga melampaui tugas dan wewenang dengan mengeluarkan surat
anjuran padahal permasalahannya adalah hak normatif upah yang tidak dibayar
pengusaha.
"Sebagai ketua dewan pengupahan kota Medan tidak dapat
pertanggungjawabkan alasan penghapusan upah sektoral pada beberapa bidang usaha
sektoral," katanya.
Selain itu, hapuskan sistem buruh kontrak dan outsourcing dengan murni.
Tindak tegas oknum-oknum pegawai Disosnaker yang memperlama penyelesaian
pengaduan buruh.
Copot Dirut PD Rumah Potong Hewan Medan karena diduga tidak melaksanakan
hak-hak normatif buruh.
‘Sweeping’
Di tempat terpisah, sebelum melakukan aksi unjuk rasa, ribuan buruh
melakukan aksi sweeping di sejumlah perusahaan di kawasan Jalan
Sisingamangaraja Medan seperti di pabrik pakan ternak pokphand yang berlokasi
di bawah fly over Amplas. Massa juga melakukan sweeping di PT MDR di Jalan MG
Manurung Kecamatan Medan Amplas.
Pantauan Analisa pada sweeping tersebut sempat terjadi perdebatan antara
buruh dengan petugas pabrik. Pasalnya, buruh yang hendak masuk sempat
dihalang-halangi. Bahkan sejumlah pekerja menilai aksi buruh tersebut terkesan
anarkis. "Sudah anarkis kalian," ucap seorang pekerja PT MDR.
Buruh yang berdemo tidak menghiraukan, mereka bahkan membunyikan klakson
sepeda motor lebih keras dan puncaknya mereka pun membuka secara paksa gerbang
PT MDR. Spontan belasan sepeda motor yang dibawa para pendemo masuk ke lokasi
PT MDR dan mengajak agar buruh yang bekerja ikut aksi mereka. "Jangan mau
kalian dibodoh-bodohi. Aksi ini untuk kita juga. Kalau tuntutan disetujui gaji
kalian juga naik," ucap beberapa buruh.
Akhirnya, pihak personalia PT MDR pun memberikan kesempatan kepada 30
buruhnya untuk berpartisipasi dan ikut dalam aksi unjukrasa tersebut. "Ada
30-an buruh yang kami izinkan untuk ikut dalam aksi tersebut," ucap Suryadi.
Melihat itikad baik perusahaan tersebut, akhirnya buruh pun membubarkan
diri dengan tertib.
Pergantian Dewan Pengupahan
Di tempat terpisah, Walikota Medan Rahudman Harahap memastikan pembahasan
revisi UMK Kota Medan Rp1,46 juta akan tuntas dalam bulan ini juga. Begitujuga
dengan tuntutan buruh terhadap struktur organisasi di Dewan Pengupahan untuk
dilakukan pergantian, juga akan dilakukannya.
"Untuk revisi UMK, sedang kami bahas. Apa yang menjadi tuntutan mereka
(buruh) itu, tidak lebih dari bagian Dewan Pengupahan itu sendiri," kata
Rahudman usai membuka Medan Metropolitan Expo 2012 yang digelar di Kantor Dinas
Kominfo Kota Medan.
Dijelaskannya, selain tuntutan terhadap usulan UMK oleh Dewan Pengupahan.
Buruh juga meminta agar dilakukan pergantian terhadap struktur organisasi di
Dewan Pengupahan. "Ada struktur di Dewan Pengupahan yang tidak bisa
diterimanya, mereka meminta diganti dari beberapa pengurusnya. Itu akan kami
lakukan juga," ucapnya.
Buruh Diminta Bersabar
Sementara rencana rapat oleh Dewan Pengupahan Kota Medan bersama
perwakilan serikat buruh dan Asosiasi Perusahaan Indonesia (Apindo) untuk
membahas pengusulan baru terhadap UMK Kota Medan batal sesuai jadwal yang
ditetapkan batal. Penyebabnya dikarenakan dengan aksi buruh, menuntut kembali
revisi UMK Kota Medan yang sudah diusulkan.
"Dengan kesibukan kami menerima audiensi dari serikat buruh, kemudian
demo buruh. Jadwal pemutusan usulan UMK yang baru harus dibatalkan, sampai
waktu yang belum ditentukan," kata Ketua Dewan Pengupahan Kota Medan, Drs
Robert Tambunan MSP di Kantor Dinsosnaker Medan.
Robert meminta buruh untuk bersabar tak melakukan aksi demo. Dirinya
meminta agar Dewan Pengupahan bisa menjalankan tugasnya. "Kalau seperti ini,
saya tidak bisa bekerja kalau terus ada desakan seperti ini (aksi demo). Saya
harus melakukan pendekatan kepada perwakilan serikat buruh dan perusahan untuk
menentukan usulan baru UMK Medan," ucapnya. (maf)
Baca Juga Artikel Berita Terkait
Senin, 19 Nov 2012 19:41 WIB
10.000 buruh Jatim rencanakan demo lagi di Surabaya
Senin, 19 Nov 2012 19:18 WIB
Perundingan UMK Batam "deadlock"
Senin, 19 Nov 2012 19:17 WIB
Buruh Karawang tuntut UMK Rp2 juta
Senin, 19 Nov 2012 01:43 WIB
Ratusan Buruh Unjuk Rasa di Mapolda Sumut
Senin, 19 Nov 2012 00:03 WIB
Begitu Sulitnya Mendorong Dialog Kepentingan Buruh-Perusahaan
Sabtu, 17 Nov 2012 00:08 WIB
UMK Bekasi 2013 Ditetapkan Rp2,1 Juta
[Non-text portions of this message have been removed]