Ref: Kalau rezim berkuasa adalah tukang copet bin garong maka bisa saja organisasi ini muncul sebab kalau dilihat dari sejarah, misalnya pki ditumpas dan dilarang oleh kolonial Belanda, kemudian dilarang oleh tentara fasis Jepang. Tetapi sekalipun demikian mereka bisa bergerak kembali. Kalau penjajahan Belanda itu buruk, penjajahan Jepang buruk dan melarang PKI, maka mungkin saja orang akan berpendapat bahwa sebenarnya mereka yang buruk itu melarang PKI. Apalagi kalau dilihat kekayaan alam milik rakyat makin hari makin menghilang, rakyat di banyak daerah menjadi miskin melarat, maka suburlah ladang bagi PKI yang dalam dokrtin mereka harus berdiri digaris depan membela kaum tertindas. Apakah mempunyai pendapat lain mengapa PKI mulai bergeliat?
http://muslimdaily.net/berita/lokal/ada-indikasi-kuat-pki-mulai-bergeliat-di-jawa-tengah-yogyakarta-4031.html Ada Indikasi Kuat PKI Mulai Bergeliat di Jawa Tengah & Yogyakarta Diposting Senin, 17-12-2012 | 21:28:26 WIB SEMARANG, muslimdaily.net - Kodam IV/Diponegoro mengklaim adanya indikasi geliat kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) di wilayah Jawa Tengah dan DI. Yogyakarta. Laporan tersebut bersumber dari jaringan intelijen Kodam IV/Diponegoro yang melaporkan adanya sejumlah pertemuan yang telah digelar di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan DIY oleh orang-orang eks-PKI. Laporan tersebut diungkapkan oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Hardiono Saroso usai memimpin upacara peringatan Hari Juang Kartika tahun 2012 di Lapangan Parade Makodam IV/Diponegoro, Sabtu, (15/12). Indikasi geliat bangkitnya PKI di wilayah Propinsi Jateng dan DIY, konon sudah tercium oleh aparat TNI sejak beberapa pekan terakhir. Namun, menurut Saroso, sampai sejauh ini indikasi kemunculan PKI tersebut belum mengarah pada tindakan-tindakan komunisme. Munculnya indikasi adanya PKI di Jawa Tengah dan DIY, menurut Pangdam dapat dideteksi dari adanya sejumlah kalangan yang menyatakan ingin meluruskan sejarah pemberontakan G30 S/PKI dalam sejarah Indonesia. “Baik di Jogja maupun Jawa Tengah semua ada indikasi itu,” katanya. Pangdam menegaskan, apabila gerakan-gerakan komunisme tersebut benar-benar muncul, maka Prajurit Kodam IV tidak akan memberikan toleransi sekecil apapun. Keberadaan PKI akan ditumpas sampai habis apabila benar-benar terbukti melakukan gerakan komunis. Menurut Pangdam, Kodam Diponegoro mengklaim sudah memiliki data-data kelompok-kelompok tertentu yang berusaha untuk menghidupkan kembali gerakan PKI. Dari data tersebut, ada orang-orang yang benar-benar eks PKI (orang lama) dan ada juga generasi penerusnya. “Kami sudah mengendus adanya indikasi munculnya PKI. Perlu dicatat, jangan coba-coba PKI bangkit di wilayah Jateng dan Jogja, pasti akan saya tumpas dan hancurkan. Hancurkan itu ngerti? Hancurkan ya tak pateni (saya bunuh),” tegas Pangdam. Dia mengaku, tidak akan segan menambak mati orang-orang yang berani menghidupkan kembali komunisme di Jawa Tengah. “Kalau ada, saya tidak akan segan-segan menembak kepalanya,” tegasnya lagi. Pangdam memerintahkan, kepada seluruh prajurit Kodam IV/Diponegoro untuk terus memasang mata dan telinganya untuk mewaspadai setiap gerakan-gerakan oleh orang-orang yang hendak mengidupkan kembali PKI di Jateng dan DIY. [mzf] [Non-text portions of this message have been removed]
