PRAKTEK 'WINDOW DRESSING' OLEH IQBAL LATANRO DI BTN 

By @TrioMacan2000

Eng ing eeng...kita bahas lagi yuk PRAKTEK-PRAKTEK WINDOW DRESSING di 
Bank BTN. BUMN yg dibawah tggjwb. Selama masa kemimpinan Dirut Iqbal 
Latanro BTN dipenuhi praktek pencitraan semu dari yg kampungan sampai yg
 canggih.  sebagai eks Kacab BTN bekasi, Iqbal Latanro tahu betul cara 
memainkan/rekayasa kinerja perusahaan agar tampak kinclong padahal 
bodong. sekarang ilmu itu diturunkan buat generasi muda pemimpin 
BTN..Padahal ilmu window dressing atau rekayasa kinerja keuangan itu 
menyesatkan. Menyesat dan merugikan investor krn investor memperoleh 
informasi kinerja BTN yg palsu, hny menguntung Direksi, Komisaris & 
karyawannya. Karena seolah2 target kinerja terpenuhi jd gaji naik, jasa 
produksi dan tantiem/ bonus dirkom naik tajam, modus perampokan tingkat 
tinggi

Berikut ini praktek rekayasa kinerja Bank BTN yg tradisional / kampungan : 

1. realisasi kredit diakhir tahun dikebut dan dipermudah persyaratannya
 tapi dana hasil realisasi kredit dilarang ditarik dananya oleh 
developer sampai dgn akhir tahun lewat Dan kemudian dipindah ke Rekening
 deposito atau tabungan..praktek ini merupakan rekayasa untuk pencapaian
 dana pihak ketiga. Sehingga seolah olah DPK-nya meningkat. Praktek ini 
mempercantik laporan keuangan BTN tapi sangat merugikan negara. Bank BTN
 seolah2 kinerjanya bagus. Padahal busuk, rapuh dan bobrok didalamnya. 
Bank Indonesia harus audit investigasi BTN ini. Disamping itu rekayasa 
Bank BTN sangat merugikan kepentingan developer karena dananya diblokir 
sampai lewat akhir tahun

2 : praktek cukur kumis NPL. Praktek 
ini mengajarkan pada petugas BTN untuk menalangi angsuran debitur pd 
jumlah tertentu. Sehingga kolektibiltas debitur tdk masuk NPL..Talangan 
dilakukan beramai2,seperti di KC.harmoni atau Bekasi zaman Iqbal jd 
Kacabnya. Semua karyawan diwajibkan ikut menyumbang dana utk 
terlaksananya praktek tsb. Kalau karyawan tdk mau berpartisipasi 
dianggap pengkhianat. Karyawan juga diancam tdk diberi jasprod. Praktek 
ini sdh ada sejak BTN berdiri dan secara tradisional dipelihara sampai 
sekarang. Seluruh direksi,kepala cabang dan kepala divisi,auditor tahu 
praktek rekayasa ini.  Tapi praktek window dressing ini tetap dibiarkan 
krn menguntungkan. Akibat praktek ini NPL BTN jd bagus & biaya 
PPAPnya rendah

Mau sampai kapan praktek kotor window dressing 
ini dipertahankan terutama pada Bank BTN dan Bank2 BUMN lain ? Nunggu 
terjadi bencana?. Kita lihat saja bagaimana hasil audit investigasi bank
 indonesia thdp BTN. Apakah deal damai dgn suap atau mau serius bongkar 
 Atau kita harus menunggu OJK yg mulai beroperasi pada 2 Januari 2013 
nanti? Terserah. Yg penting uang rakyat diselamatkan. Sekian

BACA JUGA:
- "Kongkalikong Direksi BTN Untuk Mempertahankan Jabatan" ==> 
http://chirpstory.com/li/36200
- "KONFLIK PEREBUTAN JABATAN & KKN DIREKSI BTN" ==> 
http://chirpstory.com/li/38179
- "Pemainan Ilegal Direksi Terkait Laporan Keuangan Palsu BTN" ==> 
http://chirpstory.com/li/38201
- "Rencana DIS Mencalonkan Emir Syahsatar Sebagai Dirut BTN" ==> 
http://chirpstory.com/li/38202
- "Langkah Iqbal Latanro Mengamankan Kroninya Dalam Suksesi Direksi BTN" ==> 
http://chirpstory.com/li/38203
- "Misteri Kematian Pimpinan Cabang & Terbakarnya Gedung BTN" ==> 
http://chirpstory.com/li/38204 
- "PENYIDIKAN KASUS KORUPSI BTN OLEH KEJATI DKI" ==> 
http://chirpstory.com/li/38208
- Catatan Skandal 'Esek-Esek' Pejabat BTN ==> 
http://jaringanantikorupsi.blogspot.com/2012/12/medianusantara-catatan-skandal-esek.html

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke