JK Sindir Pemerintah yang Tidak Tegas dan Hanya Bisa Mengimbau
Ahmad Toriq - detikNews

 

Jakarta - Jusuf Kalla merasa pemerintah yang berkuasa saat ini tak memiliki 
ketegasan dalam mengelola negara. Pemerintah dinilai lebih memikirkan 
pencitraan di mata rakyat.

"Ketegasan pemerintah itu diperlukan. Karena pemerintah itu memerintah, bukan 
mengimbau. Yang ada itu pemerintah RI, bukan pengimbau RI," kata JK.

Hal itu disampaikan JK saat memberi ceramah dalam Silaturahmi dan Kerja 
Nasional (Silaknas) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Jakarta 
Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (19/12/2012).

"Kalau ada pemimpin yang suka mengimbau, artinya begini, kau laksanakan itu 
baik, kau tidak laksanakan tidak apa," lanjutnya.

Menurut JK, pemerintah saat ini hanya menjalankan kebijakan-kebijakan populis. 
Padahal, bisa jadi beberapa kebijakan itu berdampak buruk bagi jalannya roda 
pemerintahan.

"Kalau mau ditanya terus pandangan masyarakat, dikaji-kaji terus, kapan 
jadinya?" sindirnya.

JK mengatakan, saat dirinya menjadi wakil presiden, dia berani mengambil 
beberapa kebijakan yang kurang populis dan menuai protes dari masyarakat. Namun 
akhirnya, masih menurut JK, kebijakan yang dipilihnya diterima dengan baik oleh 
masyarakat.

"Waktu saya ganti minyak tanah ke LPG itu, saya didemo, tapi ya biarkan saja. 
Akhirnya mereka senang kan pakai LPG," imbuh Ketua PMI itu.



(trq/fjp)


Kirim email ke