Ref: http://krjogja.com/read/154687/ksal-ksau-salah-ucap-sumpah-sby-marah.kr
KSAL-KSAU Salah Ucap Sumpah, SBY 'Marah' Danar Widiyanto | Senin, 17 Desember 2012 | 17:31 WIB | Dibaca: 300 | Komentar: 0 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 0 inShareJAKARTA (KRjogja.com) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Senin (17/12) melantik dan mengambil sumpah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksdya TNI Marsetyo dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsdya TNI Ida Bagus Putu Dunia dalam acara yang berlangsung sederhana di Istana Negara, Jakarta. Laksdya TNI Marsetyo menggantikan Laksamana TNI Soeparno yang segera memasuki pensiun, begitu pula Marsdya TNI Ida Bagus Putu Dunia menempati posisi yang ditinggalkan Marsekal TNI Imam Sufaat yang juga akan pensiun. Kedua Pati TNI itu dilantik berdasarkan Keppres No.78 TNI/2012 yang ditandatangani Presiden SBY tanggal 14 November 2012. Hadir pada acara itu antara lain, Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Mensesneg Sudi Silalahi, Menlu Marty Natalegawa, Menhan Purnomo Yusgiantoro dan Seskab Dipo Alam. Selain itu hadir pula Ketua DPR Marzuki Alie, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Edhie Wibowo, serta Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo. Panglima TNI Agus Suhartono dan Kapolri Timur Pradopo bertindak selaku saksi pada acara pelantikan KSAU dan KSAL yang baru itu. Presiden SBY kemudian mengambil sumpah kedua Kepala Staf TNI baru tersebut. "Demi Tuhan saya bersumpah, bahwa saya untuk diangkat pada jabatan ini, baik langsung ataupun tidak langsung, dengan rupa atau dalih apapun juga, tidak memberi atau menyanggupi, akan memberi sesuatu kepada siapapun juga. Bahwa saya tidak akan menerima hadiah, atau suatu pemberian berupa apa saja, dari siapapun juga yang saya tahu atau patut dapat mengira, bahwa ia mempunyai hal yang bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau pekerjaan saya. Bahwa saya akan tetap setia kepada Undang-undang Dasar dan memelihara segala peraturan yang berlaku bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahwa saya akan senantiasa menjunjung tinggi Sumpah Prajurit." kata Presiden. Namun, kedua pemangku jabatan jenderal bintang empat itu salah mengucapkan kalimat sumpah janji pada bagian suap sampai tiga kali. Presiden SBY selaku pengambil sumpah jabatan mengulangi lagi kalimat sumpah janji tersebut hingga tiga kali, dan mengulangi dengan nada lebih tegas saat mengulangi kalimat sumpah janji untuk yang ketiga kalinya. "...Bahwa saya tidak akan menerima hadiah atau suatu pemberian berupa apa saja," ucap SBY. Kalimat sumpah janji yang seharusnya diucapkan kembali oleh dua Kepala Staf TNI yang tengah dilantik Presiden, salah diucapkan akibatnya SBY mengulangi kalimat tersebut. "Saya ulangi, atau suatu pemberian apa saja," ucap SBY. Namun dua kepala staf TNI itu masih juga salah mengucapkan kalimat sumpah janji bagian suap tersebut, sehingga akhirnya Presiden SBY mengulanginya untuk yang ke tiga kali dengan nada meninggi. "Atau suatu pemberian apa saja, dari siapa pun juga," ucap Presiden SBY dengan wajah merengut. Akhirnya baik Marsdya TNI Ida Bagus Putu Dunia maupun Laksdya TNI Marsetyo resmi dilantik Presiden, untuk menjalankan tugas menjaga pertahanan negara. Seusai melantik dan mengambil sumpah, Presiden SBY didampingi Ibu Negara Hj Ani Yudhoyono dan seluruh undangan memberikan ucapan selamat kepada Laksamana Madya TNI Marsetyo dan Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia sambil berjabat tangan. (Mgn/Sim) [Non-text portions of this message have been removed]
