http://www.shnews.co/detile-12576-tak-sulit-cari-narkoba-di-aceh.html

Tak Sulit Cari Narkoba di Aceh 
Sabtu, 22 Desember 2012 - 09:57:38 WIB

: 39 


Korban penyalahgunaan narkoba di Aceh sudah merambah ke pedesaan, termasuk anak 
miskin.

BANDA ACEH - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh Saidan Nafi 
mengatakan, saat ini tidak lagi sulit mencari narkoba seperti jenis ganja, 
shabu-shabu dan putaw di provinsi itu.

"Barang haram itu kini mudah didapatkan di tengah-tengah masyarakat dan hal 
tersebut merupakan ancaman serius bagi generasi Aceh ke depan jika tidak segera 
diantisipasi," katanya di Banda Aceh, Sabtu (22/12).

Hal tersebut juga disampaikan usai pertemuan BNN-P Aceh dengan anggota Komisi 
VIII DPR Aceh M Nasir Djamil.

"Korban penyalahgunaan narkoba di Aceh saat ini bukan hanya di kota-kota besar 
atau ibu kota kabupaten/kota, tapi juga merambah sampai kepedesaan termasuk 
korban dari kalangan anak miskin," katanya menambahkan.

Bahkan, katanya juga memprihatinkan bahwa korban penyalahgunaan narkoba itu 
dari kalangan oknum pegawai negeri, swasta, pelajar dan mahasiswa termasuk 
korbannya jenis kelamin perempuan.

"Hasil penelitian urine yang kami lakukan terhadap mahasiswa dari 10 perguruan 
tinggi di Kota Banda Aceh yang diambil sampel, tercatat oknum mahasiswa di 
delapan perguruan tinggi positif pengguna narkoba," kata Saidan Nafi 
menambahkan.

Termasuk juga tes urine di lima instasi pemerintah dan swasta, tercatat oknum 
pegawai di empat instansi tersebut positif pengguna narkoba dan itu 
memprihatinkan, kata dia menjelaskan.

Untuk itu, BNN-P Aceh bekerja sama dengan kepolisian dan pihak terkait lainnya 
terus melakukan upaya pencegahan termasuk sosialisasi ke perguruan tinggi, 
sekolah dan instansi pemerintah, selain gencarnya razia di tempat-tempat 
hiburan.

"Dukungan semua pihak maka BNN-P Aceh akan melakukan razia dan tindakan 
pemberantasan narkoba di lapangan bekerja sama dengan Polri seperti baru-baru 
ini dengan pihak Polda Aceh," kata dia menambahkan.

BNN-P Aceh saat ini juga melakukan rehabilitasi terhadap korban penyalahgunaan 
pengguna narkoba. "Saat ini tercatat sebanyak 10 pasien di panti rahabilitasi 
BNN-P Aceh di Banda Aceh, dan ada diantaranya berusia 13 tahun," kata Saidan 
Nafi menjelaskan.

Ia juga menjelaskan, korban penyalahgunaan narkoba yang sedang direhab di panti 
BNN-P Aceh itu umumnya dari keluarga kurang mampu dan berasal dari sejumlah 
daerah di Aceh. BNN-P Aceh tidak membebani biaya apapun kepada korban yang 
dirahab di panti itu.

Sumber : Ant

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke