OJK (Otoritas Jasa Keuangan) berpotensi langgar UUD, UU BI 

by TrioMacan2000

Mulailah waspadai OJK, otoritas jasa keuangan. Badan ini berpotensi langgar 
UUD, UU BI dst. Sedikitnya ada 3 pihak yg akan ajukan gugatan Judicial Review 
ke MK terkait UU OJK ini. Dan yg pasti, UU OJK telah langgar UU APBN

Pembebanan biaya operasional dan gaji OJK thn 2013 via APBN sebesar 1.3 Triliun 
melanggar UU APBN krna jauh di atas asumsi dan standar APBN, OJK ini lembaga 
super body, jauh lebih berkuasa dibandingkan KPK sekalipun. Gabungan kewenangan 
BI, Depkeu dan DPR ada di OJK, Gaji pegawai OJK rata2 25 % lbh besar drpd BI 
dan itu sdh langgar standar penetapan gaji yg dicantumkan dlm UU APBN

Kita bahas sedikit kenapa pembebanan biaya dan gaji OJK pd tahun pertama (2013) 
itu melanggar UU APBN, Kita tahu bhw biaya operasional OJK itu sesuai UU OJK 
berasal dari pungutan wajib dari lembaga2 keuangan yg berada di bawah naungan 
OJK, besarnya setoran wajib ke OJK ini belum diputuskan. Masih dlm penggodokan 
dan persetujuan seluruh stakeholder, Singkatnya, setoran atau pungutan dari 
lembaga keuangan ini sifatnya persis seperti premi Jaminan deposito yg disetor 
perbankan ke LPS, Nah, karena blm ditetapkan oleh OJK, sementara OJK tgl 2 Jan 
13 nanti mulai oprasional, maka biaya OJK ditanggung oleh APBN 2013

Di dalam UU APBN sgt jelas ditegaskan bhw semua biaya operasional & gaji K/L 
dan seluruh pemerintah harus berdasarkan kepantasan, wajar dst, Sementara itu, 
biaya gaji utk pegawai dan pejabat2 OJK itu jauh lebih besar, berkali2 lipat 
dibandingkan pegawai negara. Bahkan di atas BI, Nah, sebab itu, pembebanan 
biaya gaji OJK yg 1.3 Triliun pada APBN 2013 itu jelas langgar UU APBN. Harus 
dicari solusinya ..silahkan hehe .... Masih ada orang indonesia yg tidak tahu 
OJK itu apa...gawaaaat hahaha,..padahal kewenangan OJK itu luar biasa 
besar..1/3 ekonomi negara


Pertarungan Para Dewa di OJK (Otoritas Jasa Keuangan)


by @TrioMacan2000

Eng iiing eeeng... Sebagian besar publik apalagi yg dikampung2 sana banyak yg 
ga tau tentang OJK. Apa itu? Binatang apa? Nama Bus Kota?

Karena tidak tau, sebagian rakyat cuek saja ketika UU OJK disahkan dan ketika 
para calon komisioner atau pimpinannya diseleksi menkeu/DPR. Padahal, OJK itu 
pny fungsi, tugas, kewenangan& tanggung jawab luar biasa besar serta sgt 
mempengaruhi kehidupan bangsa/rakyat

OJK sgt berpengaruh & berkuasa. Pd OJK tsb terdapat 50% fungsi pemerintah yg 
terkait dgn sektor keuangan yg menguasai hajat hidup rakyat. Itu artinya 
sebagian besar kewenangan pemerintah pd sektor keuangan "dipangkas" dan 
diserahkan kpd lembaga independen yg bernama OJK

Pemerintah "terpaksa" rela menyerahkan kewenangannya itu karena harus patuh pd 
kesepakatan dgn IMF yg dulu sdh ditandatangani RI. IMF dan RI sepakat bhw OJK 
harus dibentuk secepatnya sbg solusi bobrok atau rendahnya standar pengaturan, 
pemeriksaan dan pengawasan kita. Konsep OJK itu mengacu pada lembaga otoritas 
sejenis di barat utamanya ingris dan jerman yg punya 1 lembaga otoritas 
tunggal. Karena ada OJK, maka sebagian fungsi dan kewenangan depkeu dan BI 
(pemerintah) otomatis terpangkas dan diserahkan kepada OJK ini.

Sbg "kompensasi" pemangkasan kekuasaan pemerintah ini, pada OJK diberikan jatah 
2 org pejabat tinggi BI & depkeu ex officio sbg pimp OJK. Namun pejabat tinggi 
dari BI & depkeu itu tdk menjabat sbg ketua atau wakil ketua OJK. Tapi hanya 
sebagai komisioner biasa OJK saja. Jumlah komisoner OJK ada 9 orang. 7 
diantaranya dipilih oleh DPR berdasarkan nama2 hasil seleksi yg diajukan Menkeu 
sbg ketua pansel

Skrg ini seleksi pimp OJK sdg berlangsung dan sudah memasuki tahap tes 
kesehatan. Ada 38 orang yg dinyatakan lolos. DPR akan pilih 7. 7 nama pimp OJK 
ini diserahkan kpd presiden utk diangkat dan ditetapkan sbg pimp OJK yg 
bertugas 5 tahun. Mereka harus best of the best. Setelah itu presiden atas usul 
menkeu dan Gub BI tunjuk 2 orang lagi sbg wakil pemerintah ex officio sbg 
tambahan sehingga total 9 org. Saya sendiri pernah diminta scra tak resmi oleh 
teman2 di DPR utk beri masukan mengenai OJK ini. Tentu terkait dgn "bahaya& 
risiko" OJK

OJK ini superbody. Ditangan OJK terletak maju mundur, kejayaan & kehancuran 
ekonomi bangsa. Salah kelola atau salah pilih orang : kiamat

Selama 2 hari, di Hotel Mulia, saya beri masukan2 mengenai risiko OJK thdp 
bangsa & kesejahteraan rakyat. Risiko/bahaya utama adalah Terpilihnya atau 
dikuasainya OJK ini oleh pimp, pejabat2 (eselon I, II, III dst) yg memiliki 
agenda tersembunyi diluar agenda negara RI

OJK ini nanti akan menguasai asset 8000 Triliun dan terus semakin membesar 
sesuai pertumbuhan ekonomi / sektor keuangan

OJK punya hampir semua kewenangan terkait perbankan, pasar modal, jasa keuangan 
lainya ( pembiayaan, pegadaian, perumahan dst, dst )

OJK yg berhak menerbitkan aturan, memeriksa, mengawasi, menindak semua lembaga 
keuangan/pasar modal dst bahkan ikut menentukan pejabat2 Lembaga2 perbankan, 
pasar modal dan keuangan di seluruh indonesia melalui mekanisme fit n proper 
test yg jd kewenangan OJK

OJK punya kewenangan mulai dari menerbitkan sampai mencabut izin. Mulai dari 
menegur sampai menindak. Intinya OJK ini super body. Semua pihak, perorangan 
atau korporasi, harus patuh pd OJK. Jika melanggar bisa kena hukuman 2-6 tahun 
penjara. Denda 5-45 milyar

Singkatnya, OJK ini seperti KPK di sektor keuangan, perbankan dan pasar modal 
namun lebih berkuasa karena punya kewenangan mengatur.

Nah, seperti adagium dlm ilmu politik : power tends to corrupt and absolute 
power corrupts absolutely (lord acton), OJK ini sangat sangat berbahaya jika 
OJK dikendalikan oleh orang2 yg diragukan intergritas, nasionalisme dan 
kemampuan/kapabilitasnya. Negara hancur

OJK juga pertarungan antara negara versus Pasar ; Negara vs Kapitalis (pemilik 
modal) ; Negara vs Asing ; Negara vs Kriminal dst. Tak heran, ketika sy temui 
seorg tokoh bangsa dan diskusi ttg OJK, beliau berpendapat : OJK sarat 
kepentingan para "dewa" di Indonesia dan dewa2 di luar negeri. Para dewa di 
Indonesia itu : Presiden, ketua/elit politik, konglomerat2 dst..Para Dewa di 
luar negeri itu lembaga2 keuangan asing, negara2 asing, investor2 dan para 
kapitalis (pemilik modal) asing yg skrg ini merupakan hegemoni barat, yahudi 
dan China/Asia Timur. Para dea ini pasti akan bertarung mrebutkan kekuasaan dan 
pengaruhnya di OJK RI. Ada kepentingan mereka. Sebab itulah, ketika saya iseng2 
tanya kans saya jd komisoner/pimp OJK, tokoh bangsa itu tertawa masam dan 
bilang : para dewa telah Kapling2 semua posisi komisoner bahkan pejabat2 
dibawahnya. Fakta itu jg disadari oleh pemerintah. Itu sebabnya, pansel OJK yg 
Diketuai Menkeu "sengaja" loloskan sebagian besar
 calon komisioner OJK dari kalangan birokrat utk mencegah "intervensi" para 
dewa tadi

Tapi tentu saja, birokrat2 yg lolos pansel OJK itu tak bisa dijamin bersih 
100%. sudah rahasia umum, birokrat2 kita utamanya di depkeu banyak yg selama 
ini menjadi agen atau antek2 asing utamanya IMF, WB, AS dan Barat. Meski SMI 
sdh tidak berkuasa di indonesia, SMI. SMI masih memiliki kader2, loyalis dan 
pengaruh yg besar dikalangan pejabat depkeu. Mereka masih berkomunikasi 
intensif serta selalu Konsisten memperjuangkan kepentingan barat dgn kedok 
globalisasi, pasar bebas, ekonomi pasar, dst..yg sgt berbahaya bagi 
negara/rakyat

Di dalam negeri sendiri, "para dewa" jg telah mengantongi calon2 pimp OJK yg 
bakal terpilih yg dipastikan dpt membela kepentingan mrka. Memang dari 38 nama 
yg maju utk tes selanjutnya, kita sdh dapat menduga2 siapa saja yg bakal lolos 
mengisi 7 kursi yg tersedia. Juga sdh dapat menduga2 siapa yg akan terpilih 
jadi ketua &wakil ketua dewan OJK yg akan sangat berkuasa meski bersifat 
kolektif/kolegial

Pertarungan seru menuju kursi Dewan Komisioner OJK ini tak akan beda jauh dgn 
pertarungan mengisi komsnr KPK yg terbukti calon kuat dari pemerintah seperti 
Yunus Husein dikalahkan oleh calon2 dari "oposisi". Tapi tentu pertarungan OJK 
ini lbh seru krn ada 2 kekuatan besar lain yg ikut bermain yaitu : konglomerat2 
dan negara/lembaga asing. Jika DPR sbg penyeleksi akhir tidak diawasi. Maka, 
negara dan kekayaan negeri ini kembali jadi bancakan alias dirampok oleh para 
bajingan2, binatang ekonomi, penguasa hitam yang hanya mementingkan kepuasan 
nafsunya tanpa memikirkan kepentingan negara, bangsa dan rakyat Indonesia. DPR 
sebagai wakil rakyat pasti akan lebih menonjolkan posisi dan fungsinya sbg 
lembaga politik perpanjangan tangan partai drpd memperjuangkan kepentingan 
rakyat

Demkian sekilas OJK yg dpt saya sampaikan utk pencerahan bg yg belum 
mengetahuinya..sekian. Terima kasih telah menyimak.. salam


Sandiwara Pemilihan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan 


By @kusuma_putri99

Pemilihan DK OJK disinyalir hanya formalitas dan basa-basi saja karena 
sebenarnya sudah ada calon2 tertentu yg bakal lolos, kenapa rapat2 yg dilakukan 
oleh Pansel OJK dalam mereview masing2 kandidat DK OJK sering berakhir 
menjelang subuh ?

Pemilihan DK OJK juga disinyalir sarat dg kepentingan ekonomi-politik tingkat 
tinggi dan bisa jadi tersandera oleh berbagai kepentingan ekonomi-politik 
sesaat...yang jelas titipan WB dan IMF, anggota2 Pansel OJK kredibilitasnya 
juga diragukan

Anggota Pansel OJK: Mahmudin Yasin-Wamen Meneg BUMN terkait kasus penjualan 
tanah PT. Barata Indonesia yg rugikan Negara 40M

Halim Alamsyah-Deputi Gubernur BI terkait Century yg diduga sbg pengubah PBI 
shg syarat pembelian FPJP cukup dg modal positif

Gunarni Soeworo - Ketua Perhimpunan Bank-Bank Nasional mantan anggota DEN kode 
DEN adalah kepanjangan tangan WB, jadi nama2 DK OJK yg lolos dipilih oleh 
Pansel OJK bbrp diantaranya tidak layak menjabat sbg DK OJK

Achjar Iljas-Komisaris BNI, pernah di IMF dan di WB ... titipan Dirut BNI Gatot 
M Suwondo yg merupakan adik dari Ibu Ratu?

Firdaus Djaelani-yg baru2 ini lengser dr Direktur Eksekutif LPS (Lembaga 
Penjamin Simpanan) juga disinyalir terkait dg Century

Ilya Avianti-Auditor Utama BPK tersandung kasus rekayasa audit penyalahgunaan 
keuangan Negara di PTPN III untuk perluasan perkebunan sawit

Isa Rachmatarwata-Direktur Lembaga Dana Pensiun Kemenkeu malah lbh gila lagi, 
agen_barat , banyak hancurkan perusahaan asuransi lokal #OJK

Isa Rachmatawarta ini juga dibeking oleh SMI...kepanjangan tangan WB dan IMF

Isa jg terkenal diskriminatif dlm fit and proper test direksi perusahaan 
asuransi & tempatkan orang2nya &gagalkan org2 yg tdk sejalan dgnya

Pejabat lapis kedua atau setingkat direktur jg hrs diwaspadai & hati2 dalam 
memilih krn langsung berinteraksi dg industri jasa keuangan


Kenapa anggota2 Pansel yg pilih Dewan Komisioner OJK (Otoritas Jasa Keuangan) 
orang2 WB & IMF? 


By @kusuma_putri99

Kenapa anggota2 Pansel yg pilih Dewan Komisioner OJK orang2 WB & IMF? agenda 
titipan? kepanjangan tangan Mafia Brekeley ? WB mau setir ekonomi Indonesia 
lewat OJK? ada apa di balik anggota2 Pansel OJK yg ternyata orang WB? ... ada 
bau busuk tercium disini rupanya. SBY dan Menkeu harus menjelaskan ke 
publik...knp anggota2 Pansel OJK orang2 WB/IMF

seperti yg publik sdh tau Boediono adalah Don Mafia Brekeley saat ini... apakah 
pemilihan Dewan Komisioner OJK untuk kepanjangan tangan Mafia Brekeley ? & 
usung agenda2 WB? setir ekonomi nasional Indonesia?

Dewan Ekonomi Nasional yang dibentuk pada era GD, yg tugasnya adalah awasi 
kebijakan ekonomi Indonesia, DEN dibentuk atas permintaan WB dimana saat itu 
ketuanya adalah Emil Salim & SMI sbg Sekretarisnya.

Saat ini Wakil Ketuanya menjadi anggota Pansel OJK, eks anggota DEN jg menjadi 
anggota Pansel OJK, jadi skg pertanyaannya knp orang2 WB menjadi anggota Pansel 
OJK?, agenda titipan WB agar orang2 yg dipilih mjd Dewan Komisioner OJK 
merupakan orang2 WB ? agar WB dapat setir ekonomi nasional Indonesia? SBY dan 
Menkeu hrs menjelaskan ke publik, salah satu anggota Pansel OJK malahan sebagai 
#Konsultan_WB .... edan!!

Muhammad Chatib Basri Siapa? : salah satu anggota Pansel OJK malahan sbg 
Konsultan WB edan! (Muhammad Chatib Basri ini juga salah satu timses SBY 
Boediono, juga komisaris di bbrp perusahaan yg sumbang dana #SBY_Boediono) 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke