Ref: Belum capai  target korupsi dengan cara menyalahgunakan anggaran belanja?  

http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2012/12/27/8629.html

Kamis, 27 Desember 2012, 16:48:10 WIB
Masih Ada Kementerian yang Belum Capai Target
Jakarta: Dari pantauan Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian 
Pembangunan (UKP4) masih ada kementeraian yang harus lebih giat lagi untuk 
mencapai target proritas yang telah ditetapkan. "Presiden meminta semua 
koreksi, temuan, dan kritik dari UKP4 diterima dengan baik dan segera dilakukan 
perbaikan agar dua tahun sisa masa bakti ini betul-betul digunakan untuk 
mengejar target yang telah ditetapkan," kata Mensesneg Sudi Silalahi.

Sudi Silalahi menyampaikan hal ini dalam keterangan pers seusai rapat paripurna 
kabinet yang dipimpin Presiden SBY di Kantor Presiden, Kamis (27/12) sore. 
Rapat mendengarkan pertimbangan dan rekomendasi UKP4 dan Dewan Pertimbangan 
Presiden (Wantimpres) mengenai kinerja pemerintah setahun terakhir.

Menurut Mensesneg, pada triwulan pertama 2013 mendatang akan dilakukan 
konsolidasi atas temuan yang telah dipaparkan Watimpres dan UKP4 dalam rapat 
tadi. "Pada evaluasi tersebut sekaligus sudah ada solusi dan langkah konkret 
guna mengejar target prioritas pemerintah yang akan berakhir kurang lebih dua 
tahun dari sekarang," Sudi menambahkan.

Sementara itu, Sekretaris Dipo Alam yang memberi keterangan sebelum Sudi 
Silalahi menjelaskan, UKP4 juga menyampaikan perlunya perbaikan dalam mekanisme 
dan pembahasan anggaran antara pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan 
dan DPR. Pembahasan anggaran ini dirasa terlalu lama sehingga ketika anggaran 
tersebut disetujui, waktu pelaksanaannya sudah mepet.

"Kita harapkan ada perbaikan masalah manajemen anggaran ini," ujar Dipo Alam.

Dalam rapat tadi, Ketua Wantimpres Emil Salim memaparkan persoalan pertumbuhan 
penduduk dan displacement APBN dan APBD. "Wantimpres menyampaikan agar 
pembangunan lebih fokus ke daerah Indonesia Timur karena masih dirasakan ada 
ketimpangan yang perlu dipangkas dalam dua tahun ke depan. Semua kementerian, 
sesuai dengan arahan Presiden dan masukan watimpres, nanti akan menyesuaikan 
dalam APBN-nya masing-masing," Dipo menjelaskan.

Wantimpres, lanjut Dipo, juga menyarankan perlunya peningkatan data yang lebih 
akurat mengenai pembangunan infrastuktur di daerah. Penyerapan anggaran 2012 
juga masih perlu perbaikan. 

Di awal keterangan persnya Dipo menjelaskan bahwa rapat paripurna kabinet kali 
ini lebih berisikan evaluasi 2012 dan masukan untuk menyosong tahun 2013 dan 
2014. "Ini adalah suatu sistem manjemen dalam pemerintahan SBY, setiap tahun 
dilakukan evaluasi yang baik," ujar Dipo. "Banyak capaian positif, tetapi juga 
ada hal-hal yang perlu untuk ditingkatkan," Dipo menambahkan. (dit) 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke