Ref:  Kalau seandainya Anas terkait kasus korupsi,  maka apakah SBY  akan 
dengan segala tenaga kekuasaan membebaskan Urbanigrum dari tuduhan korupsi? 
Patut diingat bahwa beberapa waktu lalu seorang menteri dari PD dibebaskan dari 
tugasnya gara-gara korupsi. Seandainya sebahagian dari panen korupsi sang 
menteri disumbangkan kepada kas partai, apakah ketua umum tidak mengetahui dari 
mana sumbangan itu datang?

http://www.antaranews.com/berita/350794/sby-tidak-akan-biarkan-anas-urbaningrum-terjerat

SBY tidak akan biarkan Anas Urbaningrum terjerat
Minggu, 30 Desember 2012 16:40 WIB | 3264 Views



Jakarta (ANTARA News) - Pengamat Politik Universitas Indonesia, Bonie Hargens, 
mengatakan Presiden Susilo Yudhoyono tidak akan membiarkan Ketua Umum DPP 
Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, terjerat dalam kasus korupsi, sebab anak 
kandungnya, Edhie Yudhoyono (Ibas), berpeluang ikut terseret.

"Ada kemungkinan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum diseret KPK 
pascapenetapan Andi Mallarangeng sebagai tersangka Hambalang, tetapi SBY tidak 
mungkin tidak melindungi Anas, karena Anas dan Ibas satu paket, Ibas berada di 
bawah ketiak Anas," kata Hargens dalam diskusi bertema "Membedah Demokratisasi 
dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia", di Cikini, Jakarta, Minggu.

Dalam diskusi tersebut turut hadir Koordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhie 
Massardi, dan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane.

Hargens mengatakan, preman jalanan sekelas Hercules dan John Kei dapat memiliki 
kekuatan dan otoritas di lapangan. Sehingga tidak mungkin seorang presiden 
tidak memiliki kekuatan untuk melindungi anaknya dari kasus korupsi.

Di sisi lain menurut Hargens, SBY saat ini sedang merasa takut akan satu nasib 
dengan mendiang Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di mana partai yang dibesarkannya 
diambilalih orang lain, dalam hal ini sang Ketua Umum Partai Demokrat Anas 
Urbaningrum.

"Dulu PKB diambil Muhaimin Iskandar. SBY ini takut dibuat seperti Gus Dur," 
kata dia.

Menurut dia dengan keberadaan Urbaningrum di kursi ketua umum DPP Partai 
Demokrat, maka SBY selaku Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat bak memelihara 
"anak macan". SBY tidak tahu kapan "anak macan" tersebut akan menyerangnya.

"Dan sekarang sudah mulai terlihat, Anas sekarang tidak mau berdiri dari 
kursinya saat SBY datang dalam satu acara," ujar dia. 

Dia mengatakan bahwa SBY bukan tidak mungkin sedang memikirkan figur lain untuk 
menjadi ketua umum. SBY menurut dia juga sedang memikirkan dampak yang akan 
terjadi pascapemilu 2014, di mana ada peluang keluarga besarnya di Cikeas akan 
menjadi bulan-bulanan kasus korupsi dan terseret satu persatu. 

"Cikeas akan menjadi sasaran gebukan setelah 2014. Ini juga menjadi hal yang 
sedang dipikirkan SBY," kata dia. 


(R028)

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke