Jangan kuatir! Jokowi-Ahok akan mengatasi banjir air ini setelah menerima banjir pujian. Semua beres. Jokowi adalah walikota terbaik di dunia. Tunggu saja tanggal mainnya. Dengan abra kadabra dan bim silabim bambumnya Mas Ahok dikombinasikan dengan Kun Faya Kunnya Mas Joko:...KERINGLAH ! dengan serta merta air banjir akan meresap masuk ke perut bumi. Mengatasi air banjir itu mudah saja kok! JANGAN BUANG AIR SEMBARANGAN!. Tentu Mas Joko setuju kan? dan kalau Mas Joko bilang sekali lagi: : "Kun faya kun... WC! dengan serta merta setiap keluarga rakyat Jakarta akan mempunyai WC-nya sendiri-sendiri di belakang rumah mereka. Itu berkat tehnik "blusukan" yang super moderen dan canggih Mas Jokowi. Nah, rakyat Jakarta, mau apa lagi? apa masih kurang Supermen? Kita bangsa Indonesia adalah bangsa yang romantis. Dan sebagai bangsa romantis kita menolak realisme karena realisme tidak bisa dikawinkan dengan romantisme. Dan sebagai bangsa romantis kita menolak kerja keras karena kerja keras berbau realisme. Kita mencapai semua keinginan kita hanya dengan kemauan keras dan harapan yang tak lekang di panas tak lapuk di hujan karnanya tak perlu kerja keras dan di sinilah letak romantisme bangsa kita yang tak ada duanya di dunia ini. ASAHAN.
----- Original Message ----- From: bimagroup To: [email protected] Sent: Tuesday, January 15, 2013 2:06 AM Subject: [inti-net] Waspada, Jakarta Berpotensi Dikepung Banjir! Waspada, Jakarta Berpotensi Dikepung Banjir! Risna Nur Rahayu - Okezone Selasa, 15 Januari 2013 07:32 wib wib Debit air meninggi di Bendungan Katulampa (foto: Endang Gunawan/Sindo TV) JAKARTA - Debit air beberapa sungai di Jakarta meningkat menyusul hujan berintensitas ringan hingga tinggi sejak Selasa, (15/1/2012) dini hari tadi. Hingga pukul 07.00 WIB tadi, tercatat debit sejumlah sungai berstatus siaga. Berdasarkan pesan singkat yang diterima dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ketinggian air di Katulampa mencapai 200 centimeter. Begitu juga dengan Angke Hulu yang mencapai 210 centimeter dan Karet setinggi 560 centimeter. Ketinggian air di ketiganya masuk dalam ketegori siaga II. "Dengan kondisi demikian dipastikan beberapa wilayah hilir Jakarta akan mengalami banjir. Katulampa dalam status Siaga II karena ketinggian debit Sungai Ciliwung antara 150-200 centimeter," tulis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Selasa (15/1/2013). Dia menambahkan, ketinggian air tersebut merupakan tertinggi sepanjang musim penghujan di 2012/2013. Bahkan berpotensi masuk Siaga I atau level tertinggi karena hujan masih turun. "Diperkirakan pukul 18.00 WIB-19.00 WIB banjir akan menggenangi wilayah sekitar Sungai Ciliwung," tambahnya. Dia menjelaskan, daerah yang berpotensi terkena banjir adalah di sekitar bantaran Sungai Ciliwung, yakni Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Gang Arus/Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, dan Kampung Melayu. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan. "Pantau hujan secara real time dari radar hujan BPPT menunjukkan hujan saat ini merata di Jabodetabek," jelasnya. Beberapa sungai lain di Jabodetabek yang debit airnya meningkat adalah, Sungai Pesanggrahan 140 cm (siaga IV), Krukut Hulu 120 cm (siaga IV), Depok 160 cm (siaga IV), Manggarai 775 cm (siaga III), Cipinang Hulu 110 cm (siaga IV), Sunter Hulu 70 cm (siaga IV), Pulogadung 550 cm (siaga IV) dan Pasar Ikan 185 cm (siaga III) "Tim Reaksi Cepat BNPB, BPBD DKI Dinas PU Jakarta dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane beserta unsur lainnya telah melakukan koordinasi terkait dengan naiknya status Katulampa menjadi Siaga II," pungkasnya. (ris) [Non-text portions of this message have been removed]
