http://www.beritasatu.com/makro/92331-pemerintah-janji-permudah-izin-investasi.html
Pemerintah Janji Permudah izin Investasi Kamis, 17 Januari 2013 | 18:19 Menteri Keuangan, Agus Martowardojo (sumber: Suara Pembaruan) Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo menjelaskan pihaknya akan menjemput perusahaan yang berminat berinvestasi guna mendengarkan penjelasan dan tujuan mereka. Pemerintah menjanjikan untuk mempercepat laju investasi, baik asing dan juga domestik dengan memberikan prioritas perizinan bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di Indonesia. Percepatan laju investasi diharapkan bisa memperkuat kestabilan sistem keuangan nasional. Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo menjelaskan pihaknya akan menjemput perusahaan yang berminat berinvestasi guna mendengarkan penjelasan dan tujuan mereka. Dengan demikian dia berharap bisa memberikan dokumen pendukung untuk mempercepat proses investasinya. “Kita harus menjaga sistem keuangan kita agar stabil dan kuat. Yang bisa dilakukan ialah mendorong agar investasi asing dan domestik dapat betul-betul lancar dan produktif, maka harus bahu-membahu mengamati lingkungan investasi,” tutur Menkeu dikantornya, Jakarta, hari ini. Menurutnya dengan adanya sistem keuangan yang baik, maka defisit pada neraca perdagangan dan neraca lancar (current account) dinilai tidak akan memberikan dampak buruk terhadap ekonomi RI. Lebih lanjut Menkeu menjelaskan pihaknya selalu waspada dengan perkembangan situasi ekonomi nasional dan global. Kendati kondisi ekonomi RI dinilai cukup baik, dengan perkiraan pertumbuhan mencapai 6,3 persen atau lebih baik dr negara berkembang lainnya seperti India dan Brazil, namun semua pihak diharap jangan lengah karena ketidakpastian kondisi ekonomi global masih berlanjut. “Kami ingin kita semua jangan lelah karena krisis dunia masih berlangsung, khusunya utangnya dan penyehatan perbankan Eropa dan juga di Amerika walau ditemukan solusi namun masih besar tantangannya. Current account, trade balance, dan budget deficit di Indonesia juga harus diwaspadai,” tuturnya. Oleh karenanya Menkeu mengaku ingin mengembangkan penerimaan negara dengan membuat kebijakan-kebijakan untuk menggenjotnya. Di sisi lain, lanjutnya, pengelolaan pengeluaran negara juga penting sehingga semua pegawai Kemenkeu diminta bekerja dengan profesional dan integritas dengan mitra kerjanya. “Sehingga penyaluran anggaran bisa tertib, berkualitas dan tepat sasaran. Kita tidak lagi berorientasi pada penyerapan yang harus terserap, padahal kualitasnya kurang baik,” imbuhnya. Penulis: ID/ WYU/ Faisal Maliki Baskoro [Non-text portions of this message have been removed]
