Ref: Kalau Jakarta, ibukota tempat singgahsana raja dan begundal-begudalnya 
mengalami masalah seperti ini, maka bisa dibayangkan bagaimana keadaan  daerah 
di luar pusat kerajaan. Selain itu juga membuktikan keuntungan dan keperwiraan 
mantan-mantan militer bila memegang aparat pemerintahan sipil. 

http://www.metrotvnews.com/metronews/video/2013/01/23/6/169451//Warga%20Sayangkan%2013%20Pompa%20tak%20Berfungsi%20di%20Pluit

Warga Sayangkan 13 Pompa tak Berfungsi di Pluit
Rabu, 23 Januari 2013 | 14:06 WIB


Metrotvnews.com, Jakarta: Banjir dengan ketinggian bervariasi masih merendam 
sejumlah kawasan di Pluit, Jakarta Utara. Sayangnya, hanya dua dari 15 pompa 
yang disediakan pemerintah dapat berfungsi untuk menyedot banjir di kawasan 
tersebut.

"Saya tinjau dari pagi, hanya dua pompa yang bekerja. Jadi kapan bisa 
keringnya. Katanya sih harus menunggu instruksi dari komandan. Saya tidak tahu 
siapa komandannya. Tapi hingga siang, belum ada tanda-tanda upaya pengeringan 
(dari 13 pompa lain)," kata Erwin Irawan, warga yang terkena banjir di Pluit 
kepada Metro TV, Rabu (23/1).

Erwin menyayangkan ketidakjelasan koordinasi mengenai 13 pompa itu. Ia pun 
berharap Gubernur Joko Widodo atau Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dapat 
turun tangan mengatasi masalah itu. Sehingga, upaya pengeringan dapat segera 
dilakukan.

"Padahal itu bisa langsung diselesaikan. Apalagi cuaca cerah begini. Jangan 
masalah yang bisa selesai tiga hari malah diperparah menjadi tiga minggu," 
protesnya.

Sementara itu, banjir di beberapa wilayah di Pluit mulai kering. Beberapa di 
antaranya yaitu Jalan Pluit Karang Barat, Jalan Muara Karang Barat, Muara 
Karang Raya Utara, dan Komplek Pluit Timur.(RRN)

++++

http://www.metrotvnews.com/metronews/video/2013/01/23/6/169434/Tanggul-Citarum-Jebol-Warga-Nantikan-Bantuan-Pemerintah

Tanggul Citarum Jebol, Warga Nantikan Bantuan Pemerintah
Rabu, 23 Januari 2013 | 11:56 WIB


Metrotvnews.com, Karawang: Sebanyak 15 rumah warga ambruk akibat tanggul Sungai 
Citarum di Karawang, Jawa Barat, jebol. Warga setempat pun menunggu bantuan 
pemerintah setempat membangun kembali rumah mereka. 

Hingga Rabu (23/1), 15 rumah itu rata dengan tanah di Desa Teluk Bango. Ada 
pula 14 rumah rusak berat. Meski mampu berdiri, beberapa bagian dinding jebol.

Selain rumah, banjir akibat tanggul jebol pun merusak barang-barang elektronik 
di dalam bangunan-bangunan tersebut. Dokumen-dokumen penting pun tak luput dari 
terjangan banjir.(RRN)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke