BALADA "REKENING GENDUT POLRI" 

BY: @TrioMacan2000

Eng ing eeng...siapa yg tak pernah dengar informasi dari PPATK ttg 
sejumlah rekening bank yg bersaldokan uang milyaran hingga ratusan M. 
Pada tahun 2005 yl, rakyat indonesia dikagetkan dgn pemberitaan di media
 massa tentang 15 perwira tinggi polisi yg diduga pnya rek gendut. Di 
samping 15 pati polisi tsb, ada 1 perwira pertama polisi inisial MS yg 
juga miliki rekening gendut dgn saldo rek di atas 1 triliun

Rakyat indonesia geger. Kapolri Jend Sutanto kaget. Presiden SBY 
bengong. Kok bisa, perwira polisi punya uang ratusan M hingga triliunan.
 Rakyat geger dan marah. Tahun 2005 itu ekonomi RI masih blm pulih dan 
kemiskinan ada dimana2. Tiba2 ada berita rek gendut perwira polisi. Saat
 itu gaji jenderal itu hanya belasan juta, kapolri saja gajinya hny 21 
juta per bulan. Drmn para jenderal itu bisa pny uang banyak. Selain 
Kapten (AKP) MS, jenderal2 yg dituding pny rek jumbo adalah : DB, AD, 
MP, SS, FG, IS, RR, DSK, AD, BG, MS, HS,CS, S, SL dan DG. Jumlah saldo 
rekening yg mereka miliki mulai dari 150 Milyar sampai dgn 1.2 Triliun. 
Presiden SBY segera perintahkan Kapolri utk mengusut. Hasilnya? Nol 
besar. Hanya kapten MS yg dicopot dari jabatannya sbg Kasat Serse 
Poltabes Medan dan ditarik ke Jakarta. Sedangkan belasan perwira tinggi 
polisi yg disebut punya rekening super jumbo itu tdk diketahui bgmn 
penyelesaian kasusnya

Kasus rek gendut alias super jumbo ini 
kemudian hilang senyap. Media2 tdk ada lg yg beritakan. Kapolri 
Sutatanto pensiun. SBY ikut diam. Kasus rek gendut polisi kembali 
mencuat pada tahun 2010. Kali ini yg dipersoalkan adalah rek2 gendut 
milik para jenderal yg lain. Dari belasan perwira tinggi polisi yg 
diduga memiliki rek gendut tersebut memang masih ada nama2 yg pd thn 
2005 pernah disebut namanya. Namun sebagian besar nama yg disebut adalah
 nama baru. Yg pada 2005 belum masuk daftar nama pemilik rekening jumbo 
perwira polri

Pertama yg disebut adalah Irjen MS, mantan 
Kapolda Kaltim yg diungkap miliki harta lebih 9 milyar. Transaksi rek 
banknya pun milyaran. Irjen MS memang hanya sebentar jabat Kapolda 
Kaltim. Kemudian ditarik ke Mabes Polri krna diduga ada kasus terkait 
perusahaan kayu besar. Kasus pidana yg dituduhkan pd prshan kayu raksasa
 di Kaltim tsb membuat MS dicopot. Kenapa? Ternyata komisarisnya adalah 
kakak ipar SBY

Nama kedua yg disebut2 adalah Irjen SYW , yg 
saat itu menjabat sbg Kepala Korps Brigade Mobil Polri. Harta Kekayaan 
lebih 6.5 M. Selain harta yg 6.5 milyar itu, SYW dituduh ada transaksi 
rek gendut. Dari rekeningnya mengalir uang 10 M kpd Direktur PT HGW

Nama ketiga yg disebut adalah Irjen BG. Saat itu dia menjabat sbg Kadiv
 Propam Mabes Polri. Harta kekayaannya disebut 4.7 M. Irjen BG dituduh 
melakukan transaksi tak lazim. BG bersama anaknya disebutkan buka 
rekening dan menyetor masing2 29 miliar dan 25 miliar. Irjen BG ex 
ajudan presiden Megawati, mantan kapolda Jambi dan Bali ini, pada thn 
2005 namanya juga masuk dlm daftar perwira rek Gendut. Pada Juli 2005 
itu BG disebut2 punya harta kekayaan sebesar 400 milyar. Kasusnya aman. 
Skrg BG sdh promosi jadi bintang 3 di mabes Polri

Keempat : 
Irjen BH, mantan kapolda Banten, sulteng dan Sumut. Harta kekayaannya yg
 disebut memang hanya sekitar 2 Milyar. Tetapi Irjen BH ini diketahui 
punya polis asuransi dgn setoran awal milyaran dan setiap bulan dia 
menerima benefit asuransi ratusan juta

Kelima : Komjen SD. 
Mantan Kabareskrim yang sangat fenomenal itu. Harta resmi tercatatnya 
memang hanya sekitar 1.5 Milyar. Tetapi Komjen SD dituduh menerima dana 
dari seorg pengacara 2.62 M dan dari pengusaha. Total dana yang 
ditransfer ke rek nya 3.97 M

Keenam : Irjen BS, pengajar di 
Sespati Polri. Dia dituduh membeli polis asuransi 250 juta dan ada dana 
masuk ke reknya total 11.4 M

Ketujuh : Komjen IS. Mantan 
kabareskrim ini dituduh menerima uang suap milyaran rupiah. Diantaranya 
yg ramai adalah saat kasus Nazar. Saat itu kasus2 Nazar yg totalnya 31 
kasus korupsi sebagian sedang dlm proses pengambilalihan penanganannya 
dari KPK ke Polri. Sedikitnya ada 2 kasus korupsi Nazar di depkes yakni 
ABBM dan pabrik vaksin fli burung dgn total 1.4 triliun yg diambilalih 
polri. Saat penggeledahan KPK di kantor Nazar ditemukan bukti penyerahan
 uang suap sebesar USD 50,000 kepada komjen IS. KPK bocorkan ke publik. 
Tidak diketahui apa motif KPK sebenarnya, kasus penyuapan ini sempat 
jadi ramai sebentar namun akhirnya hilang senyap bersama angin. KPK 
sendiri diketahui menemukan total sekitar 15 milyar dana yg dikeluarkan 
perusahaan nazar utk menyuap oknum2 petinggi bareskrim. Hasilnya? Sakti 
mandaguna. Kasus korupsi Nazar, Nasir dan Hasyim cs di Depkes ini mulus 
pindah ke polri namun sampai skrg tdk diproses Bahkan Nasir kakak 
kandung Nazar ( yg selalu diakuinya sbg sepupu) itu sampai saat ini 
tidak pernah dijadikan TSK oleh KPK atau Polri. Nasir pun bebas 
berkeliaran dan masih tetap tidur nyenyak dan menjabat sbg anggota DPR 
sampai sekarang. Hebakkknya negara ini hehehe

Kembali ke kasus 
rek gendut. Ketika kasus rek gendut polri part 2 ini terbongkar dan 
ramai di media, Kapolri janji akan usut tuntas. Namun, setelah rakyat 
tidak memperhatikannya lagi, kasus ini kembali senyap. Terakhir Kapolri 
sampaikan bhw kasus ini sdh selesai. Rakyat, DPR, SBY, media dll sdh 
sewajarnya mempertanyakan pernyataan Kapolri itu. Sdh selesai sampai 
dimana? Bgmn penyelesaiannya?. Kalau kasus rek gendut perwira polri itu,
 baik part 1 (2005) maupun Part 2 ( 2010) sdh dinyatakan selesai, rakyat
 berhak tahu

Rakyat berhak tahu bgmn bentuk penyelesaiannya. 
Siapa yg sdh ditindak. Apa hukumannya? Siapa saja? Kemana nasib uang 
milyaran tsb. dll. Kita salut dgn Kapolri Timur Pradopo yg "sukses" 
mengungkap kasus terorisme, kasus2 kriminal besar lainnya, tapi bgmn 
kasus rek gendut?. Kapolri Timur Pradopo sbtr lagi pensiun. Citra polri 
sedang dalam titik nadir pasca konflik Polri vs KPK. Ini saatnya Kapolri
 pulihkan

Kita tggu langkah Kapolri selesaikan PR besar ini. 
Sementera kita cukupkan kultwitnya. Nanti kita sambung lagi. Terima 
kasih. MERDEKA !

baca juga :
KINERJA POLRI DAN REKENING GENDUT PARA JENDERAL ==> 
http://jaringanantikorupsi.blogspot.com/2012/12/medianusantara-kinerja-polri-dan.html

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke