Perbuatan 'Bully' Petugas BNP2TKI Didikan Jumhur Hidayat Di Bandara 

by @MrsHananto

Ada yg bisa kasih tau apa guna nya bapak2 BNP2TKI di area bagasi 
kedatangan? Gw teriakin krn dia lg jahatin TKI pulkam. Jd critanya 
ngobrol dg TKI pulkam dari Taiwan. Mrk keliatan senang, makmur. Mau ke 
Indramayu. Tau2 dicegat bpk2 BNP2TKI yg jahat bgt. 1TKI tangannya sampe 
ditarik. Mau digeret entah ke mana. Si TKI gak mau "ini kan tinggal ke luar!" 
Gw teriakin "Udah2! Lgsg ke luar aja!"

Bpk BNP2TKI kaget ngeles "dia cuma mau saya suruh baca aja" gw teriak lg "lgsg 
ke luar ayo!" Terus gw ngedumel  "bully"!

Sayang HP blm nyala gak sempat photo muka si bpk. Tp betul dr BNP2TKI 
ada di seragamnya. Terus gw antri ke luar dia melototin dr jauh. Marah 
gw! Gw ngobrol bahas kejadian itu dg suami. Eh gw disamperin temannya! 
Nanya2 "ada apa bu?" Gw ngomel2 lah sama dia. Jawabannya begini: semua 
ada prosedurnya bu. Kami melaksanakan tugas. Ada porsi msg2 ibu jgn sok 
jadi pahlawan. Catet: Alex Tanjung BNP2TKI. Gw ajak salaman "minta maaf 
ya pak. Nama saya Ligwina. Bapak Alex Tanjung ya? Saya catat nama bapak 
ya. Jagain TKI kita ya pak!" Dia diam. Sampe di luar ketemu lg dg TKInya
 mrk ber3 lg kebingungan. Kami ajak ke luar ternyata keluarganya sdh 
tunggu. Alhamdulillah lega 

[Permenaker No 16/2012 TKI yg tdk bMasalah dpt plang spti pNumpang biasa. tdk 
perlu transit keTerminal TKI]

Pagi pak @jumhurhidayat. Saya msh menunggu jawaban. Kok bpk gak jawab 
sih? Saya bukan akun palsu lho. Saya ibu2 kebetulan dg follower byk. 
Pertanyaan saya pak @jumhurhidayat: apa gunanya bpk2 BNP2TKI di area 
bagasi kedatangan? Td mlm pkl21.00 mrk bully TKI, saya lihat sendiri. 
Saya sampai tegur sendiri petugas BNP2TKI. Kemudian seorg petugas lain 
menghampiri saya & coba intimidasi saya @jumhurhidayat

Menurut bpk @jumhurhidayat apa semua WNI hrs spt saya td mlm? Tegur lgsg
 petugas BNP2TKI yg sdg bully TKI? Apa hrs digeret ke media spy malu. 
Saya gak ada hubungan dg triomacan ya pak. Saya cuma ibu2 dg follower 
byk & saya minta pak @jumhurhidayat jwb pertanyaan saya ya. Perlu 
dijawab hari ini ya pak @jumhurhidayat. Kl bpk tdk jwab org2 akan 
berkesimpulan petugas BNP2TKI bandara mmg penjahat tkg bully TKI

Tuh Pak @jumhurhidayat RT @fenikristiana: wah bln nov lalu ibu sy 
beserta rombongan tournya bantu 3org TKW yg baru plg spy tidak 
'diganggu'. Silakan mas @AriefSuditomo mbak @NajwaShihab spy 
@jumhurhidayat dipanggil ke TV krn di twitter gak jwb "apa guna petugas 
BNP2TKI bandara", Gmn @jumhurhidayat ?RT @nyanyu_id: Ngikutin TLnya 
@mrshananto jd inget cerita @at1ek yg diintimidasi petugas BPN2TKI pas 
pulang dr traveling. Silakan baca TL gw td mlm ttg pengalaman gw lihat 
sendiri petugas berseragam BNP2TKI coba bully TKI & coba intimidasi 
waktu gw belain TKInya

TKI digebukin, gak digaji, diperkosa di 
luar negeri. Kita bisa apa? Tp udah sampe sini, dpn mata diperlakukan 
tdk baik oleh petugas BNP2TKI? Pak @jumhurhidayat RT @firrywahid: 
@mrshananto emang parah mbak.. Bahkan anggota Kom 9 pernah dikira TKI 
dan dipaksa ke terminal 4. Tolong ya pak Jumhur. Saya td mlm marah 
sekali, lihat sendiri petugas bully TKI & mrk diintimidasi saya. Pak
 @jumhurhidayat blm jawab jg nih :p saya gak nuduh BNP2TKI malakin TKI 
lho. Cuma tanya apa guna petugas BNP2TKI bandara. Krn mrk bully!

Pak @jumhurhidayat gak jwb jg pertanyaan saya di twitter, saya minta 
bantuan teman2 di media massa spy dorong issue ini ya. Pertanyaan masih 
sama: apa gunanya petugas BNP2TKI bandara? Td mlm saya lihat sdri mrk 
bully TKI & intimidasi saya


Pengalaman Bersama TKI Korban Pemerasan Di Bandara 


by @GingGinanjar

Berbagi pengalaman yang sama dengan @mrshananto @bnp2tki 
@jumhurhidayat. Dl perjalanan mudik akhir sember lalu, dg Qatar, 
sebagaimana biasa saya sepesawat dengan banyak sekali TKI, sebagian 
perempuan, Ada yang pulang dengan berseri krn majikan asyik, ada yg 
trauma oleh penderitaan bekerja di majikan jahat dan agen jahanam. 
Banyakkejadian lucu di pesawat bersama para tki itu. Tapi kita lompat saja ke 
bagin tak lucu ini

Di pengambilan bagasi saya kehilangan 3 tki yg sebelumnya sepakat untuk
 keluar bareng saya. Tapi datang seorang ibu 50an tahun minta tolong. Si
 ibu dengan menghiba minta saya bantu dia nunggu bagasi. Karena katanya 
dulu ia diperas porter. Malam itu pun sejumlah porter agresif minta 
karcis bagasi dia. Tpai si ibu ngotot menolak, sambil minta perlindungan
 saya. Pulang, jelang bea cukai, dua perempuan berseragam BNPTKI 
mencegat, menanyakan paspor. Anda bukan petugas imigrasi, kata saya. 
Tapi saya kasih juga paspor saya. Tapi mereka tak tertarik. Karena yg 
mereka mau cuma paspor si ibu. "Ibu tak bisa lewat sini." Katanya. 
KEnapa, dia kan pake kacis, punya paspor, apa masalahnya? Dll, saya 
tanya 2 cewek bnptki itu. "Tki ada gerbang khusus, pak. Itu aturannya. 
Bapak siapanya ibu ini? Bukan siapa2. Kata saya. Ketemu pun baru di 
pesawat. Tapi, saya bilang, anak TKI itu, tambah saya, dibunuh, dianiaya
 di sana, dan balik sini, saya tahu, dpersulit dan bukan dipermudah oleh
 orang macam Anda. Ada jutaan TKI jadi korban. Saya tak bisa apa2 soal 
yg jutaan. Tapi kalau ada satu atau dua jadi koban begini di depan saya,
 saya akan bantu. Ibu ini harus ke sana? Oke, saya temani. Anda tak 
teima kata2 saya, silakan perkarakan, ini kartau nama saya. Selamat 
malam. Lalu saya temani si ibu dari Lumajang itu ke kawasan khusus TKI. 
Yang, jahanam, seperti kawasan kumuh, atau malah kawasan preman, Masak 
koridornya, kita sudah membaui suasana khusus itu. Ada warung aneh2. 
kios2 aneh. Dengan kaum lelaki aneh kayak calo di pelacuran, Semua 
lelaki bermuka calo dan perempuan bermuka germo itu memandang saya 
dengan aneh. Tanya ini itu. Saya tak peduli. Ibu ini dulu deh.

Ibu ini perlu tuker uang. Ya, ada bank mandiri rupanya di kawasan kumuh 
bandara soekarno hatta yg dirancang bnptki buat para tki itu. Si ibu 
Lumajang tukar uang dolar dan rial dia. Saya tunggu. Dia kembali, minta 
tolong sy tukarkan bbrp ratus dollar dia lagi. Kok? Dia bilang setiap 
tukar uang, nama dicatat. Mnurutnya, itu bikin calo2, sopir, kondekur, 
semua, tahu dia bawa berapa dan bisa diperas berapa. Saya tukarkan uang 
si ibu. Diminta nama, saya sebut. Eh ada yg nukas, ah dia mah nggak usah
 dicatet. Knapa, tanya saya. Senyum aja dia, Selesai, dua cewek bermuka 
mamih2 Kota itu datang. pak mau bantu ibu ini, silakan. Tapi 
tandatangani pernyataan. Katanya. Oke, Tapi kenapa si ibu mesti lewat 
sini? Dia bebas mestinya mau pulang pake mekanisme jumhur hidayat atau 
lewat gerbang, Sudah. begitu aturannya, kami cuma menjalankan tugas. 
Kilah dua mamih anak buah jumhur Hidayat ini

Si ibu lumajang 
dan saya keluar bandara. Mu si ibu, cari pesawat. Ya gimana, itu sudah 
lewat tengah malam. "Saya ada anak kok di jakarta", Lho, kenapa tak dari
 tadi dihubungi? "katanya mesti langsung ke tempat asal, diurus agen." 
karcis dibayar agen? Ya tidak, malah lebih mahal

Sesudah 
berhasil kontak dg si anak, kami meluncur dengan taksi ke tempat kerja 
si anak. Kebetulan si anak tidur di tmpt kerjanya di cikini. Di taksi, 
sopir menceritakan pengalaman srupa. Prnah katanya dia mau jemput 
sodara, seorang tki yg mau mampir dulu di jakarta. Tapi tak bisa, 
Dibilangin, tki itu tak oleh keluar bandara soekarno hatta. Dia harus 
pulang dulu ke lokasi dia berangkat. Tak peduli ada anak di jakarta, Si 
ibu mengiyakan. Katanya, 3 tahun lalu ia pulang dari arab. Tak boleh 
dijemput anak. Naik bis yg dikelola agen, bayar 300 ribu, Di tengah 
jalan, si kondekur bis memaksa semua bayar lagi, 500 ribu per orang. 
"Kalo nggak mau, nggak tanggung jawab" dia biang begitu pak. Kata si 
ibu, setiap TKI yg mendarat di bandara soekarno hatta, untuk sampai 
kampungnya bisa dipaksa keluar hingga 3 juta, Itu meliputi ongkos resmi,
 baik bis atau pesawat, porter, petugas ini itu, pemerasan ini itu, uang
 rokok si a si b. Mcam-macam

Si ibu kali itu tak mau lagi kena 
peras, makanya mau pulang naik pesawat. Tapi juga tetap harus beli tiket
 di kawasan bandara unuk TKi


Tradisi & Duka Menjadi TKI Dan Pemerasan Petugas BNP2TKI 


by @HDaniyaAl

Awalnya, kami melakukan survey kepada mantan TKI di Sukabumi Jawa 
Barat. Hasilnya, TIDAK ADA SATU PUN dari mereka yg ingin menjadi TKI. 
Karena banyak dari mereka yg dieksploitasi saat pra-pemberangkatan, saat
 bekerja di negara tujuan, hingga tiba saat kepulangan. Pertanyaannya: 
Kenapa mereka tetap jadi TKI? Alasannya : 1. Faktor ekonomi 2. Faktor tradisi.

Kita bahas faktor ekonomi dulu. Di desa itu, banyak suami yg 
pekerjaannya serabutan. Bahkan ada yg berpenghasilan hny Rp 20.000/4 
hari. Beberapa dari mereka ada yg punya sawah, hanya 2-3 petak. Mereka 
gunakan utk tanam padi dan ketan. Biasanya mereka juga punya anak antara
 2-4 dengan umur yg tidak beda jauh satu sama lain. Dengan penghasilan 
itu, mereka harus membiayai anak2 dan terkadang keluarga besar juga. 
Cukup? Tentu tidak!. Akhirnya, istri memutuskan utk menjadi TKI. 
Disinilah awal mula malapetaka TKI.

Pak kades, mengeluarkan 
regulasi, siapa saja yg ingin jadi TKI, mereka harus dapat surat izin 
dari suami. Tentu saja suami mengizinkan, karena memang butuh uang. 
Meskipun nantinya akan dimanfaatkan oleh suami yg utk tindakan biadab. 
Setelah dapat surat izin, mulailah calo-calo TKI bergerak. Biasanya calo
 TKI ini adalah orang2 yg dipercaya di desa itu. Mereka bawa calon TKI 
ini ke agen2, dan agen2 ini menawarkan harga yg sesuai dengan permintaan
 calo. Saat ketemu agen yg cocok harganya, dokumen TKI ini mulai 
diproses di agen tersebut, dilatih, hingga dikirim ke rumah majikan. Di 
rumah majikan, TKI ini banyak dibebankan pekerjaan yg tidak sesuai 
kontrak kerja dengan majikan. Mulai dari pekerjaan ganda, jam kerja yg 
tidak sesuai, hingga gaji yg tidak dibayar!

Bagi mereka yg 
dibayar gajinya, bukan berarti mereka tidak mendapat penderitaan. Justru
 penderitaan mereka lebih berat. Mereka biasanya digaji antara 2 - 2,5 
jt perbulan. Semua gaji itu dikirim ke suami di rumah melalui jasa 
pengiriman uang tiap bulannya. Yg biadab adalah suami yg menerima uang 
itu, justru menggunakannya untuk menikah lagi. Istri tiap bulan kirim 
uang, suami nikah lagi tanpa sepengetahuan istri. Biadab!

Setelah masa kontrak kerja selesai, istri pulang, dengan terlebih dulu 
diperas BNP2TKI. Tiba di rumah, suami sudah punya istri baru, sawah 
dijual suami utk tambahan modal nikah. Anak2 mereka tidak sekolah dan 
tidak terurus. Banyak yg kena penyakit juga. Akhirnya, banyak dari TKI 
ini dalam kondisi stress setelah pulang ke rumah. Tidak bisa diajak 
bicara dan sebagainya. Menyedihkan. 

Sekarang kita masuk ke 
faktor tradisi. Kami melakukan sosialisasi masa depan ke satu-satunya 
SMP negeri di desa itu. Sebelum melakukan sosialisasi, kami berbincang2 
dengan guru di sana mengenai fenomena siswi-siswi yg ibunya seorang TKI.
 Hasilnya, siswi kelas 3 di SMP tersebut yg orang tuanya TKI, hanya 
memiliki 2 pilihan setelah lulus sekolah. Pilihan 1, yaitu mereka jadi 
TKI, atau pilihan 2, yaitu mereka dinikahkan, yg nantinya akan jadi TKI 
juga. Bagi mereka yg jadi TKI setelah lulus, biasanya langsung dibawa ke
 calo utk langsung diproses di agen TKI. Bagi mereka yg dinikahkan, 
setelah Ujian Nasional, banyak laki2 yg sudah menunggu di depan kelas 
utk menikahkan mereka. Sehingga saat ambil ijazah, biasanya siswi ini 
sudah dalam keadaan hamil. Baru lulus SMP, sudah hamil. 

Bagi 
mereka, jadi TKI adalah sebuah tradisi. Apa yg dilakukan orang tua 
mereka, mereka harus seperti itu. Kenapa bisa begitu? Kurangnya 
informasi dan ketiadaan peran seorang ayah. Seperti yg dijelaskan di 
atas, ayah mereka menikah lagi dan tidak mengurus mereka. Akhirnya, 
mereka jadi TKI. Kondisi seperti ini sangat memilukan hati. Jadi, utk 
petugas BNP2TKI, saya mohon dgn sangat hentikan pemerasan. Tanpa Anda 
peras saja, mrk sudah menderita, apalagi Anda peras? Kemana hati nurani 
Anda wahai pejabat yg dibayar rakyat?

Gambaran itu hanya 
sedikit dari kisah panjang penderitaan TKI. Semoga bermanfaat. Sekian. 
Terima kasih. Save TKI, save Indonesia.


Budaya Pemerasan TKI Di Bandara & 'Cuek'-nya Presiden 

Menanti jawaban Pak @JumhurHidayat atas pertanyaaan @mrshananto yg 
merupakan kegeraman banyak orang. Mariii.... Pertanyaan @mrshananto 
kepada Pak @JumhurHidayat bisa jd dibaca 100 ribu lebih followernya 
loo.. Belum yg pd RT. Wuiiiih... 

Pernah punya pengalaman spt @mrshananto dgn TKI yg diperas di bandara Jkt. 
Waktu itu aku pulang dr Singapore, dititipi org Singapore yg pegawainya (TKI) 
mau mudik. Juragannya baik 
banget, Pembantunya dinaikan Air France bareng aku, katanya biar bisa 
masuk terminal bareng penumpang biasa di Jkt, Bayangin juragan yg org 
Singapore itu paham bahwa TKI suka diperas di bandara, makanya dititipin sy dan 
naik maskapai mahal

Sampai di bandara, pintu imigrasi 
aman ttp pas mau keluar dikejar 2 petugas katanya bagian yg ngurus TKI, 
Kita bingung kog mereka tau, ternyata petugas Imigrasi yg kasih tahu, 
huuuh sebeel!, Kita sampe enyel2an, tapi TKI itu tetep diseret ke 
terminal 3 dengan dalih justru mau membantu TKI itu, Kami sempet 
berantem di dekat pintu keluar, sy bilang itu saudaraku. TKI akhirnya 
nyerah ikut petugas krn ketakutan, Sebelum pergi sy minta no HP TKI 
sengaja di depan petugas, dan sy bilang dgn kenceng.. "Kalau diminta 
apa2 bilang sy ya, nih no HP sy. Jangan takut saya kerja sama Presiden" 
hahaaaa.... 

3 hari kemudian TKI itu nelpon dr Cilacap 
kampungnya, katanya dia selamat sampai rumah gak diminta apa2, Katanya 
petugasnya nanya2 ke TKI, apa benar sy kerja sama Presiden, TKI pun 
mengiyakan, dan dia cerita kalo saya punya saudara kaya di Singapore 
hahaahaa, Tapi kalo inget itu tetep jengkel, sy dititipi orang Singapore
 yg baik gak bisa jagain pegawainya, Dan yg bikin sedih, orang Singapore
 tahu kalo TKI pulang pd diperes di bandara negaranya sendiri

Potret buram negeri ini sudah nampak sejak pintu masuk (bandara), 
Kebayangkan TKI suka direndahkan di negeri orang, la wong di negara 
sendiri diperas kog, Kita tidak bisa mencegah mereka mencari kerja di LN
 krn memang kondisi ekonomi membuat TKI tdk punya pilihan, Yg 
ditertibkan bukan TKI-nya, tapi lembaga yg mengirim, regulasi pemerintah
 dan KBRI. TKI hanya mencari "hidupnya"

Ada cerita menarik 
waktu sy ke Singapore, Presiden Philiphina berkunjung ke Singapore 
menemui warganya yg kerja di sana. Acaranya di taman gitu, terus 
pidatonya: Presiden Philipina mengucapkan terimakasih kpd pekerja2 itu 
dan berpesan utk berani menjaga haknya ... Kereeeeen deh! Warga 
Singapore bbrp melihat kejadian itu. Paling enggak mereka jd mikir dan 
semena2 sama pekerja Philipina, Bahkan Presiden itu bilang, kalau ada 
apa2 lapor...krn dia akan menjaga rakyatnya di mana pun. Huuh 
mengharukan ... Pernahkah Presiden Indonesia mengucapkan secara terbuka 
terimakasih kepada TKI?

Kakak saya jg pernah dikira TKI, 
ditarik paksa ke terminal khusus TKI. Suaminya marah sekali dan cerita 
di kantornya di Singtel, Bosnya di Singtel ikut geram, terus dia tanya 
apa yg perlu dilakukan spy kakak sy kalo mudik gak diperlakukan begitu. 
Ternyata yg mengalami tindakan tidak enak di bandara bukan hanya TKI, 
bahkan tamu dr negara lain Woalaaah Pak..Pak.. *speechless* Makin 
hopeless sama nasib TKI di bandara Soeta :'( aaaarggghhhh..... 

Saya membayangkan Presiden mengucapkan terimakasih kpd TKI melalui TV, 
koran, media online, SMS. Pasti TKI senang dan makin pede, Kalo TKI 
punya PD paling gak kerja bisa semangat dan mungkin akan lebih berani 
mempertahankan haknya.Kalo perlu ucapan terimakasih disisipin tips 
menjaga keamanan diri dan no kontak jika ada masalah. Wah seru tuh Pak 
Presiden

Ucapan makasih dan tips bisa dibuat jd souvenir yg 
dibagikan di bandara tiap mereka mau berangkat kerja. Keren kan Pak 
Presiden? Itu mimpi saya sih Pak Presiden, mumpung jabatan tinggal 
sebentar kan itu bisa dikenang sepanjang masa 

Jadi mikir kalo habis meres TKI gitu, terus pulang baca berita TKI disiksa 
sampe mati rasanya gimana ya? 

Jadi mikir, kalo pas meres TKI terus liat keluarganya menjemput dgn beruraian 
airmata, apa rasanya ya? 

Jadi mikir pas meres TKI pake seragam, sampe rumah ngaca liat pake baju seragam 
itu gimana rasanya ya?

Saya kog nangis ya membayangkan jd petugas yg meres terus liat TKI disiksa, 
keluarga yg nangis, dan menatap seragam


BACA JUGA:
- "Modus Pemerasan Oleh 'Oknum' Petugas Pengatur Kepulangan TKI" ==> 
http://t.co/jQu77Xzt 
- "THE LABOR MOBSTER: JUMHUR HIDAYAT - BAG. 3 ==> 
http://jaringanantikorupsi.blogspot.com/2013/01/medianusantara-labor-mobster-jumhur.html
- "Loket-Loket Yang Sering Mempermasalahkan Keberangkatan TKI" ==> 
http://chirpstory.com/li/47674
- "MODUS PUNGLI & KORUPSI MAFIA BNP2TKI" ==> http://chirpstory.com/li/48098
- "Korelasi Jumhur 'Mafia TKI' HIdayat Dengan Cikeas Corp" ==> 
http://chirpstory.com/li/48441 
- "TANGGAPAN PENOLAKAN JUMHUR HIDAYAT MEMBAYAR TM2000 30 JUTA" ==> 
http://chirpstory.com/li/48459
- "SUKA DUKANYA TKI DITANGAN JUMHUR 'THE LABOR MOBSTER' HIDAYAT" ==> 
http://chirpstory.com/li/48735
- "Tradisi & Duka Menjadi TKI Dan Pemerasan Petugas BNP2TKI" ==> 
http://chirpstory.com/li/48778
- "Budaya Pemerasan TKI Di Bandara & 'Cuek'-nya Presiden" ==> 
http://chirpstory.com/li/48779
- "Perbuatan 'Bully' Petugas BNP2TKI Didikan Jumhur Hidayat Di Bandara" ==> 
http://chirpstory.com/li/48780
- "Pengalaman Bersama TKI Korban Pemerasan Di Bandara" ==> 
http://chirpstory.com/li/48799

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke