"Dakwah Dan Sistem PKS Yang Telah Mendarah 'Daging'" 

by @budisujatmiko

Gw coba nulis knp LHI yang ada di komisi I (pertahanan dan keamanan) bs
 jadi tersangka impor sapi (kewenangan komisi IV & VI). Sorry, 
kultwitnya delay, td ada tugas penting dr bini gw

Pertama gw 
mau ngaku dulu kl aktivitas harian gw bkn di bagian peternakan, 
pertanian, apalagi berurusan ama sapi. Gw mulai dengan doktrin bahwa sabda 
seorang pemimpin di PKS itu sifatnya mutlak. Membantah = 
lu...gw...end. Untuk memahami terjadinya korupsi yg keliatan #absurd 
ini, ada beberapa istilah dasar PKS yang harus kita kenal 

Di 
PKS, ada bbrp level posisi kader, yaitu Jundi, Qiyadah, dan Murabbi. Ada
 jg Ammah, yaitu masyarakat umum. Qiyadah adl pemimpin, konrkitnya brp 
ketua DPW, DPC, DPRA, anggota Majelis Syura dan petinggi-petinggi lain.

Qiyadah wajib dipercaya sbg manusia bersih, krn dianggap pemahaman syariatnya 
amat tinggi, kecil kmngkn berbuat salah.

Jundi (prajurit) adl kader dan simpatisan. Jundi harus taat perintah 
Qiyadah dan siap digerakkan dalam kondisi apa saja. Jundi harus siap 
sedia untuk dipanggil dan diperintah oleh qiyadah, termasuk memberikan 
suara dalam pemilu. 

Murabbi (guru), adl para ustadz yang 
mngdkn Liqo’ (pertemuan mingguan) dalam rangka dakwah (trmsk sosialisasi
 ide2 PKS). Murabbi ini bertingkat juga, dan tdk semua ada di struktur 
partai, tapi mereka berperan penting dalam menyampaikan bayan. Bayan adl
 rekomendasi atau seruan atau perintah dari Qiyadah. Bayan ini harus 
diikuti dan tidak boleh dipertanyakan. 

Tsiqah, artinya 
percaya. Sama siapa? Ya sama Qiyadah tadi. Pokoknya percaya bahwa 
keputusan qiyadah adl yang terbaik. Apapun keputusan qiyadah harus 
dilaksanakan walaupun bertentangan dengan logika dan hati nurani. 

Gw gak memungkiri, kl di pertemuan Liqo, banyak ilmu yg di dapat: 
Al-Qur’an, hadist, akidah, akhlak, fiqh, dst. Banyak jundi2 PKS yang gw 
kenal adl sosok yg tulus, jujur, polos, tawaddlu dan ikhlas. Tentu pada 
inget kl dulu masa2 kampanye, mis ada satu bendera PKS jatuh aja pada 
rebutan naikin. Alasannya: Ibadah!. Asli, gw salut thd militansi tnpa 
syrat dari jundi2 PKS, mereka benar2 ikhlas. Ada kader parte lain kayak 
gini? Gak ada!. Tp emosi gw naik stlh tau kl teman2 gw, para jundi itu, 
diperalat sedemikian rupa oleh Qiyadah. Ingat, sabda Qiyadah berlaku 
mutlak. Levelnya hampir sama kayak iman. Lu bantah = gak beriman. 

Ketulusan, kejujuran, keikhlasan dan kepolosan jundi2 teman gw 
dimnfaatkan sm Qiyadah2 yg gak bener. Gw gak terima. Sebagai gambaran, 
jngkn cm impor sapi, ttg nikah aja, kl Murabbi udah ngasi Bayan Qiyadah 
gak boleh, ya gak jadi nikah. Misal ortu gak setuju, tp Qiyadah setuju, 
ya harus nikah. Ortu no sekian. Itu urusan privat loh, apalagi cm 
masalah sapi.. Ini sebabnya, fanboy klo mbela #pks kadang gak kira2, 
ampun dah gw. Mungkin takut dianggap membelot. Surga bs lenyap sob. 
Sehingga bisa dipahami kl Suswono cm bs angguk2 n manut doang ama LHI 
masalah quota impor

Keputusan akhir quota impor emng ditentukan
 bersm 2 kementrian, tp kemendag cm stempel ijin msk barang. Kl masalah 
yg netapin rekomendasi importir ya tetep kementan (PERMENTAN: 
50/Permentan/OT.140/9/2011). Sejalan dgn tuduhan trhdp LHI: Menjual 
Otoritas. Gak hrs punya kewenangan, tp pengaruh ybs bisa dipake utk 
mempengaruhi. Jd LHI diduga “menjual” pengaruhnya yg dpt mengintervensi 
pejabat2 berwenang utk mengatur pembagian kuota impor daging. Dugaan gw,
 tinggal menunggu waktu Suswono jg bakal kena. Kan satu komplotan 

Impor sapi ini bkn perkara baru, Maret 2011 & Juni 2011 aja pernah 
dibahas di tempo. Udah diintai KPK lama banget ni. KPK biasanya udah 
punya bukti awal rekaman percakapan telf. Mari kita tunggu 
3gp...eh...rekamannya. 

Terakhir, gw tetap #respek ama banyak 
jundi PKS yang emang jujur, ikhlas, tulus, polos, dan tawaddlu. Tapi 
sadarlah akhi, qiyadah kalian tdk sebaik itu. Ketulusan niat dakwah 
kalian jgn sampe ternoda ama Qiyadah2 gak bener. Dakwah bisa dimana 
saja, tidak harus di PKS. Satu contoh nyata: Pak Yusuf Supendi :) 

Gw hormat n salut ama jundi2 pks, tp tidak ama Qiyadah2nya, include si LHI & 
HNW. 

Anis Matta jd presiden PKS lngsng keluar dr DPR, karena kl di DPR, dia 
status pejabat negara, kl macem2 kn pasal tipikor. Dgn begitu, hak veto 
seorang Qiyadah bisa dipake dgn bebas oleh Anis Matta. Anis Matta meniru Anas U 
yng sampe skrg masih damai. Kan Anas bkn anggota DPR, makanya 
KPK susah nangkep. 

Hail Anis Matta & Anas Urbaningrum. Hip hip hurray 

Baca juga
Hatta: Kementan Putuskan Siapa Importir Daging http://t.co/ij5jasSu";

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke