http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/13/02/05/mhra07-jk-semua-partai-sudah-sangat-islami

JK: Semua Partai Sudah Sangat Islami
Rabu, 06 Februari 2013, 00:17 WIB 
Komentar : 0  Republika/Yogi Ardhi 
 
Jusuf Kalla 
A+ | Reset | A- 
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla tidak 
sependapat dengan anggapan masa depan partai Islam sudah habis, sehingga 
peluang mendulang suara sangat kecil.

"Saat ini pengamat dan orang-orang dibuat bingung karena beranggapan partai 
Islam kian mengecil dikalahkan dengan partai nasionalis," kata dia dalam 
pelantikan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) di Balai Sidang 
Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (5/2) malam.

"Kalau Golkar ketuanya saya dan Akbar Tandjung apa bedanya? Kalau Demokrat 
ketuanya Anas apa bedanya dengan PAN?"

Pria yang akrab disapa JK itu menilai semua partai sudah sangat Islami, semua 
partai juga sudah sangat nasionalis. JK yang ditunjuk sebagai Ketua Majelis 
Etik Kahmi itu mengatakan setiap kabinet sebanyak 30 persen anggota parlemen 
merupakan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

"Yang paling hebat lagi kadangkala semua penegak hukum adalah anggota HMI dari 
jaksa, hakim, pengacara, hingga terdakwanya pun anggota HMI," kata JK 
mengakhiri.


      Redaktur : Karta Raharja Ucu 

      Sumber : Antara
     

+++++

http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/13/02/05/mhra6i-jusuf-kalla-imbau-indonesia-bertobat

Jusuf Kalla Imbau Indonesia Bertobat
Rabu, 06 Februari 2013, 00:29 WIB 
Komentar : 0  Republika/Yasin Habibi 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla mengimbau 
masyarakat harus berdoa dan bertobat untuk senantiasa berbuat baik.

"Jadi kita harus berdoa, agar teman-teman itu diberikan kekuatan untuk berbuat 
baik," katanya dalam pelantikan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) 
di Balai Sidang Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (5/2) malam.

JK, sapaan akrabnya, juga mengajak masyarakat jangan mengacu kepada masa depan, 
tapi fokus dahulu pada masa sekarang.

"Semua peranan itu hari ini, sekarang bukan yang akan datang," katanya.


      Redaktur : Karta Raharja Ucu 

      Sumber : Antara 




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke